Beragam Jenis Investasi Surat Berharga Negara

  • Whatsapp

Investasi surat berharga Negara (SBN) merupakan salah satu investasi yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia setiap tahunnya. Masyarakat dapat menjadi pemodal dengan membeli saham Surat Berharga Negara.

Investasi Surat Berharga Negara

Investasi ini memiliki keamanan yang jelas karena investasi ini berasal dari pemerintah. Sehingga, kemanan SBN ini dapat dipercaya. Tujuan pemerintah Indonesia menerbitkan SBN adalah sebagai sumber pendanaan berbagai program pemerintah. Berikut jenis-jenis Investasi Surat Berharga Negara yang perlu diketahui :

Surat Berharga Negara Valas

Valuta Asing atau yang disebut Surat Berharga Negara Valas merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia yang berupa  denominasi valas. Penerbitan SBN Valas ini diperuntukan untuk komplementer dalam menghindari crownding out yang terjadi di pasar domestik. Selain itu, tujuan dari diterbitkanya SBN Valas ini untuk menjaga pasar modal Internasional.

Biasanya, SBN Valas ini diterbitkan oleh pemerintah  Indonesia dalam  3 seri yaitu seri obligasi dollar Amerika, seri obligasi Euro dan seri obligasi yen Jepang. Kegunaan 3 mata uang ini sangat berpengaruh dalam perbitan SBN Valas.

Surat Berharga Negara Rupiah

Surat Berharga Rupiah atau yang  disebut SBN Rupiah merupakan investasi SBN yang diperuntukan khusus bagi masyarakat yang berkewarganegaraan Indonesia. Dalam SBN Rupiah memiliki 2 tipe yaitu SBN Non Lelang dan SBN Lelang.

1. Surat Berharga Negara Non Lelang

Surat Negara Berharga Non Lelang yang sering dikenal dengan SBN Ritel merupakan SBN langganan investor ritel Indonesia. alasan utama investor ritel Indonesia menyukai SBN Ritel adalah harga SBN ritel ini terjangkau. Sehingga, para investor Indonesia memiliki modal untuk membeli SBN ini.

Jenis Investasi SBN Ritel ini memiliki 2 tipe yaitu  yang dapat di perdagangkan di pasar sekunder ( SBN Tradable) dan yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder (SBN Non-Tradable).

  • Surat Berharga Negara Tradable (SBN yang diperdagangkan di pasar sekunder )

Khusus SBN ini memiliki keuntungan yang bersifat capital gain karena penjual dapat menawarkan dengan harga jual yang lebih tinggi.

Dalam SBN Tradable ini memiliki banyak macam yaitu ORI (Obligasi Ritel Indonesia), dan SR (Sukuk Ritel).

  • SBN Non Tradable

SBN Non Tradable memiliki perbedaan dengan Investasi surat berharga negara Ritel yaitu SBN jenis ini tidak dapat di jual di pasar sekunder. Namun, SBN jenis ini memiliki keuntungan Early Redemption. Keuntungan ini sangat bermanfaat bagi para investor karena investor dapat mencairkan saham mereka lebih awal dari jatu tempo.

Seperti halnya SBN lainya, SBN ini memiliki 2 macam tipe yang dapat dipilih oleh investor yaitu SBR (Saving Bond Ritel)  ST (Sukuk Tabungan). Khusus Sukuk tabungan memiliki prinsip yang islami atau syariah yang telah dinyatakan oleh Dewan Syariah Indonesia.

2. Surat Berharga Negara Lelang

Surat Berharga Negara yang dijual dengan system lelang ini biasanya diperuntukan bagi investor lembaga atau institusi. Biasanya investor dari SBN ini adalah manager investasi, lembaga dana pensiun dan lembaga ansuransi. SBN jenis ini memang diperuntukan bagi lembaga atau institusi karena membutuhkan modal yang besar.

SBN Lelang ini memiliki 2 tipe yaitu konvensional  (SUN) dan syariah (SBNS Syariah)

a. Konvensional (SUN)

SUN atau yang dikenal dengan Surat Utang Negara merupakan investasi surat berharga Negara y berupa pernyataan utang yang dijamin pembayaranya pokok dan bungannya oleh pemerintah sesuai dengan waktu yang berlaku. Investasi SUN memiliki hokum yang kuat karena di atur dalam undang-undang no. 24 tahun 2002. SUN memiliki 2 jenis yaitu  SPN (Surat Perbendaharaan Negara) dan ON ( Obligasi Negara).

  • SPN (Surat Perbendaharaan Negara)

Investasi Surat Perbendaharaan Negara merupakan surat berharga yang memiliki jangka waktu maksimal 1 tahun dengan sistem pembayaran diskonto.

  • ON (Obligasi Negara)

Investasi Obligasi Negara atau yang dikenal dengan ON memiliki waktu yang lebih panjang yaitu lebih dari 1 tahun dengan system pembayaran bunga diskonto maupun kupon dan sistem waktu pembayaran secara periodik.

b. Syariah (SBNS )

Investasi SBNS atau Surat Berharga Negara Syariah  merupakan surat berharga obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia yang berdasarkan syariat islam atau prinsip-prinsip syariah.

SBNS ini merupakan Investasi  surat berharga negara yang aman dan jauh dari riba karena investasi ini sudah di akui oleh Dewan Syariah Indonesia. Investasi ini dapat menjadi alternatif bagi investor muslim karena investasi SBNS ini sudah memiliki badan hukum yang terdapat dalam Undang-Undang no. 19 tahun 2018.

Lelang yang dilakukan oleh SBNS biasanya bersifat terbuka yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. selain itu, harga yang digunakan dalam SBNS ini adalah multiple price (beragam). SBNS memiliki 2 tipe investasi yaitu SPNS (Surat Perbendaharaan Negara Syariah ) dan PBS ( Project Based Sukuk ).

  • SPNS (Surat Perbendaharaan Negara Syariah)

SPNS atau Surat Perbendaharaan Negara Syariah merupakan sukuk Negara yang diterbitkan oleh pemerintah dengan jangka pendek. Akad yang digunakan oleh SPNS adalah Ijarah Sale.

  • PBS ( Project Based Sukuk ).

PBS atau Project Based Sukuk merupakan sukuk Negara yang bersifat syariah. Akad yang digunakan oleh PBS adalah Ijarah Asset to be Leased.

Dengan membaca jenis-jenis investasi surat berharga negara, semoga dapat memberikan wawasan investasi surat berharga negara dan dapat membantu dalam memilih investasi SBN yang tepat.

Related posts