Kamu Mencari Kerja di Jakarta ? Baca Dulu Informasi Tentang Gaji di Jakarta ini

  • Whatsapp
Kota Jakarta

Saat sedang melamar pekerjaan pasti kalian terbayang-bayang juga soal berapa gaji yang akan diterima nantinya saat bekerja.

Khususnya di Jakarta, ada banyak sekali tawaran loker Jakarta yang pastinya sangat menarik karena iming-iming gaji yang tinggi.

Read More

Namun, untuk mengenal lebih jauh tentang komponen gaji dan informasi gaji di Jakarta, Yuk simak artikel ini selengkapnya.

Komponen Gaji yang Harus Dibayarkan Perusahaan

Berbicara soal gaji, seringkali sebagai calon karyawan hanya ingin mengetahui kisaran gaji untuk lowongan pekerjaan tertentu.

Namun, untuk menambah ilmu pengetahuan, tidak ada salahnya dengan membekali diri dengan informasi komponen gaji yang harus dibayarkan perusahaan.

Berikut ini rincian detail komponen gaji yang sistem pengupahan yang legal.

1. Upah Pokok

Upah pokok atau yang sering juga disebut gaji pokok merupakan sebuah komponen gaji dasar yang wajib dibayarkan kepada pekerja oleh perusahaan.

Pembayaran upah atau gaji pokok ini besarnya sudah disesuaikan dengan ketetapan berdasarkan kesepakatan.

Pembayarannya juga harus disesuaikan menurut tingkat dan jenis pekerjaannya. Bila menurut Undang-Undang, besaran upah pokok ini minimal 75% dari total keseluruhan gaji.

2. Tunjangan Tetap

Ada juga komponen tunjangan tetap yang merupakan komponen gaji yang dibayarkan secara teratur. Pembayaran tunjangan tetap ini hampir pasti bersamaan dengan pembayaran gaji atau upah pokok.

Yang termasuk ke dalam tunjangan tetap ini antara lain berupa tunjangan istri dan anak. Cirinya, tunjangan tetap ini tidak berkaitan dengan kehadiran pekerja selama bekerja.

3. Tunjangan Tidak Tetap

Selain itu, ada juga tunjangan tidak tetap yang dibayarkan tidak harus bersamaan dengan pembayaran upah pokok.

Berlainan dengan tunjangan tetap, pembayaran tunjangan tidak tetap ini berkaitan dengan kehadiran pekerja selama bekerja. Salah satu contoh yang termasuk ke dalam tunjangan tidak tetap adalah uang makan atau uang transportasi.

Dua hal tersebut besarnya tidak sama setiap bulannya karena bergantung dengan jumlah presensi pekerja.

Pekerja yang masuk akan mendapatkan uang makan dan uang transportasi (bila ada), sementara bila berhalangan (bisa karena cuti, izin, atau sakit) tidak mendapatkan hal tersebut. Berlainan dengan tunjangan tetap yang besarnya tetap setiap bulannya.

Baca Juga: Cara Bersiap untuk Wawancara Kerja

Tentang Gaji di Jakarta

Setelah mengetahui komponen besaran gaji yang disebutkan di atas, besaran nominal gaji ini berbeda-beda untuk masing-masing jabatan hingga lokasi tempat perusahaan tersebut berada.

Besaran komponen gaji yang dibayarkan perusahaan harus menyesuaikan dengan besaran UMK atau Upah Minimum Regional daerah tersebut. Lalu bagaimana dengan Jakarta?

Salah satu hal yang menarik para pencari kerja untuk mencari lowongan kerja Jakarta adalah karena gaji. Gaji di Jakarta dinilai memiliki nominal yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

Hal ini memang benar adanya karena standar gaji di Jakarta secara keseluruhan memang cukup tinggi. Kisaran Upah Minimum Regional DKI Jakarta pada tahun 2020 ini mencapai lebih dari 4 juta rupiah. Besaran UMR DKI Jakarta tahun 2020 ini naik sekitar 8,51% dari tahun sebelumnya.

Itu artinya, standar minimal gaji yang dibayarkan oleh perusahaan yang ada di Jakarta adalah sebesar UMR DKI Jakarta atau sekitar 4 juta rupiah. Bila ditambah dengan tunjangan dan insentif lainnya, besar gaji yang diterima oleh seorang pekerja di Jakarta tentu bisa lebih dari itu.

Komponen gaji merupakan salah satu hal yang dicari ketika mencari sebuah pekerjaan, tidak terkecuali saat mencari lowongan kerja Jakarta. Besaran gaji di Jakarta yang tergolong tinggi seperti menjadi magnet bagi para pencari kerja untuk ikut bekerja di Jakarta.

Related posts