Mengenal Aktivitas Cara Menghitung Cash Flow Untuk Kebutuhan Berbisnis

  • Whatsapp
Cara Menghitung Cash Flow

Pada dasarnya sebuah bisnis memang membutuhkan berbagai macam pengontrolan dan juga pengecekan dari berbagai arah. Tidak lain gunanya untuk memperkecil kemungkinan terjadinya sebuah tindakan kesalahan yang berakibat pada timbulnya kerugian. Salah satunya seperti cara menghitung cash flow yang terbilang cukup penting.

Sebutan itu juga ada yang mengatakannya dengan istilah arus kas. Dimana tidak sedikit para pelaku usaha yang menganggap hal tersebut sebagai kunci dari suksesnya suatu usaha yang dijalankan. Pasalnya diketahui berbagai kegiatan yang ada hubungannya dengan operasional bisnis tergantung dari arus kas. Berikut beberapa informasi terkait cash flow serta juga cara tahapan perhitungannya:

Mengenal Cash Flow

Perlu diketahui bahwa kedua suku kata itu asalnya dari bahasa Inggris dimana kata ‘cash’ memiliki makna uang dan juga glow yang dapat diartikan sebagai aliran. Sementara untuk kata ‘flow’ sendiri mempunyai arti suatu laporan keuangan yang mencangkup berbagai macam hal. Diantaranya meliputi pengaruh dari suatu kas dari tindakan operasi.

Ada juga kegiatan lainnya seperti transaksi investasi beserta perihal pembiayaan maupun pendanaan dan lainnya. Dari penjabaran tersebut, kata cash flow diartikan sebagai arus masuk serta keluar dari suatu kas. Sedangkan laporannya dapat bermakna sebagai revisi dari perolehan uang kas serta bagaimana sistem membelanjakannya.

Aktivitas Dalam Cash Flow

Pada dasarnya sebelum dilakukan pembuatan arus kas, keberadaan aktivitas yang terdapat dalam cara menghitung cash flow perlu diketahui. Aktivitas tersebut pun telah dibagi menjadi 3 bagian yang sekiranya perlu diketahui sekaligus dipahami sebagai antisipasi dari kesalahan. Apa saja ketiga bagian tersebut? Berikut ulasannya:

1. Operasi

Bagian ini biasanya mencangkup berbagai kegiatan yang dikerjakan dalam ranah operasional dari sebuah perusahaan. Dimana bentuknya seperti laporan akan penjualan barang maupun jasa. Bisa juga berupa laporan mengenai pembelian terhadap persediaan, pembayaran gaji para pegawai dan yang lainnya. Lebih singkatnya aktivitas operasi bisa diartikan sebagai masuk dan keluarnya biaya untuk mencukupi kebutuhan dari perusahaan.

2. Investasi

Aktivitas ini memang cukup dekat hubungannya dengan hasil arus kas dari beberapa kegiatan. Besar ataupun kecil kisaran yang terdapat dalam kegiatan ini cukup berpengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan sebuah perusahaan. Sebagai contohnya adalah pembelian terhadap kendaraan baru yang diperuntukkan sebagai mobilitas pekerja.

3. Pendanaan

Bagian yang terakhir ini pada umumnya bisa berasal dari penjualan obligasi, bisa juga saham dan lainnya. Hitungan yang dilakukan dalam aktivitas ini yaitu memasukkan nilai tambah maupun pengurangan dari kas.

Cara Menghitung

Terdapat sejumlah langkah yang bisa dijadikan sebagai cara menghitung cash flow secara baik. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Melakukan Perhitungan Pada Kenaikan atau Penurunan Kas

Tahap pertama yang bisa dilakukan untuk menghitung besaran dari arus kas yaitu dengan melakukan perhitungan. Mulai dari kenaikan yang diperoleh sampai dengan penurunan yang terjadi.

Cara ini bisa dilakukan dengan melihat laporan arus kas itu sendiri ataupun dengan mencermati neraca yang tersedia pada akun kas. Di samping hal tersebut masih terdapat alternatif lainnya yaitu melalui cara melihat buku kas kecil.

2. Menghitung Kas Bersih Untuk Operasional

Diketahui bahwa adanya sebuah kas tidak lain dipergunakan untuk berbagai kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Dimana tindakan perhitungan dan juga pelaporan mengenai suatu kas yang telah bersifat bersih tersebut, dipergunakan ketika melakukan aktivitas operasional.

Dimana pada tahapan kedua ini dapat dijalankan dengan kas secara khusus yang ditujukan untuk kegiatan operasional. Baru setelah itu dapat dilakukan perhitungan terhadap jumlah serta pelaporan kas yang masuk dalam kategori bersih untuk kegiatan operasional.

3. Menghitung Kas Bersih Untuk Investasi dan Pendanaan

Tahapan yang ketiga ini memang tidak jauh berbeda dari tahapan sebelumnya. Meskipun demikian perbedaan tetap saja ada. Misalnya seperti yang terdapat pada jenis kegiatan yang dilakukan. Jika sebelumnya membahas mengenai kegiatan operasional, kali ini akan dibahas tentang kegiatan investasi. Dalam hal ini yang termasuk dalam aktivitas investasi adalah seperti pembelian maupun penjualan dari aktiva yang bersifat tetap.

Maupun bisa juga investasi yang dilakukan dalam waktu jangka panjang. Cara untuk melakukan tahapan ini adalah dengan memperhatikan kegiatan investasi pada sebuah periode lalu hitung total kas bersih yang dipakai. Adapun dalam hal pendanaan hanya perlu memasukkan nilai terkait penambahan dan juga pengurangan kas saja.

4. Menghitung Jumlah Kas Bersih

Langkah terakhir yang bisa dijalankan sebagai cara menghitung cash flow adalah dengan menjumlahkan berbagai kegiatan lalu menghitungnya. Cara ini akan mudah dilakukan jika tahap sebelumnya telah selesai dijalankan, pasalnya yang perlu dikerjakan hanya membuat laporan saja.

Demikian pembahasan mengenai cara menghitung cash flow untuk kebutuhan berbisnis. Cara ini memang dipergunakan sebagai upaya antisipasi melakukan kesalahan yang berujung pada kebangkrutan dari bisnis yang dimiliki. Ulasan di atas bisa menjadi wacana terutama bagi para pelaku dunia usaha untuk melakukan perhitungan terhadap arus kas dari perusahaannya.

Related posts