Mengenal Lebih Dalam Teknologi Ramah Lingkungan Demi Mencegah Kerusakan Alam

  • Whatsapp

Di zaman yang serba canggih sekarang ini, hampir semua industri menggunakan pemanfaatan teknologi. Mulai dari industri dalam skala rumah tangga sampai dengan industri besar.

Sayangnya, pemanfaatan teknologi tersebut menimbulkan kerusakan lingkungan meskipun bertujuan untuk memudahkan sebagai kebutuhan manusia. Oleh karena itu, perlu adanya teknologi ramah lingkungan sebagai solusinya.

Read More

Teknologi hijau atau teknologi ramah lingkungan memiliki banyak manfaat yang tidak hanya berimbas pada lingkungan tetapi juga pada keberlangsungan kehidupan makhluk hidup.

Karena banyaknya manfaat yang dimiliki, banyak pengembang yang mulai berinovasi menghadirkan teknologi hijau. Untuk mengetahui lebih dalam soal teknologi hijau, simak dahulu pengertiannya berikut ini.

Definisi Teknologi Ramah Lingkungan

Teknologi ramah lingkungan merupakan suatu konsep untuk mencapai tujuan tertentu yang dalam pelaksanaannya memperhatikan prinsip lingkungan disekitarnya.

Dengan kata lain, teknologi tersebut hadir tidak hanya memudahkan dan memenuhi segala kebutuhan manusia tetapi juga aman bagi alam dan juga makhluk hidup di sekitarnya.

Teknologi tersebut juga mampu meminimalisir jumlah limbah sehingga dapat mengurangi dan juga menghindari terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup.

Untuk bisa disebut sebagai teknologi yang bersahabat dengan lingkungan juga tidak mudah. Ada dua persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu memenuhi segala regulasi yang ditentukan dan seberapa efisien penggunaan sumber dayanya.

Dengan demikian, tidak heran jika dalam pengaplikasiannya, teknologi yang bersahabat dengan lingkungan membutuhkan biaya yang lebih tinggi. Itulah yang menjadi tantangannya sehingga teknologi tersebut kini terus dikembangkan agar bisa menghasilkan teknologi hijau dengan harga yang terjangkau.

Manfaat Teknologi Ramah Lingkungan

Teknologi hijau bisa diaplikasikan di berbagai bidang, mulai dari bidang transportasi, bidang elektronik, hingga bidang energi dan juga industri. Pengaplikasiannya di berbagai bidang tersebut tentu saja memiliki manfaat yang besar, selain untuk mencegah adanya pencemaran lingkungan hidup yang semakin buruk.

Manfaat teknologi hijau juga sebagai pengurangan atas penggunaan sumber daya alam. Pasalnya, setiap teknologi yang digunakan seharusnya bersifat efektif dan juga efisien karena bisa mempengaruhi keberlangsungan lingkungan nantinya. Dengan begitu, dengan penggunaan teknologi hijau diharapkan lingkungan akan tetap terjaga dengan baik.

Dengan penggunaan sumber daya yang efektif dan efisien, maka biaya produksi pun akan menurun. Selain itu, penggunaan teknologi hijau juga dapat meningkatkan daya saing suatu produk pada pasar internasional.

Ini lah manfaat lain dari pengaplikasian teknologi hijau sehingga meskipun biayanya mahal, beberapa industri mulai mempertimbangkan untuk menggunakannya.

Penggunaan teknologi hijau tidak hanya berimbas pada lingkungan saja tetapi pada kesehatan semua makhluk hidup. Pasalnya, penggunaan teknologi hijau bisa mengurangi resiko kesehatan dengan mencegah adanya pencemaran dan juga pengurangan limbah.

Dengan demikian, manfaat dari teknologi hijau yaitu dapat menurunkan resiko menurunnya kondisi kesehatan makhluk hidup.

Contoh Teknologi Ramah Lingkungan

Dengan banyaknya manfaat yang dimiliki oleh teknologi hijau maka banyak pengembang mulai menciptakan teknologi yang berbasis lingkungan.

