Teknologi Tepat Guna, Manfaat dan Contoh Penerapannya

  • Whatsapp

Kehidupan sehari-hari masyarakat tidak lagi bisa dipisahkan dari teknologi. Teknologi menjadi sarana bagi penyediaan barang-barang yang dibutuhkan masyarakat.

Saat ini, marak dikembangkan teknologi tepat guna agar masyarakat di lapisan atau lingkup terkecil pun bisa memaksimalkan potensinya melalui teknologi.

Read More

Lalu, sebenarnya apa itu teknologi tepat guna dan bagaimana contoh penerapannya? Bagaimana juga pengaruh keberadaan jenis teknologi ini bagi kehidupan masyarakat? Artikel kali ini akan mengulasnya.

Apa, sih, Teknologi Tepat Guna Itu?

Gagasan mengenai teknologi tepat guna muncul dari karya Dr. Ernst Friedrich “Frits” Schumacher yang berjudul Small is Beautiful. Karya ekonom dunia ini sangat berpengaruh karena memuat gagasan tentang gerakan ideologis tentang intermediate technology.

Pemahaman teknologi tepat guna bisa diartikan sebagai teknologi yang ditujukan bagi masyarakat tertentu. Maka, teknologi ini menyesuaikan dengan keadaan dan karakteristik masyarakat tersebut.

Teknologi untuk masyarakat tertentu ini harus padat karya, mudah dirawat, serta memiliki dampak polutif yang minimalis.

Jika dibandingkan dengan teknologi pada umumnya, skala teknologi ini tidak besar. Alasannya karena teknologi ini penggunaannya masih berbasis pada manusia. Teknologi ini banyak ditemukan di negara berkembang dan juga negara maju.

Negara maju mulai mengaplikasikan teknologi ini sejak terjadinya krisis energy di tahun 1970. Krisis ini mendorong penggunaan teknologi yang mengakomodir isu-isu lingkungan hidup serta sustainability.

Di negara berkembang, teknologi ini sangat cocok karena masih mengutamakan manusia sebagai elemen utamanya.

Syarat teknologi bisa dikategorikan tepat guna adalah dapat dengan mudah digunakan oleh sumber-sumber yang tersedia di berbagai tempat. Kemudian, penerapannya harus sesuai dengan kondisi sosial ekonomi setempat.

Selain itu, teknologi ini harus bisa menjadi solusi untuk masalah masyarakat setempat. Terakhir, teknologi ini harus bisa dipelajari, diterapkan dan dipelihara oleh masyarakat.

Contoh Penerapan Teknologi Tepat Guna di Indonesia

Di Indonesia teknologi yang tepat guna sering digunakan untuk pembangunan ekonomi suatu daerah. Penerapan teknologi ini banyak terjadi di desa-desa di seluruh Indonesia.

Tujuannya adalah agar tercipta struktur ekonomi desa yang kokoh dan kuat melalui peningkatan kemampuan dan keterampilan masyarakat di pedesaan. Berikut ini contoh penerapannya:

1. Bidang Pertanian

Contohnya adalah penerapan teknologi ini di sektor pertanian dengan menyediakan mesin-mesin yang mudah digunakan oleh petani skala kecil dan menengah. Misalnya dengan diciptakannya mesin perontok padi, mesin pemipil jagung, penyebar pupuk, mesin traktor dan mesin penghasil ekstrak minyak dari biji-bijian.

2. Bidang Industri Kecil

Sedangkan contoh penerapan pada industri kecil atau UKM adalah mesin-mesin yang dapat memudahkan kegiatan produksi. Misalnya, di sektor usaha makanan ada mesin pengering minyak, mesin penggiling adonan, mesin pengupas dan pengiris bawang, mesin penggiling daging sampai pada mesin pemasak nasi dalam jumlah banyak.

3. Bidang Pendidikan

Bidang pendidikan juga tak luput dari penggunaan teknologi ini. Malahan, banyak inovasi yang dihasilkan untuk bidang pendidikan ini. Contohnya adalah KIPIN ATM yang baru-baru ini dirancang oleh Kemendikbud untuk memudahkan siswa belajar dengan cara yang menyenangkan.

KIPIN ATM adalah sebuah mesin mirip ATM yang berisi menu-menu tentang buku pelajaran, video pelajaran, latihan soal dan juga komik literasi.

Walaupun penggunaannya memerlukan Wi-Fi, namun mesin ini sudah menggunakan wifi internal. Jadi pihak sekolah tidak perlu lagi menyediakan wifi khusus.

4. Bidang Kesehatan

Penerapan teknologi ini di bidang kesehatan adalah dengan melalui mesin-mesin yang memudahkan seorang dokter menentukan diagnosa. Misalnya penggunaan sistem CAT (Computerized Axial Tomography) yang membantu pengambilan gambar seluruh organ tubuh yang tidak bergerak dan juga struktur otak dengan bantuan sinar X.

Penerapan lain adalah melalui sistem informasi rumah sakit yang banyak digunakan pada proses alur penanganan pasien. Bahkan produk-produk seperti breast pump, staturmeter, dan fetal Doppler adalah contoh penerapan teknologi ini di bidang kesehatan.

5. Bidang Perikanan

Saat ini, di pasar ikan sudah mulai banyak dijumpai pembayaran secara online. Selain itu, untuk menjaga ikan tangkapan tetap segar, ada mesin ice maker yang bisa memproduksi es Kristal bagi masyarakat di pesisir. Ada juga penerapan teknologi pengolahan air untuk keperluan budidaya yang biasa disebut Zero Water Discharge.

Usaha garam yang kerap dikaitkan dengan masyarakat pesisir juga tak luput dari teknologi yang tepat guna. Misalnya dengan adanya alat pemurnian garam yang banyak digunakan oleh petani-petani garam. Sejak 2010, alat ini diinisiasi oleh KKP agar tercipta swasembada garam rakyat.

Baca Juga: Manfaat Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bagi Kemajuan Masyarakat

Pengaruh Keberadaan Teknologi Tepat Guna di Masyarakat

Keberadaan teknologi yang tepat guna membawa pengaruh yang baik bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Pasalnya, walaupun ini adalah sebuah teknologi namun tidak lantas menghilangkan peran manusia di dalamnya. Sehingga, lapangan kerja tetap tercipta dan malah bisa meningkatkan produktivitas.

Di sektor pertanian misalnya, dengan adanya mesin-mesin yang tadi disebutkan di atas, terjadi peningkatan volume panen.

Pada sektor industri, terjadi peningkatan produksi sehingga bisa memenuhi permintaan pasar yang meningkat. Peningkatan ini terjadi karena proses produksi yang berjalan lebih cepat dan mudah.

Selain itu, penggunaan teknologi yang tepat guna ini berguna untuk percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penguatan struktur ekonomi yang berbasis teknologi dan inovasi mendorong penggunaan teknologi ini di sektor-sektor usaha kecil. Produk yang dihasilkan juga memiliki nilai yang lebih tinggi sehingga layak dijadikan komoditas ekspor.

Teknologi tepat guna jelas sangat bermanfaat bagi negara berkembang maupun negara maju. Di Indonesia, penerapannya harus terus ditingkatkan agar terjadi struktur ekonomi yang lebih produktif. Inovasi dan iptek sangat berperan dalam menciptakan pertumbuhan yang sustain.

Related posts