Mengenal Prinsip Etika Bisnis yang Sangat Bermanfaat Bagi Perusahaan

  • Whatsapp

Dalam menjalankan sebuah perusahaan wajib hukumnya untuk menerapkan prinsip etika dalam berbisnis.

Menerapkan etika dalam berbisnis dapat membangun hubungan yang baik dengan berbagai komponen, mulai dari karyawan, pelanggan, pemegang saham, dan masyarakat sekalipun.

Read More

Prinsip etika bisnis ini akan membentuk berbagai nilai yang harus dipenuhi oleh semua karyawan tanpa terkecuali.

Pengertian Etika Bisnis

Etika bisnis dapat diartikan sebagai bentuk pemikiran dan pedoman dalam menentukan tindakan perusahaan dalam berbisnis. Tindakan yang dilakukan perusahaan ini harus dikontrol untuk menjadikan sebuah perusahaan yang sehat dan berkualitas.

Perusahaan yang sehat sendiri bisa diartikan sebagai perusahaan yang tidak hanya memiliki keuangan yang sehat, tetapi juga hubungan yang sehat dengan komponennya.

Prinsip etika bisnis menurut para ahli adalah buah pemikiran yang terbentuk mengenai tata cara yang ideal dalam pengelolaan bisnis suatu perusahaan.

Tujuannya agar perusahaan tidak hanya fokus mendapatkan keuntungan semata, tetapi juga memperhatikan moral dan norma yang ada. Sehingga terjadi hubungan timbal balik yang sehat dengan masyarakat, konsumen, pemegang saham, dan juga lingkungan.

Tujuan Etika Berbisnis

Adanya etika dalam berbisnis ini memiliki tujuan untuk memberikan dorongan kepada para pebisnis atau pengusaha akan pentingnya kesadaran moral selama berbisnis. Dengan adanya etika dalam berbisnis, pengusaha atau pebisnis dapat terhindar dari perilaku-perilaku jahat.

Perilaku jahat yang dimaksud adalah menjalankan bisnis dengan semena-mena, tidak jujur, dan tidak adil, serta berbuat curang pada pihak lain.

Adanya prinsip etika bisnis ini juga membuat para pebisnis atau pengusaha tidak akan menjalankan bisnis hanya demi keuntungan semata.

Melihat keuntungan semata dalam berbisnis akan mendorong pebisnis untuk berbuat curang dan merugikan orang lain. Hal inilah yang kemudian dibatasi dengan adanya etika dalam berbisnis.

Prinsip Etika Bisnis

Dalam teori ekonomi, setiap praktik bisnis yang dijalankan oleh pengusaha atau pebisnis memiliki etika tersendiri.

Etika dalam berbisnis ini bisa membuat dampak yang positif pada perusahaan karena tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku. Berikut ini ada 6 prinsip etika dalam berbisnis yang umum di masyarakat.

1. Prinsip Otonomi

Dalam menjalankan usahanya, seorang pebisnis harus mengikuti prinsip otonomi yang memiliki kaitan terhadap sikap dan kemampuan ketika mengambil keputusan.

Pebisnis dituntut untuk bisa mengambil keputusan dan tindakan dengan tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan mengedepankan prinsip otonomi, seorang pebisnis akan menyadari bahwa keputusan yang diambilnya membawa pengaruh terhadap nilai dan moral.

Seorang pebisnis atau pengusaha diyakini memiliki prinsip etika otonomi apabila telah menguasai bidang usaha yang dikerjakannya.

Sehingga ia dapat mengambil keputusan-keputusan dengan tepat tanpa harus meninggalkan norma-norma dan nilai yang ada di masyarakat. Dengan prinsip ekonomi pula, seorang pebisnis akan memiliki kesadaran untuk melakukan hal yang baik selama mengambil suatu keputusan.

2. Prinsip Kejujuran

Prinsip kejujuran menjadi pondasi yang paling utama dalam berbisnis. Bahkan prinsip kejujuran ini juga wajib untuk diterapkan dalam aspek kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Prinsip kejujuran yang diterapkan oleh pengusaha dan pebisnis dapat memberikan jaminan dan sebagai kunci keberhasilan.

Prinsip kejujuran ini sangat memiliki kaitan yang erat dengan terutama pada kualitas dan harga barang. Menjual barang dengan kualitas terbaik dengan harga yang tepat merupakan salah satu bentuk kejujuran.

Dengan mengedepankan prinsip kejujuran, tidak ada pengusaha atau pebisnis yang membohongi konsumennya dengan cara menjual barang yang berkualitas buruk dengan mengatakan bahwa kualitas barang tersebut baik.

3. Prinsip Keadilan

Selain prinsip kejujuran, salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan bisnis usaha adalah dengan mengedepankan prinsip keadilan. Dalam hal ini prinsip keadilan sangat erat kaitannya antara pemilik usaha atau pebisnis dengan karyawan-karyawannya.

Prinsip keadilan dalam berbisnis ini bisa diartikan bahwa semua pihak memiliki hak yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Adanya prinsip keadilan yang dijunjung tinggi oleh pebisnis atau pengusaha membuat adanya hubungan baik yang terjadi.

Hubungan baik ini bisa terjadi antara pebisnis dengan relasi internal maupun eksternal. Dengan perlakuan yang adil pula, karyawan-karyawannya akan merasa dihargai dan pada akhirnya akan bekerja dengan baik.

4. Prinsip Saling Menguntungkan

Prinsip saling menguntungkan juga penting untuk diterapkan oleh para pelaku usaha bisnis tanpa terkecuali. Pada prinsip ini berarti bahwa setiap aktivitas bisnis yang dilakukan oleh para pelaku bisnis dapat memberikan keuntungan kepada semua pihak, termasuk kolega, karyawan, dan lingkungan.

Berkembangnya bisnis juga bisa terjadi dengan memegang teguh prinsip saling menguntungkan. Prinsip saling menguntungkan ini akan membuat tumbuhnya hubungan baik antara semua relasi dan komponen bisnis.

Karyawan akan merasa dihargai, konsumen akan mendapatkan barang berkualitas, dan tentu saja relasi bisnis tidak akan merasa dikecewakan. Kepuasan pada seluruh pihak yang terkait dapat mengembangkan bisnis yang sedang dijalani.

5. Prinsip Loyalitas

Prinsip loyalitas dalam berbisnis erat kaitannya dengan proses menjalankan bisnis. Dalam menjalankan bisnis ini loyalitas sangat penting baik bagi pengusaha hingga karyawan level terbawah sekalipun.

Loyalitas akan mendorong perusahaan untuk mencapai visi dan misinya. Adanya loyalitas membuat semuanya dapat bekerja secara maksimal sesuai kapasitasnya.

Baca Juga: Rekomendasi Film Tentang Bisnis yang Sangat Menginspirasi

6. Prinsip Integritas Moral

Prinsip integritas moral juga sangat penting ketika menjalankan bisnis. Dengan menjunjung tinggi integritas moral nama perusahaan akan tetap terjaga baik sehingga dapat terus dipercaya oleh konsumen atau rekan bisnis.

Integritas moral ini selayaknya harus tertanam dalam diri semua bagian perusahaan baik pemilik usaha maupun karyawan.

Penerapan 6 prinsip etika bisnis tersebut dapat membangun hubungan yang baik antar komponen perusahaan. Hubungan yang baik antar komponen akan sangat berguna untuk mengembangkan bisnis ke depan.

Dengan menerapkan etika dalam berbisnis akan menjadikan perusahaan yang sehat baik secara finansial maupun moral.

Related posts