Oleh karena itu, tidak heran jika semakin lama semakin banyak contoh teknologi hijau yang mampu menggantikan teknologi konvensional. Berikut ini adalah beragam contoh teknologi hijau yang banyak digunakan pada kehidupan sehari-hari:

1. Biogas

Pada awalnya biogas ditentang banyak pihak namun karena terbukti efisien, efektif, aman, dan juga murah, biogas kini banyak digunakan. Pasalnya, biogas dihasilkan dari fermentasi bahan-bahan organik, seperti kotoran hewan dan juga limbah domestik.

Kotoran bisa dijadikan sebagai alternatif sumber energi karena mengandung gas metana dan karbon monoksida. Sedangkan limbah domestic dapat difermentasikan menggunakan bakteri anaerob sehingga juga mampu menghasilkan gas metana, karbon dioksida, dan juga hidrogen.

2. Biofuel

Bahan bakar lainnya yang ramah lingkungan dan banyak digunakan sekarang ini adalah biofuel. Untuk menjadi bahan bakar, biofuel menggunakan bahan-bahan organik, seperti tumbuh-tumbuhan.

Terdapat dua jenis biofuel, yaitu biodiesel dan bioethanol. Bioetanol yakni alkohol yang berasal dari limbah sayuran dan buah-buahan, serta tumbuh-tumbuhan, seperti singkong, jagung, ubi, tebu, dan juga gandum.

Sedangkan biodiesel merupakan bahan bakar yang asalnya dari minyak nabati atau tumbuh-tumbuhan, seperti minyak kelapa, minyak kedelai, juga minyak bunga matahari, dan lain sebagainya.

Di Beberapa negara, biodiesel berasal dari minyak goreng bekas atau limbah minyak goreng dari restoran. Sedangkan di Indonesia biodiesel terbuat dari minyak sawit mentah.

3. Kincir Angin

Alternatif sumber energi yang kini banyak diadaptasi di berbagai negara adalah angin. Pasalnya, energi yang dimiliki angin mampu menggerakkan baling-baling atau kincir kemudian bisa menghasilkan energi lain, seperti energi listrik.

Jadi, selain mampu menghasilkan energi listrik yang bisa digunakan untuk memenuhi berbagai keperluan, penggunaannya juga ramah lingkungan karena bebas polusi.

Di Indonesia sendiri, kincir angin atau turbin juga digunakan sebagai alternatif pembangkit listrik.

Lokasi dari penggunaan kincir angin sebagai pembangkit listrik di Indonesia (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/ PLTB), yaitu di Sidrat, Sulawesi Selatan. PLTB ini memiliki 30 kincir angin dan mampu menghasilkan hingga 75 megawatt.

4. Transportasi Listrik dan Surya

Kini mulai banyak pengembang transportasi yang mulai mengeluarkan transportasi listrik dan juga surya, seperti mobil ataupun motor. Transportasi listrik berarti menggunakan motor elektrik sebagai tenaga penggeraknya yang menggantikan bahan bakar bensin ataupun solar.

Kemudian, untuk transportasi surya berarti menggunakan tenaga matahari sebagai ‘bahan bakarnya. Karena menggunakan teknologi ramah lingkungan, tidak heran jika mobil atau motor yang menggunakan tenaga listrik atau surya masih dibandrol dengan harga tinggi.

Baca Juga: Peran Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dalam Penanganan COVID-19

5. Panel Surya

Suatu perangkat yang bisa mengubah cahaya matahari menjadi listrik adalah panel surya. Panel surya menggunakan efek photovoltaic sehingga bisa menyerap cahaya matahari, menghasilkan emisi elektron dan kemudian bisa menghasilkan energi listrik.

Penggunaan panel surya semakin masif karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca dan mampu menghasilkan energi yang besar. Selain itu, panel surya juga mudah untuk dipasang dan setelah dipasang bisa dipindahkan dan juga dikembangkan.

Itulah ulasan lengkap mengenai teknologi ramah lingkungan yang kini banyak diaplikasikan di berbagai bidang.

Meskipun dalam pengembangannya dan pengaplikasiannya membutuhkan biaya yang tinggi namun teknologi hijau kini semakin diminati karena memiliki sejuta manfaat.

Harapannya semoga dari waktu ke waktu semakin banyak penggunaan teknologi hijau dengan biaya yang terjangkau.

Related posts