Deposito Adalah Simpanan di Bank, Apa Bedanya Dengan Tabungan Biasa ?

  • Whatsapp

Sebagian orang beranggapan bahwa deposito adalah salah satu produk investasi yang optimal.

Bahkan, cukup banyak orang yang menganggap deposito sebagai alternatif simpanan yang ideal.

Read More

Sama seperti produk simpanan yang lain, deposito juga memberikan jaminan keamanan untuk nasabahnya. Menariknya lagi, deposito mempunyai bunga yang lebih menjanjikan dari tabungan biasanya.

Tertarik untuk menggunakan deposito untuk simpanan keuangan?

Jika tertarik, pastikan sudah mengenal deposito dengan jelas. Selain itu, ketahui juga jenis-jenis deposito yang akan dipilih untuk mengelola keuangan.

Yang paling penting, perhatikan juga perbedaan antara deposito dan tabungan agar tidak salah pilih. Berikut ini penjelasan lengkap tentang deposito yang harus diketahui.

Mengenal Apa Itu Deposito

Deposito adalah salah satu produk simpanan di bank. Penarikan dan penyetoran uang untuk deposito dilakukan pada waktu tertentu.

Yang pasti, waktu tersebut sudah disepakati oleh nasabah dan juga bank sebagai pemegang otoritas. Jika nasabah menarik sejumlah uang sebelum waktu yang disepakati, maka nasabah tersebut dapat dikenai sebuah denda penalti.

Keuntungan deposito dengan waktu yang telah ditentukan adalah nasabah bisa mendapatkan suku bunga yang tetap. Perlu diketahui bahwa dalam deposito, suku bunga hanya diberikan di periode akhir investasi.

Jadi, hal ini berbeda dengan tabungan biasa yang suku bunganya diberikan di setiap akhir bulan.

Deposito juga dikenal sebagai salah satu produk investasi yang dapat menghasilkan keuntungan optimal. Intinya, semakin lama dana yang dideposito, maka keuntungan yang didapat akan semakin besar.

Umumnya, setiap bank jangka waktu yang beragam untuk melakukan deposito. Mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 5 bulan, 12 bulan, atau 24 bulan.

Jenis-Jenis Deposito

Sudah diketahui bahwa deposito adalah simpanan di bank dan produk investasi. Namun sebelum mulai menggunakan deposito, pastikan memahami dengan baik jenis-jenis deposito yang akan dipilih.

Pemahaman ini diperlukan agar nasabah tidak salah pilih deposito untuk mengelola keuangan. Berikut ini jenis deposito yang harus diketahui, antara lain :

1. Deposito Berjangka

Bisa dibilang, deposito berjangka ini sudah dikenal oleh banyak orang.

Deposito berjangka adalah salah satu produk tabungan yang pengambilan uangnya hanya dilakukan dalam waktu tertentu. Deposito berjangka dapat digunakan oleh perseorangan maupun lembaga.

Melalui deposito berjangka, pihak bank akan memberikan sejumlah bunga pada produk tabungan deposito.

Menariknya, besarnya bunga dari deposito berjangka lebih besar jika dibandingkan tabungan biasanya. Akan tetapi, nasabah diharuskan untuk menyetor atau menyimpan uangnya di waktu yang telah disepakati. Uang tersebut hanya dapat diambil di waktu yang ditentukan saja.

2. Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah sebuah sertifikat yang tidak menunjuk nama seorang pihak ataupun lembaga. Karena itulah, sertifikat deposito ini dapat dipindahtangankan dengan mudah. Bahkan, jenis deposito satu ini juga dapat diperjualbelikan.

3. Deposito On Call

Deposito on call bisa dibilang hampir sama seperti tabungan berjangka. Akan tetapi, waktu penyimpanan deposito on call ini terbilang sangat singkat. Minimal waktu penyimpanan deposito on call adalah 7 hari.

