Kelemahan Robot Trading yang Harus Dipertimbangkan

  • Whatsapp
Kelemahan Robot Trading

Robot trading adalah suatu alat yang dipakai untuk mengatur trading secara otomatis. Jika dilihat dari pengertiannya, alat ini akan sangat bermanfaat untuk dipakai trading. Karena trader akan sangat terbantu dalam proses trading-nya. Namun, ada juga beberapa kelemahan robot trading yang bisa berdampak pada trader.

Kelemahan yang ada muncul dari segi biaya, teknik, dan beberapa poin lainnya. Setiap trader pasti tidak ingin mendapat dampak dari kelemahannya. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahuinya detail agar saat akan memakainya sudah bersiap-siap. Berikut adalah beberapa kelemahan dari penggunaan robot trading:

1. Harus Mengeluarkan Biaya untuk Segala Prosesnya

Jika memanfaatkan robot trading, maka akan ada beberapa proses yang dilakukan oleh sistem. Poin ini tentu berbeda dengan trading secara manual yang fokus pada kemampuan trader. Karena memperoleh bantuan dari sistem atau robot itu sendiri, maka akan ada beberapa biaya yang dibebankan kepada trader.

Biaya yang dimaksud adalah untuk membayar pembelian robot yang akan digunakan. Selain itu, trader juga harus membayar sewa VPS. Pembayaran VPS ini harus dilakukan rutin oleh setiap pengguna robot trader. Maka dari itu, jika tidak memiliki biaya yang cukup sangat tidak disarankan menggunakan robot trading.

Harga bisa membawa kualitas. Pernyataan ini sangat pas untuk diterapkan pada penggunaan robot trading. Semakin mahal harganya, maka biaya yang dikeluarkan juga semakin banyak. Jadi jika dilihat dari segi pembiayaan, trading secara manual lebih menguntungkan dari pada penggunaan robot trading.

2. Tidak Selalu Pas untuk Semua Kondisi Market

Berita yang muncul mengenai politik atau ekonomi biasanya sangat berpengaruh pada pergerakan trading. Maka dari itu, sangat banyak trader yang memanfaatkan momen berita terbaru untuk mendapat keuntungan. Karena pergerakan akan naik secara mendadak dan trader bisa memanfaatkan momennya secara manual.

Namun jika menggunakan robot trading, maka hal ini tidak akan berpengaruh. Robot trading diciptakan dengan sistem yang sama. Sehingga saat market ada dalam kondisi tertentu, maka tidak akan berpengaruh pada pergerakan atau profitnya. Poin ini tentu saja bisa merugikan para trader yang menggunakan robot trading.

Kelemahan robot trading satu ini sangat penting untuk dipahami setiap trader. Karena jika tidak dipertimbangkan, maka bisa membawa dampak merugikan pada hasilnya. Apabila kondisi market bisa memberi hasil menguntungkan jika dilakukan secara manual, maka pengguna robot trading tidak bisa ikut merasakannya.

3. Penggunanya Harus Memiliki Keterampilan Khusus

Meski sistemnya berjalan secara otomatis, namun para trader tidak boleh lepas tangan. Justru karena berjalan secara otomatis, maka orang yang berpengalaman haruslah memegang kendali. Apabila pasar tidak berjalan seperti biasanya, trader tidak boleh mempercayakan segala proses pada robot saja.

Pengalaman diperlukan untuk mengambil alih proses di waktu-waktu tertentu. Maka dari itu, sangat penting untuk memahami dulu apa itu trading dan strategi-strateginya. Keterampilan ini tidak bisa disepelekan karena bisa memberi dampak yang sangat besar dan signifikan untuk hasil trading ke depannya.

Jadi, poin yang harus dipelajari adalah strategi, pergerakan, produk, dan beberapa hal lainnya. Jika semua sudah dipahami dengan baik, maka trader baru bisa memanfaatkan robot trading. Meski alat ini berjalan secara otomatis bukan berarti bisa dijalankan oleh orang awam. Justru seorang ahli yang dibutuhkan.

4. Hanya beberapa Broker Saja yang Memperbolehkan Pemakaian Robot Trading

Kelemahan robot trading selanjutnya adalah soal izin penggunaannya. Tidak semua broker memberi izin dan hanya beberapa broker saja yang memperbolehkan. Hal ini membuat pengguna yang ingin menggunakan robot trading harus menyesuaikan broker yang akan digunakan. Hal ini tergolong merepotkan.

Karena tidak semua broker yang mengizinkan penggunaan robot trading memiliki kondisi yang berkualitas. Maka dari itu, trader akan merasa sangat dirugikan dengan adanya hal ini. Jika masih ingin memanfaatkan robot trading, maka harus pandai memilih broker yang pas untuk dipakai dengan kualitas yang baik.

5. Penggunaannya Memerlukan Pemantauan Ekstra

Kembali lagi pada poin penggunaan yang otomatis tadi, robot trading bukanlah alat yang bisa dilepas begitu saja. Trader harus selalu melakukan pemantauan agar tahu bagaimana pergerakannya. Apakah pergerakannya berjalan normal atau tidak. Hal ini tentu memerlukan waktu yang tidak sedikit hanya untuk memantau.

Karena kegiatan ini harus dilakukan secara berkala, maka tidak sedikit pengguna yang harus meluangkan beberapa waktunya. Jika dilihat dari kondisi ini, maka campur tangan trader memang sangat diperlukan. Meski namanya adalah robot yang bergerak otomatis, namun tetap tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Lima kelemahan robot trading di atas harusnya sudah bisa menjadi bahan pertimbangan trader sebelum menggunakannya. Jika memang masih ingin menggunakan alat ini, maka sangat diperlukan yang namanya kewaspadaan. Jangan lupa juga untuk mengembangkan skill dan berbagai komponen lain agar prosesnya bisa berjalan dengan baik.

Related posts