Hal Penting dalam Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Para Ahli

  • Whatsapp

Dalam mengasuh buah hati, perlu mengetahui mengenai pendidikan anak usia dini menurut para ahli. Cara-cara ini bisa membantu orangtua dalam mendidik anak secara optimal. Pendidikan anak usia dini sangat penting karena dapat memberikan anak bekal untuk tahun-tahun berikutnya. Oleh sebab itu, orangtua harus mengedukasi diri mengenai cara-cara yang tepat.

Salah satu cara mengedukasi diri sebagai orangtua adalah dengan membaca pendapat para ahli. Ada banyak psikolog dan ilmuwan yang telah memberikan ilmunya terkait pendidikan anak usia dini. Hal-hal berikut ini adalah hal yang harus diperhatikan dalam pendidikan anak usia dini menurut para ahli.

1. Memenuhi Kebutuhan Dasar Anak

Menurut ilmuwan psikologi, Maslow, seorang anak dapat mencapai potensi yang optimal apabila kebutuhan dasarnya telah terpenuhi. Kebutuhan dasar ini salah satunya adalah rasa aman dan kebutuhan fisiologis. Kebutuhan fisiologis mencakup makanan, minuman, pakaian, dan lain-lain. 

Terpenuhinya kebutuhan ini akan membantu anak menjadi lebih sehat secara fisik. Anak usia dini juga membutuhkan rasa aman. Rasa aman yang dimaksud adalah perasaan bahwa ia akan dilindungi oleh orangtuanya. Seperti contoh, ia tahu orang tuanya akan kembali setelah meninggalkannya untuk bekerja.

2. Mengenalkan Anak pada Lingkungan Baru 

Orangtua dapat memulai untuk mengenalkan anak pada lingkungan baru untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Hal ini bisa dimulai sedini mungkin. Kegiatan yang mungkin dilakukan seperti bertemu keluarga atau teman baru. 

Cara lain adalah dengan mengajak anak ke tempat baru dan menjelaskan tentang tempat tersebut. Kebiasaan berada dalam situasi baru bisa membuat anak semakin percaya diri. Ini adalah salah satu hal penting dalam pendidikan anak usia dini menurut para ahli.

3. Mengajarkan Anak Kedisiplinan sejak Dini

Mengajarkan kedisiplinan bisa dimulai sedini mungkin. Hal ini penting untuk anak, terutama agar ia terbiasa disiplin saat mulai masuk sekolah. Kedisiplinan bisa diajarkan melalui kegiatan  sederhana seperti membereskan mainan setelah bermain. 

Anak juga bisa diajarkan untuk bangun dan tidur tepat waktu. Adanya aturan yang jelas bisa membuat anak lebih memahami kegiatan secara terstruktur. Kedisiplinan juga dapat membantu anak lebih mandiri di masa depan.

4. Membimbing Anak dalam Belajar

Menurut psikologi, Vygotsky, anak perlu dibimbing dan dilepas perlahan-lahan saat sedang belajar. Anak tidak akan langsung bisa mengerjakan semuanya sendirian. Orangtua bisa membimbing anak sampai anak dirasa bisa mengerjakan tugasnya sendirian. 

Hal ini bisa dilakukan secara bertahap, sehingga akhirnya anak tidak membutuhkan bantuan sama sekali. Dalam mengajari anak, orang tua juga harus menerapkan interaksi yang positif. Adanya komunikasi dalam belajar dapat membangun pola pikir anak menjadi lebih kritis dan kreatif.

5. Memberi Anak Kesempatan Bermain dan Mengeksplor Dunianya

Seringkali ruang bermain anak dibatasi karena sering membuat rumah atau kamarnya berantakan. Satu hal yang harus dipahami adalah melalui permainan, anak sebenarnya sedang mengeksplor dunianya. Bermain adalah hal penting dalam pendidikan usia dini menurut para ahli karena membangun rasa penasaran anak. 

Sehingga, permainan yang positif seperti puzzle, menggambar, atau games lainnya menjadi penting untuk perkembangan anak. Tetapi ini bukan berarti anak bisa bermain seharian. Tetap diperlukan waktu istirahat dan belajar yang cukup.

6. Membangun Hubungan yang Terbuka dengan Anak

Kedekatan antara orangtua dan anak dapat dibangun sejak sedini mungkin. Hal ini dilakukan untuk mencegah anak yang menutup diri dari orangtua di masa depan. Kedekatan dengan anak dapat dibangun dengan mengajaknya bermain atau menanyakan pertanyaan padanya.

Kegiatan yang dilakukan bersama juga bisa membangun kedekatan pada anak. Kesempatan ini bisa digunakan anak untuk mengenal orang tua dengan lebih baik. Orangtua juga mendapat kesempatan untuk lebih memahami anaknya.

Hubungan orangtua dan anak yang harmonis dapat membuat anak merasa bahwa ia memiliki orangtua yang menyayanginya. Rasa sayang ini tentunya penting bagi perkembangan anak.

7. Menjadi Contoh Positif bagi Anak

Anak memiliki kecenderungan untuk mencontoh perilaku orang tua. Itulah salah satu alasan bagi orangtua untuk selalu bersikap baik. Apabila tidak ingin anak terlalu sering main gadget, orangtua juga jangan terlalu sering menghabiskan waktu dengan HP. 

Ini adalah salah satu hal penting yang harus orang tua perhatikan. Kesempatan ini dapat dimanfaatkan orangtua untuk mencontohkan perilaku positif. Seperti contoh, merapikan tempat tidur atau berkata-kata dengan sopan.

Demikianlah tujuh hal penting dalam pendidikan anak usia dini menurut para ahli. Hal-hal ini bisa diterapkan orangtua dalam membantu tumbuh kembang anak. Mengasuh anak bukan perkara mudah sehingga dibutuhkan komitmen besar. Selain itu, setiap pasangan juga harus memiliki visi yang sama dalam mengasuh anak.

Jangan sampai suami memiliki pandangan yang berbeda dari ibu. Pengasuhan yang berbeda dari kedua pasangan dapat membuat anak bingung dalam berperilaku. Mengedukasi diri sebagai orangtua harus tetap dilakukan, agar bisa mengikuti perkembangan zaman dalam mengasuh anak.

Related posts