Pakai Ukuran Ban Mobil Berbeda Dengan Standarnya Harus Tahu Resiko Ini!

  • Whatsapp

Bagi pecinta hobi modifikasi mobil tentu merombak sparepart asli mobil dengan sparepart custom atau OEM menjadi hal yang lumrah.

Mulai dari interior, eksterior, bahkan memakai ban mobil dengan ukuran yang berbeda. Salah satu modifikasi yang sedang tren adalah memasang ukuran ban mobil yang berbeda.

Read More

Hal ini menjadi tren di kalangan komunitas modifikasi sebagai ajang untuk adu kreatifitas penghobi modifikasi mobil.

Bahkan ada yang merombak seluruh interior dan eksterior untuk kepentingan estetik semata. Banyak dari kalangan pecinta modifikasi melakukan hal itu untuk menaikkan pamornya.

Resiko Memodifikasi Ukuran Ban Mobil

Modifikasi ban mobil juga menjadi ajang bagi bengkel custom untuk menunjukkan hasil karyanya. Namun dibalik semua itu, melakukan modifikasi pada ban mobil tentu beresiko.

Berikut empat resiko yang harus diketahui sebelum memodifikasi ban mobil:

1. Ban Tidak Sesuai

Modifikasi ban mobil dengan menggunakan ukuran ban mobil yang berbeda dengan ukuran sebenarnya tentu sangat beresiko.

Sebagai bagian yang vital dari sebuah kendaraan, ban mobil telah dipasang sesuai dengan standar yang seharusnya. Standar ini dibuat berdasarkan panjang badan mobil, berat mobil, dan kecepatan maksimumnya.

Memodifikasi bagian roda mobil dengan ukuran yang berbeda tentu akan mengakibatkan ketidaksesuaian antara roda velg dengan ban.

Hal ini dikarenakan bagian gear penggerak yang tersambung dengan roda mobil sudah didesain sedemikian rupa agar menampilkan performa yang diharapkan. Jika ukuran ban yang dipasang berbeda maka ban tidak sesuai dengan standar yang berlaku.

2. Salah Satu Sisi Lebih Tinggi

Kedua, dengan menggunakan ukuran ban mobil yang berbeda maka kemungkinan salah satu sisi akan lebih tinggi. Posisi ini tentu dapat mempengaruhi laju kendaraan saat dikemudikan. Terlebih jika melewati jalur tertentu seperti tanjakan atau turunan pasti akan rawan terjadi kecelakaan.

Selain itu, perbedaan tinggi akan menyebabkan mobil menjadi tidak seimbang. Karena salah satu sisi lebih tinggi, sehingga akan terjadi guncangan jika melewati jalur makadam atau jalanan yang rusak.

Mobil tidak akan mampu menahan guncangan karena ukuran ban yang dipakai berbeda dengan standar pabrik.

Kemudian, ketika salah satu sisi lebih tinggi maka mengakibatkan terjadinya perbedaan muatan antara mobil yang belum dimodifikasi dan mobil yang telah dimodifikasi.

Sebagai contoh jika mobil jenis SUV mampu memuat total penumpang dengan berat 300 kg. Maka, ketika ban mobil dipasang dengan ukuran yang berbeda bisa jadi kapasitas untuk mengangkut penumpang bertambah atau malah berkurang.

3. Performa Berkendara Tidak Stabil

Ketiga, resiko yang harus diambil ketika menggunakan ukuran ban mobil yang berbeda adalah performa berkendara menjadi tidak stabil. Ketidakstabilan ini terjadi karena ban mobil yang dipasang tidak sesuai dengan bentuk mobil dan kerangka mobil. Sehingga hal ini menimbulkan masalah.

Misalnya, pada rangka mobil sedan dipasang ban mobil dengan ring bernomor besar dan untuk keperluan offroad. Maka ketika digunakan mesin mobil sedan tidak akan mampu menunjukkan performa terbaiknya. Hal ini dikarenakan rangka mobil terbebani dengan berat ban offroad yang cukup besar.

Sehingga hal ini bisa mengakibatkan perbedaan performa mobil dari biasanya. Karena mobil sedan identik dengan kesan mobil dalam kota yang gesit dan mampu dipacu dengan kecepatan tinggi.

Ketika mobil tersebut diganti ukuran bannya, maka akan terjadi perubahan performa, seperti jalannya akan lebih lambat karena ban mobil telah diganti dengan ukuran yang berbeda.

4. Rawan Terjadi Kecelakaan

Resiko terakhir yang wajib diketahui adalah setiap modifikasi dari sebuah kendaraan yang sudah diuji standar keamanannya oleh pabrik akan mampu menjadi celah untuk terjadinya sebuah kecelakaan. Celah ini adalah yang pemicu kecelakaan lalu lintas pada kendaraan modifikasi.

Sebagai contoh, mobil SUV yang seharusnya menggunakan ukuran ban mobil ring 14 biasanya diganti dengan ring bernomor besar.

Ring bernomor besar ini biasanya ukuran velg mendominasi ruang roda ban dibandingkan dengan bannya. Ketika mobil modifikasi ini terlambat untuk mengisi anginnya atau terjadi kebocoran pada ban.

Maka hal tersebut akan menjadi celah serta potensi terjadinya kecelakaan. Karena ban yang kurang angin akan mengkhawatirkan ketika melewati jalan berbatu dan bisa menyebabkan ban meledak. Serta ketika ban mobil sudah mengalami kebocoran namun dipaksakan untuk bergerak.

Hal yang terjadi adalah timbulnya percikan api akibat gesekan antara velg, ban yang aus akibat kebocoran dengan jalanan yang suhunya cukup panas. Tentu, percikan api ini mampu menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang jika tidak segera diperbaiki akan menimbulkan kebakaran.

Baca Juga: Cara Membayar Pajak Mobil Online, Mudah dan Banyak Untungnya !

Perlu Pengetahuan Untuk Memodifikasi Mobil Agar Lebih Aman

Seperti yang telah disampaikan di awal, memodifikasi mobil tentu memiliki resiko. Namun, resiko tersebut dapat diminimalisir dengan pengetahuan tentang standar bagian mobil dan seluk beluk mobil tersebut sebelum melakukan modifikasi.

Kemudian, konsultasikan terlebih dahulu dengan ahlinya atau bengkel yang menyediakan jasa custom. Tanyakan tentang resiko, keuntungan dan kerugian setelah melakukan modifikasi. Hal ini tentu menjadi poin penting sebelum mengambil keputusan untuk modifikasi.

Setelah itu, tanyakan pengalaman orang-orang yang telah memodifikasi mobil. Apakah sudah puas atau malah menyesal karena mengubah mobilnya.

Gunakan pengalaman-pengalaman terdahulu sebagai bahan pertimbangan. Setelah yakin dengan segala informasi dan ulasan tentang modifikasi mobil, silahkan memutuskan untuk mengubah mobil secara keseluruhan atau sebagian.

Nah, dari sini resiko menggunakan ukuran ban mobil yang berbeda serta tips sebelum melakukan modifikasi telah disampaikan. Melakukan riset terlebih dahulu baru memutuskan akan lebih baik ketika memodifikasi mobil.

Karena biaya yang dikeluarkan untuk hobi ini juga tidak sedikit. Jangan sampai melakukan hobi modifikasi mobil ini menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

Related posts