Usaha Sayur Packing di Masa Pandemi yang Menggiurkan

  • Whatsapp

Berbisnis di tengah pandemi merupakan salah satu cara untuk menambah penghasilan. Salah satunya adalah usaha sayur packing. Usaha ini banyak diminati apalagi bagi anak muda. Sosial media menjadi salah satu cara mempermudah bisnis sayur packing. Tidak hanya sayuran yang bisa dijual tetapi bisa bumbu dapur, daging, dan lain-lain.

Pembatasan sosial berskala besar atau PSBB menjadi salah satu alasan masyarakat untuk membeli sesuatu lewat sosial media, tak terkecuali sayuran. Hal tersebut dimanfaatkan pengusaha sayuran packing untuk mempromosikan dan memperbesar skala usahanya. Hal tersebut membuat pengusaha sayuran dengan promosi daring bisa lebih sukses dibandingkan dengan cara tradisional. Berikut Cara usaha sayur packing yang Wajib Diperhatikan:

1. Menentukan Jenis Sayuran

Terdapat banyak jenis sayuran yang bisa dijadikan usaha sayur packing diantaranya kangkung, bayam, sawi, terong, cabe, dll. Selain itu daging dan bumbu dapur juga bisa dijual. Dalam hal ini pebisnis bisa melakukan survei pasar untuk mengetahui sayuran apa yang banyak diminati orang-orang.

Pebisnis bisa melakukan survei lewat sosial media ataupun bertanya langsung dengan calon pembeli. Sebenarnya pebisnis bisa luwes dalam menentukan jenis sayuran. Hal tersebut tergantung pelanggan akan minta sayur apa. Jangan khawatir, sayuran yang banyak diminati pasti bisa didapatkan dengan mudah ditemukan. Jika tidak dapat ditemukan, pebisnis bisa menolak permintaan itu.

2. Mencari Penyuplai Sayuran

Mencari penyuplai sayuran merupakan hal yang wajib diperhatikan bagi pebisnis sayur packing apalagi bagi pemula. Hal yang perlu diperhatikan adalah harga. Jangan mudah tergiur jika harga yang ditawarkan penyuplai sayur murah tetapi juga harus diimbangi dengan kualitas sayur. Namun, jangan mengambil harga sayur yang terlalu mahal karena dapat menyebabkan kerugian.

Sebenarnya ada acara lain untuk mendapatkan sayur untuk dijual yaitu dengan budidaya sayur sendiri apalagi bagi yang punya lahan luas. Namun, bagi yang tidak mempunyai lahan luas bisa memanfaatkan pekarangan rumah seperti di teras untuk menanam sayur. Hal tersebut hanya salah satu cara agar pebisnis bisa mengurangi pengeluaraan.

3. Mencari Sasaran Pembeli

Mencari penyuplai sayuran merupakan hal yang wajib diperhatikan bagi orang yang melakukan usaha sayur packing apalagi bagi pemula. Jangan mudah tergiur jika harga yang ditawarkan penyuplai sayur murah tetapi juga harus diimbangi dengan kualitas sayur. Jangan mengambil harga sayur terlalu mahal karena dapat menyebabkan kerugian

Bagi calon pebisnis yang belum mempunyai sosial media wajib mempunyai sosial media. Sosial media banyak jenisnya antara lain Instagram, facebook, twiter, whatsapp dll. Untuk meyakinkan calon pembeli, pebisnis perlu mengunggah foto-foto sayuran yang akan dijual. Beri deskripsi yang menarik pada iklan yang diupload agar calon pembeli tertarik untuk membeli.

Penjual sayur packing bisa menawarkan sayurannya kepada keluarga, kerabat, tetangga dan lain-lain. Agar lebih menarik, penjual bisa memberi diskon walaupun tidak terlalu besar. Selain itu penjual juga bisa menitipkan sayurannya ke warung-warung terdekat.

4. Packing Sayuran

Packing sayuran berguna untuk mengelompokkan sayuran yang akan didistribusikan. Selain itu juga untuk meminimalisir tercampurnya berbagai jenis sayur mayur yang dapat menyebabkan pembusukan. Sayuran yang dipacking sesuai jenisnya akan lebih menarik dilihat daripada sayuran yang jenisnya berbeda tetapi dijadikan satu. Sayuran juga akan menjadi tahan tahan lama.

Gunakan wadah yang tahan air dalam mengemas sayuran agar tidak mudah busuk saitu seperti plastik. Namun, saat mengikat plastik jangan terlalu kencang karena dapat mengakibatkan udara dalam plastik tidak bisa keluar dengan baik. Packing sayur sesuai apa yang dipesan oleh pembeli dan sebisa mungkin tetap membedakan jenis sayurannya.

5. Pendistribusian Pesanan

Setelah melakukan pengemasan  sayuran, selanjutnya adalah mendistribusian pesanan. Sebisa mungkin pendistribusian ini dilakukan dengan cepat. Ditakutkan kalau terlalu lama jarak pengemasan dengan pendistribusian dapat menimbulkan kerusakan dan pembusukan pada sayuran. Bagi yang melakukan usaha sayur packing harus tau secara jelas alamat rumah konsumen agar memudahkan dalam pendistribusian barang dagangan.

Pendistribusian dapat dilakukan datang langsung ke rumah pembeli, melakukan COD atau cash on delivery atau pembeli datang langsung kepada penjual. Jika penjual akan datang ke rumah pembeli, maka pastikan jangan sampai salah alamat. Jika penjual dan pembeli sepakat akan melakukan COD, maka tentukan tempat dimana COD akan dilakukan.

Itulah lima hal penting yang wajib diketahui oleh pebisnis saat melakukan usaha sayur packing. Untuk para pemula jangan takut untuk memulai bisnis ini. Untuk saat ini, peluang cukup terbuka lebar bagi siapapun. Hal tersebut disebabkan karena ada imbauan untuk hidup sehat di masa pandemi sehingga orang-orang banyak yang mengkonsumsi sayur.

Sejalan dengan hal tersebut, para pebisnis terutama kaum milenial harus bisa membaca dan memahami peluang yang ada. Dengan berkembangnya teknologi yang sangat pesat tentunya akan sangat membantu dalam menjalankan usaha sayur packing. Jangan takut gagal saat memulai. Saat ini pun juga mudah untuk mendapatkan informasi tentang cara melakukan bisnis. Semoga bermanfaat.

Related posts