Pengertian Manajemen Pendidikan, Fungsi, Ruang Lingkup dan Tujuannya

  • Whatsapp

Ketika berbicara mengenai pengertian manajemen pendidikan, ada banyak sekali hal yang dapat dibahas salah satunya yaitu tujuan dan juga fungsi dari manajemen pendidikan.

Nyatanya organisasi pendidikan sendiri terkadang memerlukan manajemen, sebagai salah satu elemen yang sangat penting.

Read More

Pengertian Manajemen Pendidikan

Sebenarnya apa itu manajemen pendidikan yang banyak dikenal atau masuk ke dalam salah satu definisi yang paling baku.

Manajemen sendiri merupakan pengelolaan ataupun proses sehingga manajemen pendidikan memiliki arti suatu proses perencanaan, organisasi, pengawasan, pengarahan.

Namun manajemen pendidikan bukan hanya berkaitan mengenai pengertiannya saja. Tetapi juga ada beberapa hal lain yang mendukung agar manajemen tersebut, dapat dilakukan dengan baik.

Termasuk salah satunya yaitu tujuan dari manajemen pendidikan, dan juga fungsinya. Dalam artikel Berikut ini akan diulas secara lengkap mengenai tujuan dan juga fungsi manajemen di lingkup pendidikan.

Fungsi Manajemen Pendidikan

Hal pertama yang harus dibahas mengenai manajemen pendidikan adalah fungsinya. Umumnya terdapat empat fungsi dari manajemen yang digunakan atau diaplikasikan, dalam dunia pendidikan diantaranya yaitu :

1. Planning (Perencanaan)

Fungsi pertama yang bisa anda ketahui mengenai manajemen dalam bidang pendidikan yaitu planning atau perencanaan. Tujuan dari adanya fungsi ini tentu saja membantu untuk menentukan target dari sebuah organisasi atau perusahaan.

Sehingga mereka dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efisien dan juga efektif.

Tetapi dengan adanya perencanaan ini setidaknya beberapa hambatan atau kendala sudah memiliki solusi penanganannya.

Perencanaan ini harus dibuat sebelum manajemen pendidikan diaplikasikan dalam sebuah sekolah ataupun organisasi.

2. Organizing (Pengorganisasian)

Selanjutnya fungsi kedua yang sangat penting dalam pengertian manajemen pendidikan yaitu pengorganisasian atau biasa disebut sebagai organizing.

Tujuannya tentu saja untuk membantu membagi kegiatan menjadi lebih kecil sehingga lebih terfokus.

Selain itu sumber daya manusia seperti pekerja maupun karyawannya pasti membutuhkan pengorganisasian yang jelas.

Agar mereka dapat melakukan pekerjaan an-nas dengan hasil yang maksimal dengan melakukan pengorganisasian, akan lebih efisien dan efektif dalam mencapai target serta tujuan dari organisasi tersebut.

3. Actuating (Pengaplikasian)

Selanjutnya fungsi yang paling penting dalam manajemen pendidikan tentu saja pelaksanaannya suatu proses, yang dilakukan atau diimplementasikan. Sehingga pelaksanaan ini terkadang berbeda dengan perencanaan karena melihat kondisi lapangan yang seringkali menjadi faktor luar.

Untuk itu fungsi dari pelaksanaan ini membantu memotivasi tenaga kerja untuk bisa mengerjakan, sesuai dengan organisasi ataupun planning yang telah ditentukan sejak awal.

4. Controlling (Pengendalian)

Terakhir dalam manajemen pendidikan harus memiliki fungsi pengawasan atau biasa disebut sebagai controlling atau pengendalian dan juga pengawasan ini, berguna untuk memastikan bahwa sebuah perencanaan dan juga manajemen berjalan dengan baik dan sesuai.

Dengan tujuan awalnya terkadang beberapa masalah terjadi ketika mereka menghadapi kendala ataupun tantangan diluar dari prediksi. Dengan begitu adanya controlling bukan membatasi gerak atau kinerja dari organisasi namun mengarahkan.

Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan

Selain tujuan dalam manajemen pendidikan sendiri adanya ruang lingkup yang sangat penting bagi berjalannya sebuah manajemen.

Ruang lingkup sendiri memiliki area ataupun hal yang terfokus kan sehingga membantu para pengelola ataupun penggiat manajemen untuk bisa bekerja dengan baik.

