Pendidikan Luar Sekolah, Ada Manfaatnya Gak Sih ?

  • Whatsapp

Pendidikan dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yang didapatkan dari lingkungan sekolah.

Selain pengetahuan ada juga pembelajaran mengenai keterampilan yang dimiliki dan akan dikembangkan.

Read More

Namun pendidikan ini terbagi dalam berbagai jenis. Salah satunya adalah pendidikan luar sekolah tempat anak belajar bukan di sekolah.

Di mana pendidikan ini sangat dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan bagi anak yang ingin mengembangkan minat dan bakat.

Selain itu, pendidikan ini juga sangat bermanfaat bagi individu yang ingin memiliki wawasan di luar sekolah. Dengan kata lain bahwa pengetahuan tersebut tidak bisa di dapat dalam bangku sekolah.

Pengertian Pendidikan Luar Sekolah

Pendidikan luar sekolah adalah suatu pembelajaran yang dilakukan oleh individu untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

Di mana individu ini bisa mengembangkan potensi yang ada pada dirinya secara utuh. Selain itu, pelaksanaan pendidikan ini juga tidak terikat. Dengan kata lain bahwa pelaksanaan pembelajaran dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Selain itu, tidak memandang dari keterbatasan umur yang dimiliki oleh peserta didik. Karena seorang guru dalam pendidikan luar sekolah ini bisa disebut sebagai tutor atau pun instruksi.

Adapun fungsi utama dari pendidikan ini adalah dapat membelajarkan masyarakat dalam waktu yang tidak ditentukan. Bukan hanya itu, pendidikan ini juga bisa memberikan manfaat dalam kehidupan pribadi masyarakat.

Manfaat Pendidikan Luar Sekolah

Dalam mengikuti program ini tentunya bertujuan untuk mendapatkan berbagai manfaat yang ada.

Manfaat dalam hal ini dapat diartikan sebagai sebuah nilai positif yang didapatkan dari kegiatan pembelajaran tersebut.

Selain itu, kegiatan ini juga tidak memaksa bagi siapa saja yang ingin mengikuti. Berikut ini beberapa manfaat yang diperoleh dari pendidikan luar sekolah.

1. Pikiran Menjadi Jernih

Saat pembelajaran dalam lingkungan sekolah belum bisa menjamin fokus yang dimiliki oleh peserta didik.

Disebabkan karena banyaknya peserta didik yang juga ikut dalam pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan.

Maka dari itu seorang anak tidak memiliki pikiran yang jernih dalam berpikir dan sulit menangkap materi. Berbeda halnya dengan pendidikan luar sekolah yang tidak memiliki banyak peserta didik.

Maka dari itu, pikiran seorang anak bisa menjadi jernih dan tetap fokus pada apa yang telah dipelajari. Karena biasanya seorang tutor memberikan perhatian penuh kepada peserta didik yang diajarkan.

Sehingga bisa menjelaskan materi yang tidak dipahami secara rinci dan jelas. Anak juga lebih menguasai suatu mata pelajaran yang disukai.

2. Membuka Wawasan dan Cara Memandang Kehidupan

Dalam pendidikan luar sekolah anak juga akan diajarkan mengenai ilmu pengetahuan baru yang belum di dapatkan di bangku sekolah.

Di mana seorang tutor ini akan melatih anak dalam meluaskan cara pandang terhadap berbagai permasalahan hidup.

Dapat dicontohkan seperti mengenai sikap toleransi yang bersifat tidak sederhana. Maka dari itu, tutor akan mengarahkan untuk melihat kondisi di masyarakat.

Setelah melihat kondisi tersebut, kemudian seorang anak diajarkan untuk mengaplikasikan bagaimana seharusnya dalam bersikap. Karena tidak semua anak mampu mengaplikasikan hal tersebut di dalam kehidupan sehari-hari.

Maka dari itu, anak membutuhkan tambahan ilmu untuk pengaplikasian tersebut sehingga tidak keliru. Selain itu, dapat melihat hidup dengan segala kompleksitas.

3. Memompa Kepercayaan dan Penilaian Diri

Pengetahuan baru yang diberikan oleh seorang tutor ini tidak jauh berbeda dari pengalaman yang diperoleh anak dari lingkungan sekitar.

Dalam artian dapat diperoleh dari luar lingkungan sekolah dengan tujuan untuk membantu membangun percaya diri yang dimiliki. Dengan adanya kepercayaan diri tersebut dapat membentuk penilaian diri kepada individu yang bersifat positif.

Hal tersebut dapat dilihat ketika seorang anak yang memperoleh pengetahuan baru. Di mana pengetahuan ini diperoleh dari tempat berkunjung.

Sehingga memori yang ada di dalam otak anak bisa menyimpan banyak pengetahuan maupun cerita dari tempat tersebut. Oleh karena itu, berbagai nilai-nilai kehidupan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri individu.

4. Mengembangkan Minat dan Bakat

Untuk mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki oleh seorang anak sangat jarang didapatkan pada bangku sekolah. Karena pada bangku sekolah hanya memberikan pelajaran yang bersifat umum saja.

Sehingga tidak bisa mengembangkan minat dan bakat yang ada. Maka dari itu seorang anak perlu pendidikan luar sekolah dalam mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki.

Karena dalam pendidikan di luar sekolah seorang anak dapat bergabung bersama komunitas yang memiliki minat dan bakat yang sama.

Bukan hanya bergabung dengan komunitas saja, akan tetapi bisa menggunakan rumah sebagai tempat mengembangkan hal tersebut. Dengan cara meminta bantuan kepada orang yang lebih mengetahui minat dan bakat yang dimiliki tersebut.

Baca Juga: Pendidikan Karakter Adalah Bekal Yang Penting Untuk Anak-Anak Indonesia

5. Menguasai Keterampilan Khusus

Manfaat selanjutnya adalah dapat menguasai keterampilan khusus atau life skill yang dimiliki. Perlu diketahui bahwa life skill dapat diartikan sebagai modal untuk bertahan di dalam belantara hidup.

Dengan kata lain bahwa life skill ini tidak memiliki keterbatasan yang berupa keterampilan di dalam kehidupan sehari-hari. Namun melihat kondisi saat sekarang ini sehingga life skill sangat diperlukan.

Di mana seseorang perlu memiliki penguasaan terhadap suatu keterampilan khusus yang berujung pada sebuah keahlian. Maka dari itu diperlukan lembaga kursus yang bersifat non formal untuk membantu seorang anak.

Sehingga seorang anak bisa memiliki bekal dengan keterampilan yang disukai. Seperti kemampuan dalam bidang edit foto sehingga perlu untuk install aplikasi edit tersebut.

Itulah berbagai paparan mengenai pengertian dan juga manfaat dari pendidikan luar sekolah bagi setiap anak didik.

Di mana bisa memperoleh berbagai pengetahuan atau wawasan yang ada di luar sekolah. Selain itu, seorang anak juga mampu dalam mengaplikasikan berbagai moral positif di dalam kehidupan nyata.

Related posts