Memahami Tujuan Pendidikan Nasional dari Berbagai Sudut Pandang

  • Whatsapp

Salah satu hal terpenting di dalam hidup adalah pendidikan yang juga menjadi hak setiap warga negara. Pendidikan sendiri menjadi dasar bagaimana seseorang bisa terus tumbuh dengan pemikiran dan keterampilan tertentu.

Salah satu istilah terkenal yang ada adalah tentang tujuan pendidikan nasional.

Read More

Pendidikan sendiri dapat diartikan sebagai proses pembelajaran yang terus diturunkan dalam bentuk pengajaran, penelitian, atau pelatihan. Hal inilah yang kemudian menjadi kunci bagaimana kehidupan masyarakat ke depan.

Lebih jauh, pendidikan sendiri sebenarnya merupakan proses abadi yang berlangsung terus.

Pengertian Tujuan Pendidikan Menurut Ahli

Ada beberapa versi sebenarnya tujuan pendidikan itu sendiri seperti yang diutarakan oleh Plato dan juga Aristoteles. Plato mengungkapkan tujuan pendidikan adalah untuk mewujudkan negara yang ideal dimana negara bisa terus berkembang dan memperbarui banyak hal.

Di sisi lain, sebenarnya Aristoteles sendiri mengartikan tujuan pendidikan harus sama dengan tujuan dari pembentukan suatu negara di awal.

Ia mengatakan tujuan pendidikan berdasarkan kepada pembentukan sebuah konstitusi dengan instrumen hukumnya yakni untuk kebahagiaan dan kehidupan lebih baik.

Hovelock dan Huberman pada tahun 1977 berpendapat bahwa pendidikan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pembangunan negara. Hal ini ia ungkapkan karena menurutnya, pendidikan sendiri berfungsi dalam berbagai peran dan bisa dikatakan sebagai alat pemenuhan tujuan masyarakat.

Di Indonesia sendiri, salah satu tokoh yang terkenal dalam dunia pendidikan adalah Ki Hadjar Dewantara. Beliau juga mengenalkan tujuan dari pendidikan itu sendiri yakni agar bisa memiliki kehidupan yang beriringan dengan alam dan masyarakat tanpa menimbulkan kerusakan.

Tujuan Pendidikan Menurut UNESCO

Salah satu badan yang sangat berperan dalam bidang pendidikan di dunia yaitu UNESCO atau United Nations, Educational, Scientific and Cultural Organization.

Organisasi ini beranggapan bahwa sebuah negara tidak akan pernah mengalami peningkatan kualitas kecuali dengan peningkatan mutu pendidikan dulu.

Lembaga UNESCO yang berada di bawah PBB ini kemudian membentuk empat pilar pendidikan yang akan berlaku baik sekarang atau nanti. Empat pilar ini memiliki arti belajar untuk tahu, untuk bisa melakukan, untuk bisa menjadi, dan untuk bisa hidup berdampingan yang sudah mencakup keseluruhan tujuan pendidikan dan sosial.

UNESCO sendiri mencanangkan 4 pilar pendidikan tersebut bukannya tanpa dasar melainkan tetap berpegang teguh pada tujuan IQ, EQ, dan SQ. Adanya 4 pilar tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berarti mengetahui sesuatu. Ada esensi lebih dari pendidikan sendiri yakni untuk bisa hidup berdampingan.

Tujuan Pendidikan Nasional Berdasarkan UU

Di Indonesia sendiri, tujuan dari pendidikan sudah dijabarkan dan masuk ke dalam beberapa Undang-Undang ataupun TAP MPRS sendiri. Keberadaan UU ini semakin menunjukkan keseriusan bangsa untuk membangun dunia pendidikan jika dilihat dari sisi konstitusi. Beberapa UU tersebut ialah:

1. Menurut Versi Amandemen UUD 1945

Dasar negara Indonesia yang terdapat pada UUD 1945 juga mencantumkan tujuan pendidikan sejak awal meskipun sudah mengalami revisi. Dalam UUD 1945 sendiri, terdapat dua ayat yang menyinggung masalah pendidikan nasional yakni pada pasal 31 Ayat 3 dan pasal 31 Ayat 5.

Pada ayat 3 disebutkan bahwa tujuan nasional dari pendidikan sendiri yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan juga meningkatkan iman, takwa sekaligus akhlak mulia. Hal tersebut kemudian dipertegas pada ayat 5 dengan komitmen pemerintah untuk semakin memajukan peradaban dan kesejahteraan manusia.

2. UU No. 12 Tahun 1954

Dalam UU kedua yang menyinggung tentang tujuan pendidikan dalam masyarakat Indonesia ini juga tercantum dalam dua pasal berbeda. Pada pasal 3 tercantum tujuan pendidikan adalah membentuk pribadi manusia dengan sikap yang cakap serta demokratis yang akan memiliki tanggung jawab terhadap kesejahteraan bangsa.

Pada pasal 4 dilanjutkan penjelasan tentang tujuan pendidikan yang lebih mengarah pada proses pendidikan dan pengajarannya. Pasal ini mengatakan setiap pengajaran harus berdasarkan asas Pancasila, UUD 1945, tanpa menghilangkan sisi kebudayaan bangsa.

3. TAP MPRS No. 2 Tahun 1960

Perjalanan dunia pendidikan di Indonesia sendiri tidak selalu berjalan mulus dan kemudian dipertegas lagi oleh TAP MPRS pada tahun 1960. Pada saat itu, keberadaan negara yang masih bisa dikatakan baru memiliki pergerakan yang tidak begitu pasti.

Isi dari TAP MPRS No. 2 Tahun 1960 ini kembali menegaskan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk membentuk masyarakat yang memegang teguh pancasila. Tentu saja hal ini masih berpegang teguh pada tujuan bangsa yang tercantum dalam pembukaan dan juga isi dari UUD 1945.

4. UU No 2 Tahun 1985

Tujuan dari pendidikan nasional terus mengalami penyesuaian karena perubahan pola bermasyarakat sehingga memerlukan penambahan pada tujuannya. Pada tahun 1985, dikeluarkan kembali UU yang menyinggung tentang tujuan dari pendidikan sendiri oleh DPR.

Dalam UU tersebut isinya relatif sama dengan tujuan sebelumnya yakni bertujuan membentuk manusia yang beriman, berbudi, berketerampilan, dan tanggung jawab terhadap bangsa. Pada UU ini terdapat poin penambahan dimana pendidikan juga harus membentuk kesehatan baik rohani dan jasmani dari setiap masyarakatnya.

Baca Juga: Struktur dan Contoh Proposal Bisnis yang Efektif serta Informatif

5. UU No 20 Tahun 2003

Undang-Undang ini berisi tentang Sistem Pendidikan nasional dimana sudah pasti membahas tentang dunia pendidikan yang ada. Dalam UU ini pada pasal 3, tercantum tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi dari peserta didik secara demokratis dan bertanggung jawab.

Jadi perbedaan yang ada pada UU No 20 Tahun 2003, yaitu sistem pendidikan harus bersifat dinamis yang disesuaikan dengan potensi dari peserta didik. Tetapi dasar-dasar seperti akhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, dan kreatif serta bertanggung jawab juga tetap dikedepankan sebagai tujuan utama pendidikan.

Pada dasarnya di negara Indonesia sendiri, tujuan pendidikan nasional tidak berbeda jauh dengan tujuan dan dasar negara yang ada dalam Pancasila. Setiap poin dari Pancasila tersebut seperti misalnya konsep ketuhanan, kemasyarakatan, peduli dengan sesama, demokrasi, dan juga persatuan Indonesia sendiri.

Related posts