Cara Ternak Ikan Komet, Si Ikan Cantik Yang Kini Banyak Diburu

  • Whatsapp

Budidaya ikan kini mulai banyak diminati banyak orang. Selain daripada tanaman bunga, ikan juga mencuri hati sehingga banyak yang beralih ke hobi ini. Salah satu jenis ikan yang mulai diincar adalah ikan mas komet. Nah, pada pembahasan kali ini akan mengulas lebih dalam mengenai apa itu ikan komet dan bagaimana cara ternak ikan komet. Langsung saja berikut ini rangkuman selengkapnya.

Cara Ternak Ikan Komet

Mengenali Ikan Mas Komet

Ikan komet atau yang memiliki nama latin Carassius auratus adalah salah satu jenis ikan yang masih sedarah  dengan ikan mas koki. Jika dilihat sekilas penampakan dan bentuknya memang hampir sama. Ikan jenis ini banyak diburu karena kecantikan, kelincahan dan corak tubuhnya. Corak tubuh dari ikan ini tergolong unik dan memiliki pola yang bervariasi. Corak inilah yang menjadi salah satu tolak ukur seberapa mahal harga ikan tersebut.

Permintaan akan budidaya ikan yang cukup tinggi memberikan peluang kepada masyarakat untuk mengais rezeki dari hobi ini. Umumnya ikan ini di dipelihara dan diternakan di media aquarium. Salah satu alasannya adalah karena ikan komet membutuhkan lingkungan yang bersih. Sehingga perawatan dalam akuarium bisa lebih diperhatikan.

Tips Beternak Ikan Komet Untuk Pemula

Dengan perawatan yang baik, tidak menutup kemungkinan setiap orang bisa menjadi peternak sukses ikan komet. Tak terkecuali para pemula yang baru terjun ke bisnis ini. Namun alangkah baiknya jika mengetahui cara ternak ikan komet yang baik dan benar. Nah, berikut ini adalah beberapa tahapan beternak ikan komet yang wajib diperhatikan :

1. Memilih Induk Yang Baik

Pemilihan induk sangat mempengaruhi untuk proses ternaknya nanti. Ini merupakan tahap awal yang harus diperhatikan setiap peternak ikan. Indukan yang baik dan berkualitas akan menciptakan anakan yang baik juga. Dalam pemilihan indukan ini perlu mencermati ciri  ciri dasar dari induk jantan maupun betinanya.

Adapun untuk induk jantan biasanya terdapat bintik – bintik bulat menonjol di bagian sirip dan  jika diraba akan terasa kasar. Sedangkan untuk betina, biasanya terdapat bintik di bagian sirip dan jika diraba terasa lembut atau lembek. Ciri lain yang harus dicermati adalah indukan memiliki gerak yang aktif dan lincah, sehat tidak ada cacat atau terkontaminasi penyakit lain. Satu lagi yakni indukan harus berumur setidaknya 8 bulan.

2. Menyiapkan Tempat Pemijahan Atau Perkawinan

Jika indukan telah siap, selanjutnya adalah mempersiapkan tempat pemijahan. Dalam hal ini menggunakan media akuarium. Jadi sebelum proses tersebut dilakukan bersihkan terlebih dahulu akuarium yang akan digunakan. Cuci dengan air bersih dan jangan lupa untuk menggunakan sabun.

Jika sudah dicuci, lap akuarium dengan kain yang sudah diberi alkohol 70%. Hal ini bertujuan untuk membunuh virus serta jamur yang mungkin masih menempel. Jika telah selesai semua, berikan air yang sudah diendapkan selama 24 jam. Lalu berikan juga tanaman mengapung di dalam akuarium. Tempat pemijahan telah siap.

3. Proses Perkawinan

Setelah media akuariumnya siap, kini waktunya untuk melakukan proses perkawinan ikan komet. Dalam tahap ini harus dilakukan secara hati – hati. Karena proses perkawinan ikan mas komet tergolong singkat yakni dari malam hingga dini hari. Pertama masukkan indukan kedalam akuarium. Bisa juga memasukkan 1 jantan dengan 2 indukan betina. Hal ini berpeluang mendapatkan larva lebih banyak.

4. Pemeliharaan Larva

Jika proses perkawinan berhasil, nantinya akan ada telur yang menempel pada akuarium. Hal yang harus dilakukan adalah mengeluarkan indukan dari dalam akuarium. Karena ikan komet termasuk jenis ikan kanibal yang bisa memakan anaknya sendiri.  Selama 2 sampai 3 hari telur tersebut akan menetas. Biarkan anak tumbuh dengan baik dengan mengganti airnya secara teratur.

Sebagai catatan, air yang digunakan harus diendapkan selama 24 jam. Anakan ikan komet biasanya akan mulai memakan pakan alami di usia 15 hari. Lalu pada usia 1 bulan ikan ini sudah bisa diberi makan pelet atau remahan roti. Namun berikan secukupnya saja agar tidak mubazir. Jika terlihat ada indikasi ikan yang tidak sehat segera pisahkan dengan ikan lainnya.

5. Proses Panen Ikan Komet

Sebagai salah satu ikan hias, hal yang paling diincar adalah mengenai corak tubuhnya. Pada tahap pemanenan ini pisahkan ikan berdasarkan variasi warnanya. Karena semakin unik coraknya akan semakin mahal harganya. Ikan jenis ini juga sangat mudah stress, jadi pastikan dan perhatikan proses panen. Lakukan dengan hati – hati untuk meminimalisir dampak buruk untuk si ikan. Hal ini juga berlaku untuk saat pengemasan dan pengiriman ikan ke pelanggan.

Itulah tahapan cara  ternak ikan komet yang bisa dicoba. Setiap hobi punya masanya sendiri. Tidak jauh berbeda dengan budidaya burung lovebird yang dulunya sangat populer kini mulai ditinggalkan. Hal ini juga bisa terjadi dengan budidaya ikan mas komet. Namun untuk sekarang ini beternak ikan jenis ini sangat menguntungkan.

Related posts