Institut Teknologi Bandung, Perguruan Tinggi Tertua di Indonesia

  • Whatsapp
foto: Institut Teknologi Bandung Youtube

Memilih perguruan tinggi menjadi hal yang sangat penting ketika seseorang lulus dari sekolah menengah atas. Prestise dan nama baik universitas merupakan hal yang dipertimbangkan dalam menentukan mana perguruan tinggi yang akan dimasuki.

Di antara banyaknya daftar perguruan tinggi yang ada, Institut Teknologi Bandung atau ITB merebut perhatian dari banyak lulusan SMA.

Read More

Perguruan tinggi merupakan jenjang pendidikan lanjutan yang menjadi tujuan setelah seseorang lulus sekolah menengah. Salah satu perguruan tinggi yang banyak menjadi incaran adalah ITB. Lalu, bagi calon mahasiswa baru yang akan mendaftar di ITB, kira-kira apa yang harus diketahui? Simak ulasannya!

Sejarah ITB

Pada awal abad ke-20 penguasa di kala itu mulai memikirkan bagaimana cara memenuhi kebutuhan tenaga teknik yang semakin sulit dicari. Akhirnya pada tahun 1920 berdirilah sekolah teknik pertama di Hindia Belanda dengan nama Technische Hoogeschool te Bandoeng atau disingkat THS.

Sekolah ini bertahan hingga tahun 1942 sebelum Belanda menyerah kepada Jepang. Selama kurun waktu tersebut, THS memiliki tiga bagian dengan satu fakultas yaitu teknik sipil, teknik kimia, dan mesin dan listrik.

Ketika Jepang menginvasi Indonesia, THS ditutup lalu beberapa saat setelahnya berganti nama menjadi Bandung Kougyou Daigaku. Sama seperti THS, Bandung Kougyou Daigaku juga memiliki tiga bagian yakni teknik sipil, teknik kimia, dan mesin dan listrik.

Setelah Indonesia merdeka, sekolah tinggi ini sempat mengalami pergantian nama dan perpindahan lokasi. Hingga pada tanggal 2 Maret 1959, Pemerintah akhirnya meresmikan Institut Teknologi Bandung yang didorong oleh semangat dan gagasan dengan landasan perjuangan proklamasi.

Fakultas dan Sekolah Yang Ada di ITB

Sebagai salah satu perguruan tinggi di bidang teknik, fakultas yang terdapat di dalam ITB tergolong sangat lengkap. Meskipun mulanya hanya ada satu fakultas, kini terdapat 11 fakultas dan 7 sekolah di institut ini.

Lalu apa yang membedakan antara sekolah dan fakultas di ITB? Pada dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara sekolah dan fakultas. Perbedaan tersebut hanya terletak pada terminologi saja.

Di Institut Teknologi Bandung, sekolah mengacu unit pendidikan yang memayungi sejumlah prodi atau program studi yang memiliki bidang keilmuan berdekatan. Sedangkan fakultas sendiri unit pendidikan dengan beberapa program studi yang terdiri dari jenjang sarjana, magister dan doktor.

1. Fakultas di ITB

Sesuai dengan nama perguruan tinggi yang digunakan, hampir semua fakultas yang terdapat di ITB berhubungan erat dengan teknologi. Terdapat 12 fakultas di institut ini dengan lebih dari 25 jurusan.

Dari 12 fakultas yang ada di ITB, beberapa di antaranya tidak berlokasi di Bandung atau kampus Ganesha. Ada fakultas yang berlokasi di Jatinangor, dan ada pula yang terletak di Cirebon. Fakultas yang terdapat di ITB antara lain:

  • Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI) Kampus Ganesha
  • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI) Kampus Cirebon
  • Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI) Kampus Jatinangor
  • Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Kampus Ganesha
  • Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Kampus Jatinangor
  • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Kampus Ganesha
  • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Kampus Cirebon

2. Sekolah di ITB

Selain fakultas, ITB juga memiliki sekolah. Terdapat tujuh sekolah yang berada dalam naungan ITB. Sama seperti fakultas di ITB, sekolah di ITB juga memiliki beberapa lokasi yakni di Bandung dan Cirebon. Lebih jelasnya, berikut daftarnya:

  • Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
  • Sekolah Farmasi
  • Sekolah Bisnis dan Manajemen
  • Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Kampus Ganesha
  • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Program Sains
  • Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Kampus Cirebon
  • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Program Rekayasa

Fakta Menarik Seputar ITB

Seperti yang diketahui bahwa Institut Teknologi Bandung telah lama berdiri. Terdapat banyak mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi tersebut, yang berasal dari berbagai macam daerah. Tentunya, ada banyak cerita menarik seputar kampus Ganesha ini. Kira-kira apa saja fakta dan cerita menarik di ITB? Berikut informasinya:

1. Penjurusan

Salah satu hal unik yang hanya ada di ITB adalah sistem penjurusannya. Tidak seperti perguruan tinggi pada umumnya yang mahasiswanya langsung memilih jurusan pada semester pertama, mahasiswa baru di ITB tidak memiliki jurusan saat pertama kali masuk.

Sebaliknya, mahasiswa baru tersebut akan diterima terlebih dahulu oleh fakultas atau sekolah selama dua semester. Pada semester ketiga barulah mahasiswa tersebut memilih jurusan yang didasarkan pada minat dan IPK.

2. Mekarnya Bunga Untuk Menyambut Mahasiswa Baru

Ketika mahasiswa baru tiba di gerbang utama kampus Ganesha ITB pada masa penerimaan, mereka akan disambut oleh mekarnya bunga-bunga di sekitar gerbang. Uniknya, bunga tersebut tidak mekar kecuali pada saat penerimaan mahasiswa baru.

Mekarnya bunga pada masa penerimaan mahasiswa baru seolah sebagai simbol pemberi semangat pada calon akademisi muda yang akan menimba ilmu.

3. Suksesnya Pasar Seni ITB

Setiap empat tahun sekali, mahasiswa seni rupa ITB akan menggelar acara yang dinamakan Pasar Seni. Acara ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1927 dengan mempertemukan seniman dan mahasiswa.

Untuk menyelenggarakan Pasar Seni ITB, mahasiswa melakukan persiapan selama berbulan-bulan. Oleh karena itu, setiap kali acara ini digelar, Pasar Seni ITB pasti meraih sukses.

Institut Teknologi Bandung sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia memiliki kualitas yang terjamin baik dari kurikulum, dosen maupun fasilitasnya. Karena itulah tidak mengherankan apabila setiap tahun ada banyak lulusan sekolah menengah yang mendaftarkan diri ke perguruan tinggi ini.

Related posts