Ketahui Perbedaan Emas ANTAM dan UBS Sebelum Berinvestasi

  • Whatsapp
Perbedaan Emas ANTAM dan UBS

Memilih investasi dengan mengoleksi logam mulia, menjadi salah satu alternatif yang tak kalah menguntungkan. Ketika membelinya, produsen sering mendapat tawaran untuk memilih emas ANTAM atau UBS. Tak banyak yang mengetahui perbedaan emas ANTAM dan UBS, meskipun keduanya memiliki potensi keuntungan yang sama.

Produsen Pembuat

Hal pertama yang menjadi perbedaan emas ANTAM dan UBS tentu saja adalah produsen pembuatnya. ANTAM merupakan holding company dari PT Inalum, yang khusus bergerak di bidang pertambangan emas. Perusahaan ini telah berdiri sejak Tahun 1968, dan sampai sekarang juga masih melayani jual-beli emas batangan.

Sementara itu, UBS merupakan perusahaan swasta. Kependekan dari Untung Bersama Sejahtera, perusahaan ini berkecimpung di bidang pembuatan perhiasan-perhiasan emas. Namun selain perhiasan, perusahaan ini juga membuat emas batangan yang sampai sekarang juga dikenal di pasaran.

Pecahan Berat

Ketika hendak membeli emas, para investor logam mulia tentu akan memilih ukuran sesuai yang diinginkan. Dalam hal ini, perbedaan emas ANTAM dan UBS juga dapat dilihat dari ragam pecahan logam mulia yang dijual.

Pecahan emas ANTAM sangat beragam, bahkan dikenal juga dengan pecahan yang sangat kecil bernama ‘emas mini’ dengan berat 0,1 grams. Selain itu, investor dapat memilih pecahan emas mulai dari 0,5 grams sampai ke pecahan 1 kilogram.

Berbeda dengan ANTAM, emas UBS memiliki variasi pecahan berat yang lebih kecil. Pembeli emas UBS hanya dapat memilih dari 0,5 grams, sampai pecahan terberat di 100 grams. Meskipun dengan kadar yang sama yaitu 99,99%, namun emas tidak banyak pilihan pecahan emas batangan yang diproduksi oleh UBS.

Sertifikat Keaslian

Hal lain yang selalu diperhatikan oleh investor adalah adanya sertifikat sebagai jaminan keaslian produk. Emas batangan dari ANTAM, sertifikatnya akan langsung melaminasi emasnya sehingga akan terlihat seperti simcard, namun pembeli emas ANTAM tidak perlu membuka laminasi tersebut.

Meski demikian, beberapa emas keluaran ANTAM yang dijual di pasaran masih ada yang menggunakan sertifikat model lama, yaitu kertas hologram yang terpisah dari emasnya. Keduanya sama-sama diakui dan dapat dijadikan bukti keaslian emas tersebut.

Lain halnya dengan emas UBS, yang memisahkan bentuk sertifikat sesuai pecahan beratnya. Emas dengan kepingan sampai dengan 4 grams, memiliki sertifikat yang melaminasi emas. Sementara untuk produk mulai 5 grams ke atas, sertifikat akan diberikan secara terpisah berupa kertas hologram. Sertifikat emas yang dikeluarkan oleh UBS dikeluarkan oleh PT UBS sendiri.

Penjualan Kembali

Melihat fluktuasi harga emas yang menggiurkan, beberapa investor seringkali melakukan buyback logam mulia untuk mendapatkan margin keuntungan. Tentu saja, hal ini harus memperhatikan selisih harga beli dan harga jual emas yang dimiliki.

Dalam hal ini, perbedaan emas ANTAM dan UBS akan terlihat ketika menjualnya kembali di pasaran. Pemilik emas ANTAM akan mendapati emasnya lebih mudah dijual kembali, bahkan di tempat selain gerai milik ANTAM.

Hal tersebut karena emas keluaran holding Inalum ini mempunyai sertifikat internasional, yaitu London Bullion Market Association. Dengan adanya sertifikat LBMA tersebut, maka logam mulia dapat dijual di gerai mana pun, termasuk di luar negara Indonesia.

Sementara itu, logam mulia yang diproduksi oleh UBS tidak memiliki sertifikat LBMA. Dengan demikian, pemiliknya juga akan sedikit kesulitan jika akan melakukan buyback emas UBS. Penukaran hanya dapat dilakukan di gerai yang menerima emas tersebut. Jika ingin aman, maka penjualan dapat dilakukan di tempat dibelinya logam mulia tersebut.

Pusat Penjualan

Jika sering berinvestasi emas ANTAM, tentu akan tahu perbedaan emas ANTAM dan UBS dalam hal ada tidaknya pusat penjualan sebagai gerai resmi. Di beberapa kota di Indonesia, dapat dijumpai gerai resmi yang disebut butik ANTAM, sebagai tempat membeli dan menjual logam mulia produk ANTAM.

Dengan demikian, investor emas ANTAM tidak perlu khawatir jika ingin segera melakukan penjualan kembali, atau membeli untuk berinvestasi. Lokasi gerai-gerai tersebut juga dapat diakses dengan mudah, sehingga dapat dicari lokasi terdekatnya, bahkan dapat mengakses pembelian secara online.

Hal itu tidak bisa dilakukan jika ingin membeli emas UBS, yang tidak memiliki gerai khusus UBS. Meskipun demikian, pembeli dapat mencari emas UBS di toko emas offline maupun online yang ada di marketplace.

Meskipun ada kemudahan bertransaksi emas secara online, sebaiknya tetap diperhatikan prinsip kehati-hatian. Pembeli harus meyakini betul jika toko di marketplace tidak melakukan penipuan, apalagi harga emas yang terbilang mahal.

Fluktuasi Harga

Baik ANTAM maupun UBS memiliki harga yang sangat fluktuatif. Akan tetapi, emas ANTAM memiliki harga yang lebih tinggi ketimbang UBS, baik untuk harga beli maupun jual. Meskipun selisihnya tidak terlalu signifikan, perbedaan harga tersebut sering menjadi pertimbangan para investor yang akan memilih investasi ini.

Adanya perbedaan harga tersebut karena sertifikat internasional yang dimiliki oleh ANTAM. Sedangkan, emas dari PT UBS tidak mempunyai sertifikat internasional, dan hanya berskala nasional. Keunggulan tersebut lah yang menjadi nilai tambah pada emas produksi PT Aneka Tambang.

Memilih investasi emas, setelah mengetahui perbedaan emas ANTAM dan UBS, harus tetap menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan. Selain itu, investasi yang baik harus lah mempertimbangkan margin yang menguntungkan, bukan sekadar aktivitas membeli dan menjual.

Related posts