10 Cara Mengatasi HP Lemot dan Panas untuk Berbagai Merk HP

  • Whatsapp

HP adalah salah satu alat untuk komunikasi yang kini digunakan oleh orang banyak. Bukan lagi sebagai alat komunikasi biasa, melainkan benar-benar menjadi kebutuhan. Penggunaannya pun bermacam-macam, ada yang untuk bekerja, belajar, dan lain-lain. Mengetahui cara mengatasi HP lemot dan panas itu perlu, karena HP sering kali panas dan lemot.

Pada hakikatnya, ada berbagai penyebab mengapa HP menjadi lemot dan panas. Namun, apapun penyebabnya, mengatasi permasalahan menjadi hal yang utama. Jika HP sudah terlalu sering menjadi lemot dan panas, maka harus segera diatasi agar tak cepat rusak. Oleh karena itu, inilah beberapa cara untuk mengatasi HP yang lemot dan panas.

1. Hindari Penggunaan HP saat Sedang Isi Baterai

Menggunakan HP saat sedang diisi baterai merupakan kebiasan buruk yang dapat membuat HP lemot dan panas, serta bisa merusak HP. Meskipun hanya digunakan sekadar untuk membalas pesan, hal ini dapat berdampak buruk untuk HP. 

Maka dari itu, cara mengatasi HP lemot dan panas yaitu dengan tidak menggunakan HP saat sedang isi baterai. Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus, bukan hanya panas dan lemot saja, tapi kerusakan pada HP pun bisa terjadi.

2. Pakai Baterai dan Charger Original

Kerusakan baterai dan charger sering kali terjadi karena beberapa faktor penyebab. Ketika mengalami kerusakan baterai dan charger, beli lah baterai dan charger HP original. Meskipun harganya lebih mahal dari baterai dan charger non original, tapi kualitasnya sudah tak diragukan lagi. 

Apabila tidak memakai baterai dan charger yang tidak original, akan membuat HP cepat panas dan lemot. Maka dari itu, pakailah baterai dan charger original untuk dapat mengatasi HP lemot dan panas.

3. Tutup Aplikasi Berjalan yang Tak Terpakai

Ada banyak aplikasi HP yang berjalan bahkan berjalan otomatis meski sedang tidak digunakan. Maka perlu sering-sering memperhatikan dan melakukan pengecekkan aplikasi pada HP. Jika ada aplikasi yang tetap berjalan meski tak digunakan, segera tutup aplikasi tersebut. Hal ini guna untuk membuat HP tidak lemot dan panas lagi.

4. Kurangi Pemakaian RAM

Pemakaian RAM yang berlebihan atau terlalu banyak sering kali membuat HP menjadi lemot dan panas. Maka, harus mengetahui berapa besar RAM HP yang sedang digunakan. Setelah itu lakukan pengecekan apakah pemakaian RAMnya berlebihan atau tidak. Jika memang ternyata pemakaian RAM terlalu banyak, segera kurangi pemakaiannya untuk mengatasi HP lemot dan panas. Cara menguranginya pun mudah hanya perlu membuka aplikasi pengaturan yang sudah tersedia di HP masing-masing.

5. Unduh Aplikasi Antivirus

Banyak sekali virus-virus yang dapat membuat HP menjadi lemot dan panas. Lalu, cara mengatasi HP lemot dan panas berikutnya ialah bisa dengan mengunduh aplikasi antivirus. Sudah banyak berbagai macam aplikasi antivirus yang dapat menghapus virus-virus yang ada di dalam HP. Namun, meskipun banyak aplikasi antivirus yang tersedia, pilih lah yang memiliki ulasan paling bagus. Semakin bagus aplikasi antivirus yang dipilih, semakin baik untuk mengatasi HP yang lemot dan juga panas.

6. Rutin Melakukan Clear Cache

Cache merupakan tempat penyimpanan data-data HP yang pernah atau sedang digunakan. Hal ini berfungsi untuk dapat memudahkan dalam membuka aplikasi. Namun, semakin banyak cache yang menumpuk, akan berpengaruh pada kinerja HP. Dengan rutin melakukan clear cache dapat mengatasi HP yang lemot dan juga panas. Memang terlihat mudah dan sederhana, tapi kebiasaan clear cache masih sering diabaikan dan dilupakan.

7. Mematikan Fitur Auto Sync

Cara mengatasi HP lemot dan panas selanjutnya dengan mematikan fitur auto sync yang ada di HP. Fitur ini biasanya banyak dipakai oleh aplikasi-aplikasi yang sering digunakan seperti aplikasi-aplikasi media sosial. Meskipun setelah mematikan fitur ini membuat membuka aplikasi menjadi manual, tapi cara ini bagus untuk mengatasi HP yang lemot dan juga panas.

8. Lakukan Factory Reset

Cara berikutnya yang dapat dipakai untuk mengatasi HP yang lemot dan panas yaitu dengan melakukan factory reset. Fungsi dari factory reset ini dapat menghapus file-file yang tersisa  yang sebelumnya sudah di hapus. Kemudian, nantinya tidak akan lagi terakumulasi, sehingga HP akan tidak lemot dan panas lagi.

9. Upgrade HP dan Update Aplikasi

Melakukan upgrade pada HP merupakan hal yang semestinya rutin dilakukan. Hal ini guna menghilangkan bug yang ada pada sistem sebelumnya dan diperbarui menjadi versi yang baru. Dengan melakukan upgrade HP dan update aplikasi dapat mengatasi HP yang lemot dan juga panas. Untuk mengetahui aplikasi apa saja yang harus di upgrade yaitu dengan melakukan pengecekkan di google play store. Kemudian lihat daftar aplikasi apa yang sudah butuh di update.

10. Lakukan Penghapusan Widget

Cara mengatasi HP lemot dan panas yang terakhir ialah dengan melakukan penghapusan widget yang ada di HP. Hal-hal yang termasuk ke dalam widget yaitu seperti wallpaper, perkiraan cuaca, jam, animasi, dan masih banyak lagi. Memang, tampilan HP bisa terlihat lebih bagus ketika menggunakan layanan widget, namun dapat juga berdampak tak sehat untuk HP. Maka, hapuslah aplikasi widget jika HP dirasa sudah mulai sering lemot dan panas.

Demikianlah 10 cara mengatasi HP lemot dan panas untuk berbagai merk HP. Jika HP terasa sering panas dan lemot, silakan ikuti cara-cara diatas. Semoga ulasan mengenai cara mengatasi HP dapat menjadi referensi.

Related posts