Inilah Tugas Manajer Investasi dan Bagaimana Tips Dalam Memilihnya

  • Whatsapp

Bagi yang sudah sudah atau sedang mempunyai reksa dana, pasti sudah tidak asing lagi dengan apa yang namanya manajer investasi.

Hanya saja bagi sebagian orang yang lainnya, mungkin istilah yang satu ini masih belum begitu familiar. Sebagaimana diketahui bahwa reksa dana merupakan yang begitu bersahabat dengan masyarakat.

Read More

Hal ini dikarenakan reksa dana ini merupakan instrumen investasi yang bisa dikatakan sangat mudah dipahami sehingga cocok untuk yang masih awam sekalipun.

Nah salah satu komponen penting yang harus diketahui oleh siapa saja jika akan terjun ke reksadana manajer investasi.

Lalu apa sebenarnya pengertian hal tersebut? Apa saja tugasnya? Dan bagaimana cara memilihnya?

Berkenalan Dengan Apa Itu Manajer Investasi!

Singkatnya, manajer investasi merupakan lembaga maupun perorangan yang mempunyai kewenangan untuk mengelola aset-aset yang dimiliki oleh para investor.

Peranannya cukup vital karena keputusan-keputusan yang diambilnya dapat menentukan keuntungan ataupun kerugian yang akan didapatkan oleh para investor.

Jadi kalau di reksa dana, yang disetorkan oleh nasabah nantinya akan dikelola oleh lembaga atau perorangan yang satu ini.

Nasabah mempercayakan semuanya pada manajer ini untuk mengalirkan dana yang telah terkumpul ke berbagai instrumen investasi yang diproyeksikan dapat menghasilkan keuntungan.

Apa Saja Tugas dari Seorang Manajer Investasi?

Seorang manajer yang bergerak di bidang investasi setidaknya harus memiliki empat fungsi yang akan dijelaskan di bawah ini. Apa saja itu? Mari langsung saja simak pemaparannya di bawah ini supaya bisa lebih paham.

1. Mengelola Aset yang Dimiliki Nasabah

Tugas pertama yang dimiliki yaitu untuk mengelola aset milik nasabah. Dalam reksa dana, aset ini berupa dana yang disetorkan oleh nasabah.

Nah uang tersebut selanjutnya akan dialokasikan untuk jenis reksa dana yang akan dipilih. Jadi keuntungan yang diperoleh nasabah tergantung dengan manajer ini dalam mengelolah dana.

2. Membeli Instrumen Investasi yang Dirasa Cocok

Perlu diketahui bahwa instrumen investasi yang tersedia di pasar modal maupun pasar saham jumlahnya banyak sekali. Nah kesuksesan dalam berinvestasi ini salah satunya ditentukan dari kepiawaian seorang manajer. Makanya jangan salah dalam memilih nya.

3. Menjual atau Melepas Instrumen Investasi

Setelah di beli, instrumen-instrumen tersebut selanjutnya bisa di jual ataupun di lepas. Hal ini dilakukan jika obligasi atau saham yang telah dibeli menunjukan kinerja yang kurang baik.

Nah hal ini semua keputusannya ada di seorang manajer investasi. Tugas dari nasabah adalah memantau portofolio yang dimilikinya.

4. Memberikan Laporan Harian Terhadap Kondisi Aset Nasabah

Nah tugas terakhir dari seorang manajer khususnya investasi adalah memberikan laporan harian.

Hal ini dikarenakan pergerakan nilai bursa investasi berubah setiap saatnya. Jadi hal ini penting dilaporkan oleh manajernya agar diketahui oleh nasabah bagaimana pergerakan instrumen investasi yang dimilikinya tersebut.

Bagaimana Cara Memilih Manajer Investasi yang Baik?

Penting diketahui bahwa tidak semua orang atau Lembaga yang bergerak di bidang ini layak untuk dipilih.

Nah supaya tidak salah dalam memilih nya, berikut ini adalah 7 hal yang setidaknya harus menjadi pertimbangan dalam memilih manajer investasi:

1. Terdaftar dan Sudah Mendapat Izin OJK

Lembaga yang memiliki kewenangan dalam mengawasi berbagai macam operasional pasar modal serta keuangan adalah OJK atau Otoritas jasa Keuangan.

Nah setiap Lembaga maupun perorangan yang terlibat dalam reksa dana juga haruslah sudah terdaftar dan mendapat izin dari OJK. Begitu juga dengan seorang manajer khususnya investasi.

2. Terdaftar di BAPEPAM-LK

Selain di Otoritas Jasa keuangan, manajer investasi yang terpercaya juga pasti sudah terdaftar di Badan Pengelola Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK). Di Lembaga yang satu ini perusahaan yang baik akan terdaftar. Mulai dari alamatnya, jumlah sahamnya, hingga ke jajaran direksi nya.

3. Pastikan Sudah Berpengalaman

Nah salah satu tips yang harus diperhatikan juga yaitu pilihlah manajer yang sudah berpengalaman. Hal ini akan memperkecil resiko kerugian yang mungkin terjadi. Ciri manajer yang baik setidaknya memiliki 5 tahun pengalaman.

4. Memiliki Portofolio yang Mampu Meyakinkan

Ciri dari seorang manajer yang sudah berpengalaman bisa dilihat dari portofolio yang dimilikinya. Lihatlah portofolio hasil investasi yang pernah dikelolanya.

Portofolio ini dapat menjadi tolak ukur dalam menilai kinerja seorang manajer. Hal ini dikarenakan portfolio berkaitan dengan track record nya selama bekerja.

5. Memiliki Performa yang Konsisten

Konsistensi adalah ciri lainnya yang harus dilihat dari seorang manajer investasi yang akan dipilih.

Pastikan lah perorangan atau lembaga yang akan dipilih mampu mengelola dana investor secara konsisten. Jika kinerja nya terlihat naik turun, maka sah sah saja untuk mencari manajer yang lain.

6. Kenali Bagaimana Gayanya Dalam Berinvestasi

Ada banyak sekali manajer yang bisa dipilih. Masing-masing nya memiliki gaya investasi yang berbeda.

Nah seorang nasabah harus pintar dalam mengenali kepribadian dari masih-masing manajer ini yang akan dipercayakannya tersebut.

Jika memang ingin mencari aman, maka pilihlah yang tidak terlalu suka dalam mengambil resiko yang besar.

Baca Juga: Yuk Pahami 11 Prinsip Asuransi Syariah Berikut

7. Pastikan memiliki Transparansi Biaya

Setiap manajer investasi menetapkan biaya yang berbeda-beda untuk service jasa yang diberikannya. Biasanya biaya ini mencakup pembelian, pengelolaan, ataupun penarikan reksa dana.

Tarif tinggi memang tidak menjamin kinerja nya baik, jadi pastikan juga hati-hati dalam memilih nya. Dan yang paling penting, semuanya harus transparan supaya enak satu dengan yang lainnya.

Itulah informasi seputar pengertian, tugas yang dimiliki, serta bagaimana cara memilih manajer investasi yang baik.

Jika baru akan terjun ke reksa dana, tentunya informasi ini akan sangat bermanfaat agar tidak salah dalam memilih seseorang yang akan mengelola dana yang dimiliki. Dengan begitu peluang untuk memperoleh keuntungan dari investasi reksa dana juga menjadi semakin besar.

Related posts