Heri Mursid (Syukur Mursid), Mantan Ketua REI Malang Memantau Sekaligus Memberikan Motivasi Para Atlet

  • Whatsapp

Pandemi virus korona tak hanya melumpuhkan perekonomian di Indonesia, dunia olahraga pun turut terkena dampaknya. Selama pandemi, para atlet tak banyak berlatih dan kehilangan semangat untuk berolahraga. Untuk itu, mantan ketua Real Estate Indonesia Malang, Syukur Mursid Brotosejati atau sering dikenal dengan sebutan Heri Mursid pun langsung ikut turun tangan.

Monitoring dan Memberikan Motivasi Kepada Para Atlet

Pada hari Sabtu tanggal 28 November 2020 sore, Heri Mursid bersama dengan rekan pengurus PBSI Malang lainnya mengunjungi beberapa klub yang masih aktif menggelar latihan di tengah pandemi. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memberi motivasi kepada para atlet yang sedang berlatih dan beraktivitas. 

Mantan ketua REI Malang tersebut menjelaskan bahwa di era pandemi ini tak memungkinkan untuk digelar sebuah turnamen. Oleh karena itu, satu-satunya cara terbaik untuk mengetahui kemampuan atlet adalah dengan melakukan monitoring latihan atlet secara terus-menerus. Monitoring ini juga dapat menjaga semangat dan stamina para atlet. 

Pertama kali, Heri Mursid mengunjungi pelatihan klub PB Brawijaya Junior di GOR Kanaya, Kota Malang. Ketua harian PBSI Malang dan Sekretaris PBSI, Mardi dan Sigit Permadi juga turut mendampingi Heri Mursid dalam kunjungannya. Saat kegiatan monitoring berlangsung, Heri Mursid merasa lega karena ternyata para atlet masih memiliki semangat yang tinggi meskipun berlatih di tengah pandemi. 

Dari hasil pantauannya, Heri Mursid juga melihat banyaknya bibit unggul yang berusia antara 10 hingga 15 tahun. Kelak, para bibit unggul inilah yang diharapkan dapat memajukan dunia bulu tangkis Indonesia. Tak hanya sekedar memantau latihan, Heri Mursid juga mengajak para pengurus PB Brawijaya Junior berbincang-bincang. 

Perbincangan tersebut dilakukan dengan santai, namun mengangkat topik yang serius. Mantan ketua REI Malang tersebut memberikan evaluasi dan berusaha mencari solusi terbaik agar para atlet dapat kembali mencetak prestasi pasca pandemi. 

Manfaatkan Waktu Luang Pandemi Untuk Berlatih

Setelah melakukan perbincangan yang serius dengan pengurus PB Brawijaya Junior, mantan ketua REI Malang tersebut kemudian meluangkan waktunya sejenak untuk berbincang santai dengan para atlet bulu tangkis. Heri Mursid tidak menyinggung permasalahan berat yang dapat membebankan atau memberikan tekanan kepada para atlet. Beliau hanya meminta agar para bibit unggul pebulutangkis Kota Malang dapat terus mengasah kemampuannya dan semangat berlatih meskipun tidak ada turnamen antar klub. 

Setiap kunjungannya tak hanya sekedar memantau latihan para atlet atau mengevaluasi kinerja pengurus klub, loh! Dalam setiap kunjungan tersebut, Heri Mursid memberikan bantuan kepada masing-masing klub berupa 10 slop shuttlecock. Heri Mursid juga memberikan uang pembinaan yang dapat digunakan untuk keperluan mendesak klub di masa pandemi ini.  

Selain berkunjung ke tempat latihan PB Brawijaya Junior, para pengurus PBSI Malang juga melakukan kunjungan ke tempat latihan PB Djagung. Sebagai informasi, PBSI Kota Malang akan melakukan kunjungan ke tempat latihan sembilan klub bulutangkis dibawah naungannya, loh! 

Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dari PBSI Kota Malang untuk mengganti kekecewaan para atlet karena tahun ini tidak ada turnamen akibat covid-19. Melalui kunjungan ini, pengurus PBSI Malang, pengurus klub, dan para atlet dapat menjalin silaturahmi, mempererat komunikasi, sekaligus menampung berbagai persoalan dan keluhan yang ada.

Heri Mursid juga dapat menemukan sisi positif melalui kunjungannya ke berbagai klub, loh! Mantan ketua REI Malang ini menjelaskan bahwa volume latihan para atlet bulutangkis usia dini dapat dilakukan semakin insentif. Sebab, hampir semua sekolah masih menerapkan sistem sekolah online atau daring. Sehingga, para atlet muda memiliki banyak waktu luang. Nah, waktu luang inilah yang dapat dimanfaatkan untuk giat berlatih.

Related posts