Ruang lingkup yang dimaksud diantaranya yaitu :

1. Ruang Lingkup Berdasarkan Objek Garapan

Objek garapan berkisar mengenai sumber daya ataupun bagian yang terlibat dalam manajemen di bidang pendidikan. Adanya ruang lingkup ini mempersempit adanya persiapan ketika mendirikan organisasi atau lembaga dalam dunia pendidikan.

Sehingga dapat ter manajerial dengan baik, adapun ruang lingkup yang dimaksud yaitu :

  • Personil sekolah
  • Kurikulum
  • Peserta didik
  • Prasarana
  • TU atau Tata Usaha
  • Dana
  • Lembaga

2. Berdasarkan Fungsi atau Urutan Kegiatan

Jika melihat manajemen maka bisa diartikan sebagai flow atau alur. Ada beberapa fungsi yang didapatkan jika dilihat berdasarkan urutan kegiatannya. Adapun fungsi yang dimaksud, diantaranya adalah :

  • Rencana
  • Organisasi
  • Mengarahkan
  • Koordinasi
  • Komunikasi
  • Mengawasi

Tujuan Manajemen Pendidikan

Dengan adanya pengertian manajemen pendidikan tentu saja akan berjalan dengan baik apabila disamakan, dengan tujuan manajemen pendidikan.

Tujuan ini sangatlah penting dalam sebuah organisasi karena dapat membantu menyelaraskan atau menyamakan, apa yang dikerjakan oleh karyawan.

Begitupun dengan adanya tujuan manajemen pendidikan. Sehingga sebuah organisasi lebih jelas menuju ke. Atau ke arah yang ditentukan tujuan dari manajemen pendidikan sendiri di antaranya yaitu :

1. Mengembangkan Potensi

Hal pertama yang menjadi salah satu tujuan dari manajemen pendidikan adanya peserta didik yang dapat aktif membantu mengembangkan potensi diri. Sehingga mereka memiliki kekuatan.

Seperti halnya pengendalian diri kepribadian keagamaan kecerdasan, baik akal maupun pikiran dan diperlukan atau bermanfaat bagi masyarakat bangsa negara dan juga agamanya. Sehingga adanya pendidikan yang tersampaikan sesuai dengan kaidah dan norma yang diterima.

2. Efisien dan Efektif

Tujuan lain dari manajemen pendidikan tentu berharap, bahwa pendidikan dapat disampaikan dengan efektif dan efisien. Sehingga tidak membuang waktu dan dapat bermanfaat bagi penerima pendidikan tersebut dalam arti kata murid maupun siswa.

3. Materi Dipertanggungjawabkan

Hal inilah yang menjadi salah satu tujuan dari manajemen pendidikan yaitu adanya penyampaian dari isi ataupun materi pendidikan yang telah terencana. Sehingga memiliki kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan bermutu relevan dan juga akuntabel.

Terciptanya perencanaan pendidikan ini sangatlah penting. Karena bagaimanapun juga banyak sekali ilmu pengetahuan atau informasi yang ada di dunia. Namun pendidikan harus bisa merangkum ataupun menyampaikannya sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta kualitasnya.

4. Suasana Belajar yang Nyaman

Terwujudnya suasana belajar dan proses pembelajaran yang tentu saja kreatif, efektif, menyenangkan dan juga bermakna, menjadi tujuan lain dari manajemen pendidikan.

Banyak sekali keluhan dari peserta didik maupun pengajar yang menyatakan bahwa mereka merasa bosan atau merasa bahwa pendidikan sendiri tidak berguna.

Karena adanya penyampaian yang salah sehingga suasana belajar terkesan membosankan dan melelahkan untuk itu menemukan cara yang tepat dan juga efektif untuk bisa menyampaikan pendidikan. Dengan cara yang menyenangkan merupakan hal yang paling penting.

Hal ini ada di dalam manajemen pendidikan, dimana diatur oleh beberapa ahli yang ada di bidangnya ataupun para penggiat manajemen.

Baca Juga: Mari Mengenal Pendidikan Profesi Guru

5. Citra Positif

Tujuan terakhir yang tidak boleh dilewatkan setelah memahami mengenai, pengertian manajemen pendidikan yaitu mengetahui, bagaimana caranya meningkatkan citra positif pendidikan tentu sebagai salah satu cara untuk menyampaikan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan mengenalkan.

Itulah beberapa informasi mengenai manajemen pendidikan yang masih banyak orang tidak tahu, sehingga tentunya dapat dijadikan referensi.

Dengan memahami berbagai informasi di atas tentu saja akan sangat membantu, apalagi manajemen pendidikan sangatlah erat dengan kehidupan sehari-hari.

Related posts