Paling lama, deposito on call disimpan tidak lebih dari 1 bulan. Deposito on call ini hanya ditujukan untuk jumlah keuangan yang besar saja.

Perbedaan Deposito dengan Tabungan

Bisa dibilang, deposito adalah produk simpanan atau tabungan di bank. Fungsinya pun sama, yaitu untuk menyimpan keuangan. Namun sebenarnya, deposito ini berbeda dengan tabungan biasa. Berikut ini perbedaan deposito dan tabungan yang dimaksud, antara lain:

1. Bunga

Perbedaan pertama antara deposito dan tabungan dapat dilihat dari suku bunga yang diberikan. Bunga untuk deposito lebih besar jika dibandingkan dengan bunga untuk tabungan. Karena itulah, jika nasabah ingin mendapat suku bunga yang tinggi, maka nasabah bisa memilih deposito.

Contoh nyatanya adalah saat menyimpan uang di tabungan biasa, bunga yang bisa didapat nasabah adalah dibawah 1% saja.

Berbeda dengan mendepositokan uang, nasabah bisa mendapatkan bunga hingga 7%. Jadi sangat jelas bahwa deposito dapat menghasilkan keuntungan yang sangat optimal.

2. Biaya Administrasi

Biaya administrasi juga menjadi perbedaan antara deposito dan tabungan. Dalam tabungan biasa, nasabah akan dikenai biaya administrasi setiap bulannya. Biaya administrasi ini akan diambil secara otomatis dari jumlah tabungan dan bunga yang didapatkan nasabah.

Biaya administrasi dalam tabungan sangat berbeda dengan deposito. Saat melakukan deposito uang, nasabah tidak dikenai biaya administrasi sepeser pun. Hanya saja, nasabah wajib membayar pajak penghasilan yang dilakukan setiap tahunnya.

3. Jenis Produk

Dilihat dari produk layanan yang diberikan, deposito adalah salah satu produk investasi. Berbeda dengan tabungan yang termasuk simpanan biasa di bank.

Jadi, deposito ini bisa dicairkan dalam waktu tertentu layaknya produk investasi seperti saham atau reksadana. Akan tetapi, deposito mempunyai risiko kerugian paling kecil dibanding produk investasi lainnya.

4. Waktu Penarikan

Dalam deposito, nasabah tidak bisa menarik uang sebelum waktu yang telah disepakati sebelumnya berakhir.

Jadi, jika nasabah membutuhkan uang mendadak, nasabah tidak dapat mengambil uang dari deposito. Jika nasabah memaksa untuk mengambil uang, maka nasabah akan dikenai denda penalti. Tentunya hal ini harus diperhatikan dengan baik sebelum memilih deposito.

Waktu penarikan uang untuk deposito jelas berbeda dengan tabungan. Dengan menyimpan uang dalam tabungan, nasabah bisa bebas mengambil uang kapan pun. Tidak ada kesepakatan waktu seperti dalam deposito. Hal ini akan memudahkan nasabah jika membutuhkan uang mendadak.

Baca Juga: Pengertian Asuransi Syariah dan Perbedaanya Dengan Asuransi Konvensional

5. Buku Tabungan

Saat menabung di bank, nasabah akan mendapatkan buku tabungan dan ATM. Hal ini berbeda dengan saat melakukan deposito. Dalam deposito, nasabah akan mendapat bilyet deposito.

Bilyet deposito ini digunakan sebagai bukti resmi bahwa nasabah merupakan pemilik asli dari uang yang didepositokan.

Demikian ulasan lengkap terkait pengenalan deposito beserta perbedaannya dengan tabungan. Jadi sudah jelas bahwa deposito adalah produk simpanan berjangka sekaligus produk investasi.

Sebelum memilih untuk melakukan deposito, pastikan sudah memahami deposito dengan baik. Hal ini diperlukan agar tidak salah dalam memilih produk untuk mengelola keuangan. Semoga dapat menambah pengetahuan ya!

Related posts