Ternyata, Inilah Manfaat Asuransi Penyakit Kritis, Banyak yang Belum Tahu!

  • Whatsapp

Perlu diketahui bahwa dalam menjalani kehidupan, tidak ada yang bisa menjamin sisi keselamatan seseorang. Ada risiko sosial, kerugian, penyakit kritis dan sebagainya. Jika seseorang terkena salah satu risiko tersebut, maka tentunya ada harga yang harus dibayar untuk menanggungnya. Utamanya bagi yang menanggung penyakit kritis, di sinilah pentingnya membahas tentang manfaat asuransi penyakit kritis bagi seseorang.

Manfaat Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi sejatinya memiliki manfaat untuk menanggung perlindungan finansial guna mengurangi risiko finansial seseorang yang terkena musibah. Secara umum, kebutuhan asuransi yang diketahui orang banyak adalah asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Namun, ternyata ada satu jenis asuransi yang ternyata tidak kalah penting, yakni asuransi penyakit kritis.

Apa itu Asuransi Penyakit Kritis?

Secara umum, definisi asuransi penyakit kritis merupakan salah satu jenis asuransi yang melindungi seseorang dari risiko keuangan saat divonis mengalami penyakit kritis. Seperti apa penyakit kritis itu? Penyakit kritis yang dimaksud adalah penyakit berat seperti penyakit jantung, kanker, stroke dan lainnya.

Sederhananya, penyakit kritis merupakan penyakit yang berpotensi besar bagi penderitanya sebagai penyebab kematian utama yang umumnya terjadi secara global maupun nasional. Kesadaran bahwa penyakit kritis ini sangat rentan terjadi pada seseorang, maka perusahaan asuransi memulai membuat produk asuransi khusus.

Perbedaan Asuransi Kritis dan Asuransi kesehatan

Jika melihat definisi asuransi kritis tadi, seseorang mungkin akan bertanya-tanya tentang apa bedanya asuransi kritis dengan asuransi kesehatan? Bukankah semuanya sama-sama menanggung kebutuhan kesehatan seseorang? Tentu berbeda.

Asuransi kesehatan seseorang berlaku bilamana ada biaya kesehatan yang harus ditanggung secara umum. Biasanya tingkat risiko yang ditanggung oleh asuransi kesehatan terbilang kecil, seperti rawat inap rumah sakit, dll. Berbeda dengan asuransi penyakit kritis. Asuransi ini memiliki pertanggungan yang lebih besar jika seseorang terdiagnosa penyakit tertentu yang spesifik dengan biaya yang besar.

Hal ini disebabkan bahwa jika hanya memiliki asuransi kesehatan saja, seseorang yang tertimpa penyakit kritis yang biayanya mahal, tentu tidak akan tertanggung oleh asuransi kesehatan. Maka seseorang yang tidak mampu membayarnya dengan bantuan kesehatan, maka berpotensi menyebabkan risiko yang lebih serius, bahkan berujung pada kematian pasien.

Mekanisme pencairan asuransi kritis terbilang mudah. Santunan bisa dicairkan apabila pasien sudah dinyatakan menderita penyakit kritis berdasarkan yang tertera di polis asuransi. Berdasarkan itu, pencairan akan dilakukan, ada yang langsung 100%, tapi ada juga yang mencairkan secara bertingkat, tergantung perkembangan penyakit kritis yang dialami.

Manfaat Asuransi Penyakit Kritis

Dari definisi dan perbedaan asuransi yang telah dijabarkan di atas, maka perlulah untuk menyimpulkan secara khusus apa manfaat dari menggunakan asuransi kritis tersebut. Inilah alasan mutlak, mengapa seseorang harus memilki lebih dari satu asuransi untuk menghindari risiko kehidupan. Berikut beberapa manfaat asuransi kritis yang bisa menjadi pertimbangan untuk mengambilnya.

1. Anstisipasi Kondisi yang Tidak Pasti

Antisipasi kondisi yang tidak pasti sangat perlu, apalagi bagi seseorang yang memiliki kebiasaan tertentu seperti, kurang olahraga atau aktivitas fisik, asupan makanan sehat yang kurang, perokok aktif maupun pasif, memiliki riwayat penyakit kritis keluarga, serta melakukan persiapan finansial.

2. Melengkapi Manfaat Asuransi

Bagi yang sudah familiar dengan asuransi kesehatan, pasti sudah merasakan betapa ribetnya birokrasi administrasi yang dibutuhkan, dan proses ini memakan waktu yang cukup lama. Padahal, ketika sakit, tubuh memerlukan penanganan medis yang cepat agar pasien tidak semakin memburuk. Di sinilah letak kekurangan asuransi kesehatan, di sini pula lah letak asuransi kritis bisa melengkapi.

3. Memberikan Ketenangan Finansial

Jika pasien menderita penyakit kritis, tentu menjadi sebuah masalah jika memiliki banyak anggota keluarga yang butuh tanggungan. Hal ini karena seorang penderita tidak akan bisa bekerja seperti biasanya. Bagi yang memiliki asuransi kritis, hal ini tidaklah menjadi masalah, sebab setiap ada anggota keluarga yang sakit asuransi siap membantu mengatasi masalah biaya.

Beberapa perusahaan asuransi juga mempunyai penawaran khusus untuk asuransi keluarga. Pasien bisa memanfaatkan paket tersebut karena biasanya memiliki harga yang relatif murah. Inila manfaat jika seluruh anggota keluarga memiliki asuransi agar tercipta sebuah ketenangan finansial.

4. Membuat Penderita Bisa Fokus Pada Penyembuhan

Jika seseorang menderita penyakit kritis, tentu hal ini membuat beban pikiran yang berujung pada bertambah parahnya kondisi pasien. Manfaat asuransi penyakit kritis sungguh berguna di sini. Sebab, dengan adanya asuransi tersebut, pengobatan dengan biaya tinggi tidak lagi menjadi sebuah masalah.

5. Asuransi Penyakit Kritis Bisa Menjadi Pengganti Dana Darurat

Tidak semua orang bisa disiplin dalam menyisihkan dana darurat. Maka diperlukanlah kepemilikan asuransi penyakit kritis untuk berjaga-jaga jika ternyata tidak ada dana darurat dalam satu keluarga tersebut. Asuransi dapat menjadi pilihan untuk memberikan kemudahan mengatur dana darurat, bila sewaktu-waktu ternyata membutuhkannya dalam kondisi yang tidak diinginkan.

Manfaat asuransi penyakit kritis sungguh dapat membantu seseorang mengatasi ketidakpastian kondisi hidupnya. Jadi, bagi seorang yang cerdas pasti akan mempersiapkan segalanya untuk masa depan. Tunggu apalagi? Jadilah bagian orang cerdas tersebut.

Related posts