Pentingnya Pendidikan Lingkungan Hidup dan Kebiasaan yang Harus Dimiliki Setelah Mempelajarinya

  • Whatsapp

Semangat untuk mempelajari pendidikan lingkungan hidup rasa-rasanya hari ini harus mulai digemborkan lagi.

Hal ini dikarenakan sangat sedikit sekali orang-orang yang masih mempedulikan untuk mempelajari ilmu yang satu ini.

Read More

Walaupun pelajaran tentang lingkungan hidup ini sudah lama dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah, hanya saja pada pelaksanaannya di rasa masih belum optimal.

Hal ini bisa terlihat dari bagaimana kebiasaan masyarakat yang masih jauh dari apa yang diharapkan. Padahal jika pelajaran yang satu ini benar-benar efektif disampaikan harusnya dapat merubah perilaku dan kebiasaan masyarakat yang ada.

Apa saja memang nya kebiasaan baik yang harus dimiliki setelah mempelajari lingkungan hidup? Sebelum kesana mari simak dulu hal yang satu ini.

Kenapa Harus Mempelajari Pendidikan Lingkungan Hidup?

Banyak orang yang menganggap sebelah mata pelajaran lingkungan hidup karena belum tahu alasan atau latar belakang kenapa lahirnya pelajaran yang satu ini. Nah supaya bisa lebih peduli terhadap lingkungan, coba perhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Kondisi Lingkungan Sudah Mulai Memprihatinkan

Jika mau jujur, coba lihat ke lingkungan yang ada di sekitar tempat tinggal. Apa yang terlihat? Sampah yang berserakan, air sungai yang warnanya coklat, dan masih banyak lagi yang lainnya. Ini semua tentu mengindikasikan bahwa kondisi bumi sedang tidak baik-baik saja.

Bahkan banyak juga dari perusahaan tambang dan sejenisnya yang tidak bertanggung jawab. Perusahaan-perusahaan tersebut hanya memanfaatkan kekayaan alamnya saja namun setelah itu kemudian lingkungan dibiarkan tanpa adanya usaha perbaikan.

2. Cuaca Sudah Tidak Menentu dan Sulit Diprediksi

Salah satu ciri dari kondisi alam dan lingkungan yang sedang tidak baik-baik saja juga bisa dilihat dari keadaan cuaca yang saat ini sedang terjadi. Tidak seperti beberapa tahun ke belakang yang mana musim penghujan dan musim kemarau bisa dengan mudah diprediksi, saat ini hal demikian tidak terjadi lagi.

Cuaca sangat pancaroba atau mudah berubah. Hal ini menunjukan bahwa ada yang sesuatu yang terganggu dari keseimbangan alam di bumi ini. Oleh karena itu pelajaran Pendidikan lingkungan hidup perlu ditekankan lagi agar banyak masyarakat yang sadar dengan keadaan ini.

3. Suhu Bumi Terus Meningkat Setiap Tahunnya

Berbagai lembaga dunia menyatakan bahwa suhu dunia terus meningkat setiap tahunnya. Isu global warming atau pemanasan global ini memang bukan isu yang baru di dunia ini. Hanya saja jika hal ini tidak ditangani dengan serius akan berdampak fatal terhadap bumi ini.

Suhu bumi akan memanas dan kutub utara pun bukan tidak mungkin akan mencair. Oleh karena itu penting untuk melek tentang ilmu yang satu ini supaya kondisi-kondisi tersebut dapat dicegah agar tidak terjadi.

Inilah 5 Kebiasaan Baik yang Harus Dimiliki Setelah Mempelajari Pendidikan Lingkungan Hidup

Selain karena alasan-alasan yang telah dikemukakan di atas, mempelajari lingkungan hidup juga bisa berdampak baik bagi kebiasaan sehari-hari. Berikut ini setidaknya 5 kebiasaan baik yang perlu dimiliki agar tinggal di bumi masih menjadi sesuatu yang nyaman dan juga menyenangkan.

1. Lebih Mencintai Lingkungan

Mengetahui keadaan bumi yang memprihatinkan dan sedang tidak baik-baik saja harusnya timbul perasaan untuk mencintainya. Jangan jauh-jauh dulu, cobalah untuk lebih peduli terhadap lingkungan yang ada di masing-masing tempat tinggal.

Bagaimanapun juga bumi ini tersusun atas lingkungan-lingkungan kecil yang saling berhubungan. Maka memiliki kebiasaan untuk mencintai, menjaga, dan peduli terhadap lingkungan akan membuat bumi ini lebih baik daripada kondisi saat ini.

2. Tidak Membuang Sampah Sembarangan

Kebiasaan penting yang harus dimiliki seseorang setelah mempelajari pendidikan lingkungan hidup yaitu tidak lagi membuang sampah sembarangan. Hal ini penting sekali sebab banyak yang masih menyepelekan manfaat dari kebiasaan yang satu ini.

Padahal andai saja setiap orang memiliki kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, maka masalah-masalah seperti banjir dan lain sebagainya harusnya tidak pernah terjadi. Dengan memiliki kebiasaan ini juga lingkungan menjadi lebih bersih dan enak di lihat.

3. Memelihara Tanaman

Selain untuk membuat rumah lebih terlihat indah, memelihara tanaman juga baik untuk bumi ini. Berbagai tanaman yang dipelihara di sekitar pelataran rumah akan membuat udara menjadi lebih sejuk. Ini tentunya sesuatu yang sangat diharapkan terlebih lagi bagi yang tinggal di kota-kota metropolitan.

4. Mencoba Menanam Pohon

Menanam pohon nampaknya saat ini menjadi kebiasaan yang sangat sulit ditemui. Hanya orang-orang dan kalangan tertentu saja yang masih peduli dengan aktivitas yang satu ini. Padahal pohon itu adalah salah satu hal yang bisa menjaga bumi ini dari berbagai bencana yang dapat mengancam.

Cara paling mudah untuk memiliki kebiasaan ini yaitu tanamlah pohon di sekitar pekarangan rumah. Tidak usah yang besar-besar, cukup tanam pohon buah-buahan saja. Selain itu jika memungkinkan cobalah untuk terlibat dalam komunitas yang peduli lingkungan.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Buku Psikologi Pendidikan yang Wajib Untuk Dimiliki

5. Mematikan AC atau Listrik Jika Tidak Digunakan

Kebiasaan yang satu ini mungkin terlihat sepele, namun nyatanya berdampak lumayan luar biasa bagi lingkungan hidup. Sebagaimana diketahui bahwa saat AC mengandung CFC yang berperan pada pemanasan global.

Oleh karena itu jika sekiranya tidak perlu-perlu amat alangkah baiknya jika AC tersebut dimatikan. Kemudian harus hemat juga terhadap listrik karena sampai saat ini mayoritas sumber listrik di negara kita masih dari teknologi konvensional seperti batu bara yang tidak ramah lingkungan.

Nah itulah 5 kebiasaan baik yang harus dimiliki setelah mempelajari pendidikan lingkungan hidup.

Setelah sebelumnya juga sudah dijelaskan tentang kenapa mempelajari ilmu yang satu ini penting, harusnya mulai saat ini semua orang sudah mulai peka untuk bisa menjaga alam. Dengan begitu maka bumi ini masih akan terus bisa dihuni untuk generasi-generasi yang akan datang.

Related posts