Tips Membuat Proposal Bisnis Makanan Agar Menarik

  • Whatsapp

Ketika berbisnis makanan diera milenial ini ada banyak hal yang perlu di rencanakan dengan baik, strategi hingga promosi yang dilakukan untuk membuat bisnis menjadi semakin berkembang.

Salah satunya juga adalah dengan membuat proposal bisnis makanan yang kemudian bisa dipromosikan pada perusahaan atau lembaga tertentu.

Read More

Hal semacam ini dilakukan sebagai upaya untuk mendongkrak atensi publik dan konsumen jika melakukan kerjasama dengan pihak lain.

Tertarik?

Jika memang tertarik atau bahkan tengah mempersiapkan penyusunan proposal bisnis makanan perlu sekali menyimak ulasan berikut.

Dimana didalamnya akan dibahas tuntas mengenai pengertian proposal, bagian-bagian penyusun proposal hingga tips membuatnya. Apa saja kira-kira? Yuk segera simak bersama!

Apa Itu Proposal Bisnis?

Jadi apa sih sebenarnya pengertian dari proposal yang paling dasar dan wajib untuk diketahui? Jadi proposal adalah sebuah penawaran tertulis.

Dimana penawaran tertulis tersebut kemudian diajukan atau diberikan pada client atau calon pembeli untuk menarik atensi dan mendapatkan pembelian lebih.

Dalam proses pengajuan proposal sendiri dalam dunia bisnis sudah bukan hal yang asing untuk menambah kolega dan melebarkan sayap berbisnis.

Dimana didalam proposal sendiri berisi usaha atau proyek baru yang ditawarkan untuk dikerjakan secara bersama untuk mendapatkan suatu keuntungan lebih.

Sehingga client bisa memahami kebutuhan, kemauan dan tujuan dari proposal yang diajukan. Nah jika ingin membuat proposal kira-kira apa saja bagiannya? Mari simak ulasan lanjutannya!

Bagian-bagian Proposal yang Wajib Diketahui

Jadi dalam membuat sebuah proposal tidak bisa asal-asalan saja karena ada hal yang perlu diperhatikan. Apa saja memang bagian-bagian proposal yang wajib diketahui sebelum melakukan penyusunan?

1. Latar Belakang

Pada bagian ini isilah semua latar belakang mengenai bisnis yang tengah dijalani, mengapa menjalankan bisnis, kapan berdirinya dan bagaimana perkembangannya.

Kemudian ceritakan latar belakang mengapa ingin mengajukan kerjasama bisnis dengan perusahaan atau lembaga yang dituju. Selain itu berilah juga ulasan mengenai keunggulan bisnis makanan yang dijalani dan jika bergabung ke dalamnya.

2. Visi Misi

Jangan lupa untuk melampirkan Visi Misi perusahaan atau bisnis makanan yang dijalani. Buatlah Visi Misi yang lugas, tidak bertele-tele dan nampak konsisten. Pastikan jika memang memiliki izin usaha untuk juga melampirkannya untuk memberikan atensi lebih.

3. Tujuan Pendirian Usaha

Setelah diulas singkat pada latar belakang, maka buatlah uraian tersendiri mengenai tujuan pendirian usaha. Kemudian harapan dan program kerja yang akan dibuat kedepan demi menunjang kemajuan. Jika memungkinkan bisa juga memberikan bukti pencapaian penjualan yang meningkat atau bukti testi para customer.

4. Uraian Singkat Gambaran Jenis Produk Makanan yang Tengah Dijalani

Jangan lupa didalam proposal untuk menyusun uraian singkat mengenai gambaran jenis produk makanan yang dibuat.

Misalnya saja membuat snack kekinian, apa jenisnya? Misalnya saja Mie Lidi Pedas Surabaya dengan berbagai varian rasa seperti balado, bbq. Uraian mengenai produk ini wajib dibuat semenarik mungkin agar semakin meyakinkan!

Tips Membuat Proposal Bisnis Makanan yang Menarik!

