Ingin Berinvestasi di Reksadana Pendapatan Tetap Terbaik? Lakukan Hal-Hal Ini!

  • Whatsapp

Saat ini dunia investasi semakin gencar diminati. Ada berbagai macam jenis investasi, salah satunya reksadana. Meskipun masih terdengar asing di telinga orang awam yang baru menggeluti investasi. Tetapi reksadana menjadi produk investasi unggulan yang bisa dicoba. Lalu, apa hal yang harus dilakukan jika ingin berinvestasi di reksadana pendapatan tetap terbaik?

Reksadana Pendapatan Tetap Terbaik

Reksadana pendapatan tetap merupakan sebuah produk yang akan dijadikan investasi, nantinya akan dikelola oleh pihak manajer dari investasi tersebut. Pada dasarnya, terdapat 4 jenis investasi reksadana pendapatan tetap, yakni saham, campuran, pendapatan tetap, dan pasar uang. Maka, inilah beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan berinvestasi di reksadana pendapatan tetap:

1. Putuskan Persentase Investasi Tiap Bulan

Ketika ingin melakukan investasi, menghitung pengeluaran dalam bentuk cicilan dan lainnya tiap bulan itu penting. Hal ini dilakukan agar keuangan investasi lebih terlihat jelas dan meminimalisir masalah keuangan. Biasanya dalam merencanakan keuangan, dari pendapatan perbulan akan ditetapkan sekitar 20-30% untuk investasi. Tentu saja besarnya investasi bisa disesuaikan dengan masing-masing pendapatan.

Mengapa persentase investasi perlu disesuaikan dengan pendapatan dan keadaan? Karena setiap orang memiliki perbedaan pengeluaran pokok. Misal, pertama, laki-laki sudah berkeluarga dengan pendapatan tiap bulan 4 juta. Kedua, laki-laki belum berkeluarga dengan pendapatan tiap bulan 4 juta. Tentu keduanya akan memiliki pengeluaran pokok yang berbeda, sehingga besarnya investasi juga berbeda.

2. Pastikan Tujuan Investasi di Reksadana

Setelah dapat mengetahui besaran persentase investasi yang mampu dikeluarkan tiap bulan. Hal yang harus dilakukan ketika ingin berinvestasi di reksadana pendapatan tetap terbaik yang kedua adalah memastikan tujuan investasi di reksadana. Ada banyak tujuan yang bisa diraih ketika berinvestasi di reksadana. Diantaranya untuk membeli mobil, rumah, pensiunan, atau biaya sekolah.

Tujuan itu bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masing-masing. Reksadana pendapatan tetap ini termasuk ke dalam investasi jangka panjang. Maka, jangan sampai berinvestasi di reksadana dalam waktu kurang dari 1 tahun. Oleh karena itu, pastikan terlebih dahulu tujuan investasi yang akan diambil di reksadana masuk ke dalam jangka panjang.

3. Lakukan Riset Manajer Investasi

Ketika ingin berinvestasi di reksadana pendapatan tetap terbaik, hal yang harus dilakukan sebelumnya juga melakukan riset pada profil manajer investasi. Cari tahu bagaimana kinerja manajer investasi yang akan dipilih nanti. Pada dasarnya, manajer investasi di reksadana memang memiliki kualitas yang bagus. Namun, riset ini dilakukan untuk kenyamanan dalam proses berinvestasi.

Untuk dapat melakukan riset pada profil manajer investasi, bisa dilakukan dengan cara yang mudah. Diantaranya dengan membaca di pencarian internet, profil perusahaan, prospektus pada reksadana, dan lain-lain. Setelah melakukan riset, pilih manajer investasi yang dirasa sesuai. Pastikan juga ketika melakukan riset, perhatikan baik-baik apakah manajer investasi sudah memiliki izin OJK.

4. Bisa Menanggung Risiko saat Memilih Investasi Reksadana

Saat ingin berinvestasi di reksadana pendapatan tetap terbaik, pastikan diri bisa menanggung resiko saat sedang berinvestasi. Seperti diketahui, dunia investasi tak melulu berbicara tentang keuntungan, tetapi juga ada kerugian yang terkadang datang secara tak terduga. Tingkat risiko kerugian yang dialami setiap orang juga tentunya berbeda-beda dengan faktor yang juga berbeda.

Perlu diketahui, risiko tinggi masih akan diterima apabila tingkatan pada return reksadana masih tergolong tinggi. Maka, pastikan bahwa bahwa mampu menanggung risiko saat sedang berinvestasi untuk mengatasi hal tersebut. Oleh sebab itu, perlu hati-hati saat melakukan berinvestasi agar tidak mengalami kerugian. Serta jangan lari dari masalah jika kerugian itu terjadi.

5. Pilih Investasi Reksadana dengan Return atau Hasil Tinggi

Biasanya investor akan mengukur kinerja investasi reksadana dari hasil tingkatan keuntungan yang didapat dari sebuah produk. Untuk dapat mengukurnya adalah dengan membandingkan produk dengan pembanding dalam periode jangka panjang atau disebut Benchmark. Bisa juga membandingkan dengan produk yang sama. Nantinya akan dapat mengetahui perbedaan antar produk sendiri dan yang lain.

Pengukuran dengan membandingkan Benchmark juga bisa dijadikan acuan apakah produk reksadana yang dimiliki mempunyai kualitas yang lebih baik. Setelah melakukan pembanding itu, baru bisa memilih investasi reksadana dengan berbagai macam besaran return. Pilihlah return atau hasil yang tinggi agar lebih menguntungkan.

Dalam reksadana saham, return tertinggi ada pada Shinhan Equity Growth dengan besaran 22,66%. Kemudian, pada reksadana pendapatan tetap, ada pada Simas Income Fund sebesar 12,94%. Lalu, dalam reksadana campuran, terdapat pada Narada Campuran I dengan besaran 26,17%. Terakhir, pada reksadana pasar uang adalah Emco Pasar Uang Berkembang dengan besaran 34,99%.

Demikian 5 hal yang harus dilakukan ketika ingin berinvestasi di reksadana pendapatan tetap terbaik. Pada dasarnya, investasi reksadana merupakan investasi yang memiliki kualitas yang baik. Akan tetapi, ada hal-hal yang perlu diketahui ketika ingin berinvestasi agar tak salah arah. Semoga ulasan mengenai reksadana pendapatan tetap ini bisa menjadi referensi.

Related posts