Rincian Modal Usaha Coffee Shop Dan Tips Memulainya. Ternyata Tak Sampai 20 Juta Lho!

  • Whatsapp

Semakin tingginya minat akan konsumsi kopi, memberikan dampak yang cukup signifikan pada jenis usaha coffee shop. Hal ini dibuktikan dengan menjamurnya kedai kopi yang ada di Indonesia. Dengan minat yang semakin bertumbuh, tidak sedikit orang yang banting setir untuk beralih ke usaha kopi. Namun salah satu hal yang masih dipikirkan ialah mengenai berapa modal usaha coffee shop sesungguhnya. Untuk itu, simak selengkapnya di bawah ini.

Modal Usaha Coffee Shop

Perencanaan Yang Matang Salah Satu Kunci Kesuksesan

Tidak sedikit orang menjalankan usaha dengan asal – asalan tanpa memperhatikan aspek di dalamnya. Hal ini tentu menyumbat perkembangan usaha yang akan dijalankan. Noah, seharusnya memiliki usaha bisa lebih sabar untuk merencanakan secara matang sebelum memutuskan terjun ke dunia yang akan digeluti. Berikut ini beberapa aspek yang perlu diperhatikan :

1. Modal

Hal pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah mengenai perencanaan modal. Setiap usaha harus memiliki modal sebagai syarat utama. Modal ini bisa didapatkan dari tabungan pribadi, meminjam kepada sanak saudara atau mengajukan pinjaman ke bank. Besar kecilnya modal juga tergantung dengan jenis usaha yang akan dijalankan.

2. Riset Pasar

Selanjutnya adalah berfikir mengenai riset pasar. Pada dasarnya hal ini dirasa penting mengingat kepada siapa akan menjual produk tersebut. Pelajari bagaimana minat kopi untuk orang disekitar. Adakah kejenuhan dari sebagian konsumen pada produk – produk kopi tertentu atau dengan kopi – kopi yang sudah tersedia. Jika dimungkinkan, sobat bisa membuat kreasi sendiri yang dikemas secara menarik.

Cari tahu berapa harga jual kopi sehingga bisa menentukan harga standar tanpa takut kemahalan. Bahkan untuk tahap awal, bisa membuat paket diskon untuk menarik minat pembeli dan sebagai sarana agar calon konsumen mengenal produk kopi yang ditawarkan.

3. Mempersiapkan Konsep

Konsep adalah sebuah tatanan yang juga bisa menggambarkan keunikan kedai tersebut dari kedai coffe lainnya. Persiapkan konsep sematang mungkin dengan melihat berbagai referensi coffee shop yang telah ada sebagai bahan perbandingan. Juga termasuk di dalamnya, memilih tempat yang tepat untuk memulai usaha yakni yang berada di lahan yang strategis.

4. Target Pasar

Pertimbangkan bagaimana usaha tersebut akan dijalankan, khususnya untuk usaha coffee. Perhatikan target yang dibidik, tentukan target secara spesifik agar bisa fokus dengan salah satu saja. Sebagai contoh, target pasar yang dibidik adalah untuk kaum millennial. Jadi perhatikan apa yang kini lagi trend untuk kaum milenial khususnya minat dalam konsumsi kopi.

Menarik minat konsumen dari segi olahan kopi atau mungkin dari segi dekorasi kedai yang unik bisa menjadi salah satu cara jitu. Terlebih jika mampu menghadirkan suasana seperti adanya hiburan dengan lagu – lagu yang menyentuh hati. Karena sebagian besar anak muda suka dengan musik galau. Jadi tidak ada salahnya mencoba beberapa hal tersebut.

5. Promosi

Tahapan yang tidak boleh terlupakan adalah mengenai promosi produk. Ada banyak media promosi yang bisa dimanfaatkan saat ini. Seperti media adanya media sosial seperti facebook, instagram, twitter, dan masih banyak lainnya. Semua itu bisa digunakan secara gratis.

Meski ada promosi gratisan namun disarankan untuk menggunakan promosi berbayar. Memang harus menambah modal, namun dampak yang nantinya dihasilkan bisa membantu pertumbuhan usaha yang dijalankan. Kini ada banyak perusahaan marketing yang siap membantu dengan budget yang bisa disesuaikan.

Benarkah Modal Usaha Coffee Shop Itu Mahal?

Salah satu yang banyak menghambat calon pengusaha adalah tentang ketakutan mengenai besar modal usaha yang harus dikeluarkan. Nah, dalam pembahasan ini akan secara gamblang mengulas rincian modal usaha coffee shop. Berikut ini rincian lengkapnya :

1. Pembelian Alat Dan Bahan

  • Sypon          : Rp.500.000
  • Vgo              : Rp. 170.000
  • Mesin espresso : 2.500.000
  • French pres : Rp.150.000
  • Scale           : Rp.300.000
  • Grinder        : 1.200.000
  • Mix steamer : Rp.2.300.000
  • Mix jug                    : Rp.100.000
  • Kulkas kecil : 1.200.000
  • Blender        : Rp.250.000
  • Glassware dan silverware : Rp.600.000
  • Kopi dan susu : Rp.1.200.000
  • Jumlah total modal untuk peralatan adalah sekitar Rp.10.470.000
  • 2.Peralatan Serta Interior
  • Meja kursi set @ Rp.400.000 4 set    : Rp.1.600.000
  • Aksesoris                                        : Rp.500.000
  • Alat kebersihan                               : Rp.250.000

Total jumlah untuk peralatan interior adalah Rp. 2.350.000

3. Perangkat Pembayaran

  • Mesin kasir  : Rp.3.000.000
  • Cash Drawer   : Rp.500.000

Jumlah total untuk peralatan lainnya adalah sekitar Rp.3.500.000

4. Biaya Operasional Lainnya

  • Biaya Listrik    : Rp. 300.000
  • Biaya air      : Rp. 250.000
  • Sewa tempat   : Rp. 1.000.000

Jumlah total untuk biaya operasional adalah Rp. 1.550.000. Jumlah ini bukan patokan utama karena perbedaan harga sewa serta konsumsi listrik dan air.

Sehingga bisa disimpulkan jika biaya keseluruhan modal adalah sekitar :

  1. Pembelian alat dan bahan  : Rp. 10.470.000
  2. Peralatan interior                 : Rp. 2.350.000
  3. Peralatan Lainnya               : Rp. 3.500.000
  4. Biaya operasional               : Rp. 1.550.000
  5. Jumlah total yakni              : Rp. 17.870.000

Inilah rincian modal usaha coffee shop serta persiapkan sebelum memulainya. Harga total di atas bisa saja berubah sesuai dengan harga produk di masing – masing daerah. Jadi sobat kini bisa memulai usaha kedai coffee dengan modal di bawah 20 juta. Ketakutan sebelum memulai ibarat orang ingin makan ikan tapi takut dengan tulang durinya. Proses yang dimulai dari awal akan memberikan kesan yang tak terlupakan saat Berjaya nanti. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Related posts