Peraturan Sepak Bola yang Jarang Diketahui, Pembaca Desa Bola Wajib Tahu

  • Whatsapp
desa bola

Sepak bola merupakan suatu olahraga yang sangat diminati masyarakat Indonesia. Ada banyak alasan kenapa olahraga ini paling digemari. Salah satunya adalah karena seru untuk ditonton bersama-sama dengan banyak orang. Begitu juga dengan pembaca Desa Bola, tentunya sudah tidak asing dengan olahraga satu ini.

Namun ternyata, dalam dunia sepak bola ada banyak sekali peraturan yang jarang diketahui orang. Bisa dibilang, peraturan-peraturan ini tergolong yang paling unik untuk dibahas. Penasaran ada peraturan apa saja? Simak beberapa peraturan unik di bawah ini mengenai dunia sepak bola yang perlu diketahui:

1. Dilarang Berteriak

Dalam dunia sepak bola, ternyata ada juga peraturan untuk tidak berteriak. Larangan ini diberlakukan untuk salah satu pemain yang ingin mengecoh atau mengganggu lawan dengan teriakan. Maka dari itu, tidak boleh berteriak kepada lawan hanya untuk tujuan mengalihkan perhatian atau jenis tujuan lain yang hampir sama.

Jika masih ada pemain yang mempraktikkan hal ini, maka akan diberi hukuman oleh wasit yang bertugas. Kartu kuning akan diberikan sebagai bentuk hukuman, dan akan diberikan tendangan bebas dengan metode tidak langsung. Hukuman ini tentunya berlaku untuk semua jenis pemain sepak bola tidak terkecuali.

2. Wasit Harus Bersepatu Hitam

Seorang wasit yang bertugas tentu memiliki peraturan tersendiri. Peraturan ini berkaitan dengan atribut yang dikenakan berupa sepatu. Saat dalam pertandingan, wasit yang bertugas haruslah memakai sepatu dengan warna hitam. Hal ini tentu saja memiliki tujuan tertentu dan bukan aturan yang bisa disepelekan.

Tujuan dari penggunaan sepatu hitam adalah agar berbeda dengan pemain sepak bola. Dengan warna hitam ini, maka kebingungan di lapangan akan terhindar karena sepatu wasit bisa dibedakan dengan baik. merek sepatu apa pun bukan masalah. Asal warnanya hitam, maka wasit tersebut sudah menaati aturan yang berlaku.

3. Tiang Gawang Boleh Berbentuk Apa Saja

Dalam pertandingan sepak bola, gawang yang dipakai memang memiliki standar tertentu. Namun, standar ini hanya ditentukan untuk tingginya saja. Sedangkan untuk bentuknya sendiri, tidak ada aturan di dalamnya. Bentuk gawang boleh silinder atau pun kotak. Sehingga tidak ada aturan resmi yang harus diikuti perihal ini.

Tiang yang terbuat dari sambungan dua komponen juga diperbolehkan asal tingginya mencapai 7,32 meter. Peraturan ini tentu jarang diketahui oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan bentuk gawang belum pernah dibahas secara mendetail dan menjadi sorotan. Maka dari itu, aturan ini tergolong unik dan berbeda dari gambaran banyak orang pada umumnya.

4. Ukuran Lapangan Boleh Berbeda

Bagi pecinta bola di Desa Bola, tentu mengetahui ukuran umum lapangan sepak bola. Berdasarkan aturan yang berlaku, lapangan sepak bola harus terdiri dari panjang 100 – 110 dan pakai detail lebar 64 – 75 meter. Namun, aturan ini tidak memuat ukuran konkrit yang harus dipatuhi dalam pembuatan setiap lapangan bola.

Jadi jika disimpulkan, maka ukuran lapangan sepak bola boleh berbeda asal mematuhi panjang dan lebar yang sudah ditentukan. Hal ini tentunya menjadi sebuah kelebihan bagi tuan rumah yang menyelenggarakan pertandingan. Karena lapangan ukurannya berbeda, maka tim kandang akan lebih memahami lapangannya.

5. Tidak Ada Gol Bunuh Diri dari Goal-Kick

Aturan yang kelima adalah tidak adanya gol bunuh diri dari goal-kick. Sebuah goal-kick yang dilakukan oleh kiper atau tim pemain tidak bisa dianggap sebagai gol bunuh diri meski dimasukkan ke gawang sendiri. Hal ini memang sudah menjadi aturan paten. Namun masih jarang orang mengetahuinya karena jarang dilakukan.

Lima aturan unik di atas tentunya harus dipahami oleh pembaca Desa Bola yang menyukai sepak bola. Setiap detail aturan pasti sangat menarik untuk dibahas dan dicermati setiap penggemarnya. Karena jarang diketahui dan dicermati, jadi setiap aturan tersebut tergolong sebagai keunikan dari sepak bola sendiri.

Related posts