Daftar 7 Tanaman Organik Rumahan Yang Dapat Dicoba Untuk Tambahan Penghasilan

  • Whatsapp
Tanaman Organik Rumahan

Jenis dari tanaman organik rumahan memang tergolong banyak dan beragam. Dimana tanaman tersebut meliputi tanam pertanian sampai dengan tanaman berbagai macam sayur. Tanaman organik memang diminati lantaran dianggap lebih sehat karena tidak memakai bahan kimia sewaktu pertumbuhan. Hal ini cukup berbeda dari sejumlah tanaman pada umumnya yang menggunakan pupuk kimia. 

Tidak cukup sampai di situ saja, bahkan tanaman biasa kebanyakan akan diberikan obat yang juga mempunyai kandungan kimianya. Dari hal ini tidak sedikit orang yang lebih memilih tanaman organik untuk dikonsumsi sehari-hari. Meskipun harga yang ditawarkan cukup mahal. Salah satu solusi untuk menghemat namun juga tetap mengkonsumsi tanaman organik adalah dengan menanam sejumlah tanaman berikut secara mandiri di rumah:

1. Sawi 

Pilihan sayur pertama yang bisa dicoba untuk tanaman organik rumahan adalah sawi. Jenis sayur ini termasuk mudah dijumpai serta cukup banyak juga orang yang menggemarinya. Dengan begitu selain dipakai untuk memenuhi kebutuhan konsumsi secara pribadi. Sawi yang ditanam secara organik di pekarangan rumah juga bisa dijadikan sumber penghasilan. 

Dilihat dari karakteristik, tanaman sawi mempunyai daun yang bertekstur halus dengan bentuk lonjong. Sawi mampu tumbuh dan berkembang di wilayah yang tergolong dalam dataran tinggi maupun rendah. Untuk suhu yang diperlukan oleh sawi supaya bisa tumbuh dengan baik adalah berkisar antara 20 hingga 30 derajat Celcius.

2. Kangkung 

Jenis tanaman organik lain yang juga dapat ditanam di area rumah adalah kangkung. Cara menanam kangkung pun terbilang mudah serta perawatan yang dipakai juga tidak rumit. Tidak jauh berbeda dari sawi, kangkung juga bisa tumbuh di wilayah dataran tinggi dan juga rendah dengan suhu mulai dari 20 sampai dengan 32 derajat Celcius. 

Sedangkan untuk ketinggian optimalnya adalah berkisar antara 5 sampai dengan 1200 mdpl. Tanaman ini membutuhkan aliran air yang cukup ketika dalam masa pertumbuhan. Untuk memperbanyak kangkung bisa dilakukan melalui bijinya. Dengan banyaknya penggemar sayur ini dapat dimanfaatkan untuk peluang usaha yang menggiurkan.

3. Selada 

Apabila dilihat dari segi tampilan, selada memiliki bentuk rumput yang tersusun rapi menyerupai bunga dalam tandan. Selada termasuk dalam tanaman organik rumahan semusim. Cocok apabila ditanam dalam area dataran rendah dan tinggi dengan suhu sekitar 15 sampai dengan 20 derajat Celcius. Sejumlah daerah diketahui menjadi wilayah penanam selada seperti Pacet, kemudian Lembang, lalu Cipanas dan lainnya. 

4. Bayam

Tanaman yang banyak dikenal karena kandungan zat besinya ini juga bisa ditanam secara organik di sekitar rumah. Bayam mempunyai batang yang bertekstur lunak serta kebanyakan memiliki warna hijau, meskipun terdapat jenis bayam yang berwarna merah. Tanaman ini cukup mudah untuk diproduksi bahkan dalam skala besar atau masal, tentunya dengan tingkat tanah yang cukup subur juga gembur.

Namun perlu diperhatikan supaya tanaman bayam lebih optimal sebaiknya mempunyai aerasi serta drainase yang juga baik dengan kandungan pH netral atau stabil. Usia bayam yang siap dipanen adalah sekitar 25 hari.

5. Cabai 

Tanaman yang khas dengan rasa pedasnya ini tergolong memiliki banyak penggemar. Bahkan sebagian orang menganggap makan gorengan tanpa cabai rasanya kurang lengkap. Jenis cabai pun cukup beragam, mulai dari cabai rawit sampai dengan cabai merah yang berukuran lebih besar. Bahkan komoditas utama dalam konsumsi rumah tangga adalah cabai. 

Dengan menanam cabai secara organik di halaman rumah sendiri tidak hanya lebih sehat, akan tetapi juga bisa dipakai untuk menghemat pengeluaran. Bahkan jika hasil melimpah juga bisa dijual untuk menambah pemasukan. Terlebih, sering dijumpai harga cabai yang melonjak tinggi hingga cukup menguntungkan jika memiliki tanaman sendiri di rumah.

6. Tomat 

Sayuran lain yang bisa menjadi pilihan tanaman organik rumahan ini memiliki bentuk bulat yang khas dengan warna merahnya. Umumnya tomat dipakai untuk berbagai kebutuhan dapur, mulai dari membuat sambal sampai dengan bahan pelengkap dalam suatu masakan. Bahkan tidak hanya sampai di situ saja, tomat juga sering dikonsumsi dalam bentuk jus maupun langsung di santap layaknya buah. 

7. Brokoli 

Halaman rumah yang kosong bisa dimanfaatkan untuk menanam sejumlah sayuran salah satunya brokoli. Dengan harga jual yang tergolong tinggi dari tanaman brokoli, membuat aksi menanam sendiri menjadi lebih menguntungkan dan menghemat pengeluaran. 

Sayur ini bisa langsung dikonsumsi, namun tidak kalah nikmat jika diolah menjadi sesuatu hidangan. Akan tetapi jumlah nutrisi ketika masih segar dengan yang sudah mengalami proses pengolahan juga akan berbeda. Sejumlah kandungan nutrisi yang dimiliki oleh sayur ini meliputi gula hingga Vitamin C.

Demikian pembahasan mengenai 7 jenis tanaman organik rumahan yang dapat dicoba. Selain sebagai cara untuk mendapatkan sayuran sehat dengan harga terjangkau. Dengan aksi menanam sendiri di halaman rumah, apabila hasilnya melimpah juga mampu untuk menambah pemasukan dengan dijual. Ini bisa menjadi kegiatan untuk para ibu rumah tangga yang mempunyai waktu luang lumayan banyak.

Related posts