Ragam Jenis Partisi Kantor yang Bisa Digunakan Meningkatkan Kualitas Kerja

  • Whatsapp
Partisi Kantor

Partisi kantor diperlukan untuk membuat kondisi ruangan menjadi lebih terstruktur dan jelas. Pembuatan partisi di kantor juga harus memperhatikan beberapa hal. Dua hal mendasar dalam pembuatan partisi adalah soal luas ruangan dan kebutuhan komunikasi antar karyawan. Jadi dalam pembuatannya juga tidak bisa sembarangan.

Agar bisa membuat karyawan nyaman dan tidak menyulitkan komunikasi di waktu bersamaan, maka jenis partisi harus diperhatikan. Ada beberapa partisi yang bisa dipilih menyesuaikan jenis pekerjaan yang dikerjakan. Selain itu, penggunaan ruang yang efektif juga menjadi alasan partisi. Berikut beberapa jenis partisi untuk kantor:

1. Partisi Terbuka

Jenis pertama yang bisa digunakan adalah partisi terbuka. Kelebihan partisi ini adalah bisa menghemat biaya dalam pengadaan bahan untuk partisi. Hal ini tentu kelebihan yang besar untuk kantor karena bisa mengurangi pengeluaran. Namun bagi karyawan, partisi jenis ini memiliki kekurangan yang sangat besar.

Jika dibuat konsep terbuka, bisa jadi karyawan tidak fokus dalam menyelesaikan pekerjaan. Selain itu, privasi tidak bisa menjadi yang utama dalam partisi ini. Agar bisa memakai partisi ini namun tetap memberi hasil yang efisien, maka bisa dikelompokkan antar divisi. Hal ini bisa menurunkan tingkat ketidakfokusan karyawan.

2. Partisi Kelompok

Partisi jenis ini bisa digunakan untuk memberi sekat antar tim yang memiliki tugas berbeda. Dalam satu ruangan bisa diisi oleh beberapa orang. Sekat yang dibuat juga tidak tinggi, hanya sebatas dada. Jika menggunakan partisi ini, maka tim yang mengemban tugas sama bisa saling bersinergi untuk menciptakan hasil kerja yang baik.

Sekat yang tidak terlalu tinggi bisa memberi jarak antar tim untuk menciptakan tingkat fokus yang lebih baik. Selain itu, biaya untuk membuat partisi ini juga tidak terlalu besar karena pengadaan sekatnya juga tidak terlalu banyak. Privasi juga lebih terjaga jika menggunakan partisi jenis ini dalam kantor yang digunakan.

3. Partisi Individu

Partisi kantor ketiga ini sering digunakan untuk kantor yang karyawannya harus fokus pada pekerjaannya tanpa terlalu berinteraksi dengan karyawan lain. Berbeda dengan partisi kelompok yang diisi oleh beberapa orang, partisi ini hanya diisi oleh satu orang saja. Sekat yang digunakan juga masih sama, yaitu hanya sebatas dada.

Sekat yang membatasi setiap orang ini tentunya memberi jaminan privasi yang lebih baik dibanding dua jenis partisi di atas. Selain itu, karyawan yang suka dengan ruangan pribadi juga akan diuntungkan dengan adanya partisi ini. Kelebihan-kelebihan ini sudah cukup baik untuk menjadi alasan penggunaan partisi individu.

4. Partisi Ruangan Satu Orang

Jenis partisi satu ini biasanya digunakan untuk memberi pelayanan pada customer menjadi lebih baik. Sekat yang digunakan adalah sekat tinggi sehingga seperti ruangan pribadi, namun dengan ukuran yang kecil. Satu ruang bisa diisi oleh satu karyawan dan satu customer saja. Jika memungkinkan, dua customer juga bisa masuk.

Partisi semacam ini biasanya mudah ditemukan di bank. Jika masuk di bank, akan ada ruang khusus untuk konsultasi antara pihak bank dan nasabah secara lebih privat. Pada beberapa kantor yang berhubungan langsung dengan customer, penggunaan partisi seperti ini juga sering ditemukan dengan mudah.

5. Partisi Ruangan

Berbeda dengan partisi ruangan satu orang, partisi ini menggunakan satu ruangan besar yang digunakan untuk banyak orang. Namun isi dari partisi ini masih dari divisi yang sama. Jika menggunakan partisi jenis ini, maka akan timbul kesan yang lebih berkelas dan elegan. Selain itu, bisa memudahkan dalam komunikasi antar divisi.

Kelima jenis partisi kantor di atas sering dijumpai di berbagai kantor. Setiap kantor tentunya memiliki sistem kerja yang berbeda-beda. Maka dari itu, partisi di kantor yang digunakan juga harus berbeda. Jika partisi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan, maka karyawan dalam kantor akan merasa nyaman.

Related posts