Nah setelah mengetahui bagian-bagian dari proposal yang wajib disertakan ketika menyusunnya. Maka berikut ini adalah uraian mengenai tips membuat proposal bisnis makanan yang menarik, mari simak bersama!

1. Gunakan Bahasa yang Lugas

Tips membuat proposal bisnis makanan yang menarik adalah menggunakan bahasa yang lugas dan tidak bertele-tele. Jadi tidak perlu melebarkan topik pembahasan hingga pembahasan yang mungkin tidak sesuai dengan produk yang ada.

Contohnya, tengah mengajukan bisnis makanan berjenis snack kacang mede namun malah membahas mengenai kerupuk rambak, itu sangat tidak relevan.

2. Tulis Argumen yang Baik

Selanjutnya gunakan bahasa argumen yang baik, tidak terkesan menyudutkan satu produk tertentu apalagi menjatuhkan pesaing.

Gunakan argument pendeskripsian produk yang dimiliki dengan baik dengan mungkin membahas bahan, pengemasan, keuntungan menjual produk tersebut dan banyak lainnya.

Pastikan juga untuk memberikan atensi keunggulan produk yang diajukan ditengah modernisasi karena mungkin tergolong sebagai makanan jenis baru.

3. Tidak Berlebihan dalam Penawaran

Tentu saja ketika membuat sebuah produk makanan maka akan sangat mengenal kelebihan produk dari makanan yang dibuat itu. Namun meski demikian jangan seolah-olah membuat penjelasan produk yang berlebihan untuk mengharapkan acc dari pihak yang diberikan proposal.

Alih-alih mendapatkan ketertarikan malah perusahaan yang diajukan proposal bisa berfikir bahwa pengaju proposal berbohong dan berlebihan mengenai produknya.

4. Tidak Berbelit-belit

Meski menjelaskan produk yang ada dan ingin menarik ketertarikan dari perusahaan atau lembaga yang ditembusi proposal bisnis.

Namun tetap dalam penulisan dan penyusunnya jangan berbelit-belit ya! To the point dan jabarkan saja ketentuan seperlunya. Pastikan tidak ada typo pada proposal yang diajukan agar tidak menurunkan atensi perusahaan yang diberi proposal bisnis

5. Jelaskan Keuntungan Jika Bekerja Sama

Selain itu pastikan didalam proposal makanan yang dibuat untuk melampirkan pembahasan mengenai keuntungan kan didapatkan jika bergabung sebagai relasi bisnis.

Sehingga tentu saja ini bisa menjadi salah satu poin penting yang bisa dijadikan pertimbangan perusahaan atau lembaga yang diajukan proposal.

Berikan penjelasan detail mengenai produk makanan yang sedang dijalani, kemungkinan penerimaan oleh pasar dan rencana pengembangan beberapa waktu kedepan.

Baca Juga: Memanfaatkan Jasa Follower Instagram Demi Tetap Eksis

6. Jelaskan Produk Bisnis Makanan yang Ada dengan Cerdas

Selanjutnya point yang terakhir dalam membuat proposal bisnis makanan yang menarik adalah dengan menjelaskan produk yang tengah dijual.

Penjelasan yang dibuat harus cerdas, tidak mengada-ada, tidak berlebihan apalagi sampai copas pada penjelasan produk lainnya yang tidak relevan. Hal ini akan membuat client berfikir bahwa pembuat proposal tidak cerdas dan merupakan salah satu penganut plagiarisme.

Jadi itu adalah ulasan lengkap mengenai pengertian proposal, bagian proposal yang wajib diketahui hingga tips membuat proposal bisnis makanan menarik.

Sehingga bagi yang ingin mengaplikasikannya untuk membuat kerjasama bisnis dan pengajuan proposal kini bisa menyimak uraian diatas. Pastikan untuk tidak melewatkan bagian-bagian terpenting dari proposal, menggunakan bahasa yang santun dan lugas juga adalah kuncinya.

Related posts