Cara Memulai Bisnis yang Tepat untuk Segera Meraup Keuntungan

  • Whatsapp

Menjadi pengusaha atau berwiraswasta merupakan cara yang tepat untuk memperoleh keuntungan. Namun, untuk mencapai kesuksesan tersebut, pengusaha pemula harus memahami cara memulai bisnis yang tepat.

Banyak orang bermimpi menjadi pengusaha, akan tetapi tidak banyak yang tahu bagaimana menjadi pengusaha yang sukses.

Read More

Keberhasilan seorang pengusaha memang baru terlihat ketika usahanya berhasil mendulang untung. Namun, potensi kesuksesan seorang pengusaha dapat dilihat sejak awal.

Ketika pengusaha memulai usaha, saat itulah peluang keberhasilan usaha yang digelutinya mulai terlihat.

Oleh karena itu, untuk memperbesar peluang kesuksesan bisnis, pengusaha perlu menerapkan cara memulai bisnis yang benar, seperti di bawah ini:

1. Menentukan dan Memastikan Bisnis yang Akan Didirikan

Langkah paling awal ketika akan memulai bisnis adalah dengan menentukan dan memastikan bisnis yang akan digeluti. Tahap ini bisa dimulai dengan mencari ide bisnis yang akan dilakukan.

Seorang Pengusaha bisa melihat di sekitar lingkungan dan mencari apa saja yang dibutuhkan banyak orang.

Buat list mengenai kebutuhan yang bisa menjadi bisnis yang potensial. Setelah ide berhasil diwujudkan, selanjutnya adalah mengenali kompetitor yang mungkin.

Agar tidak kalah dalam persaingan bisnis, pengusaha harus memikirkan kelebihan dari produk yang ditawarkan.  Selain ide bisnis, dan mengenali kompetitor, untuk memastikan bahwa bisnis yang dipilih bisa menghasilkan keuntungan, calon pengusaha harus menempatkan dirinya seperti pelanggan.

Apakah konsumen benar-benar membutuhkan produk yang ditawarkan? Jika calon pengusaha tidak bisa menemukan calon pembeli dari produk, kemungkinan besar ide bisnis kurang menarik.

2. Menentukan Visi dan Misi Bisnis

Setelah menemukan dan menentukan bisnis apa yang akan dilakukan, langkah selanjutnya adalah menentukan visi dan misi bisnis. Meskipun terlihat sepele, akan tetapi menentukan visi sangat penting dilakukan demi masa depan bisnis.

Melalui visi dan misi, pengusaha bisa menjelaskan kelebihan produk dan usahanya dibandingkan dengan yang lain. Selain itu, visi dan misi bisnis berperan besar dalam menentukan strategi marketing dari bisnis seorang pengusaha.

Tidak hanya itu, adanya visi dan misi dalam sebuah bisnis membuat pengusaha memahami tujuan dari bisnis yang dirintisnya. Lalu, setelah memahami tujuan, dari visi dan misi cara untuk mencapai tujuan pun bisa diketahui.

3. Melakukan Riset Pasar

Riset pasar merupakan salah satu bagian dari cara memulai bisnis yang penting. Sebelum benar-benar membuka usaha, seorang pengusaha sebaiknya melakukan riset pasar terlebih dahulu.

Kondisi konsumen, harga produk di pasaran dan lokasi bisnis adalah serangkaian indikator yang harus dicari ketika melakukan riset pasar. Riset lokasi bisnis perlu dilakukan untuk mengetahui apakah lokasi dimana bisnis akan didirikan strategis atau tidak.

Sementara itu, dengan mengetahui harga produk di pasaran pengusaha bisa memutuskan harga produknya, akankah lebih mahal, sama atau lebih murah. Sedangkan riset konsumen membuat pengusaha mengenali lebih dalam konsumen lebih dalam dan kebutuhannya.

4. Mempersiapkan Modal dan Melakukan Estimasi Awal Bisnis

Ketika akan memulai bisnis, modal tidak boleh terlupakan. Meski di awal pengusaha telah mengira-ira modal yang akan dikeluarkan, tetapi sebaiknya modal bisnis dipersiapkan dengan sempurna.

Gunakan excell untuk menghitung rincian dari modal yang digunakan. Ini perlu dilakukan agar biaya yang dikeluarkan tidak melebar kemana-mana. Selain modal, pengusaha juga perlu melakukan estimasi awal bisnis.

Buat perkiraan pengeluaran pada tahun pertama dan pemasukan yang mampu dicapai dalam setahun. Kemudian lakukan perbandingan untuk mengetahui apakah keuntungan bisa didapatkan dalam setahun pertama bisnis dilakukan.

5. Memberi Nama Pada Usaha atau Bisnis

Nama atau brand merupakan ciri khas yang membedakan satu perusahaan dengan perusahaan lain. Karena itu, nama bisnis harus dipikirkan dengan matang dan tidak boleh tergesa-gesa.

Nama bisnis yang baik adalah nama yang singkat, unik dan menarik. Sebaiknya nama tersebut mampu diingat dengan baik oleh konsumen dan meninggalkan kesan positif yang mendalam.

Selain itu akan lebih baik jika nama bisnis yang dibuat memiliki arti personal, sehingga membuat pengusaha semakin mudah dalam mempromosikan bisnis dan produknya.

Setelah menemukan nama bisnis yang diinginkan, pengusaha perlu memastikan bahwa nama yang dipilihnya hanya ada satu untuk menghindari kebingungan dari konsumen. Apabila merasa repot mencari nama, pengusaha bisa menggunakan jasa konsultan.

6. Persiapkan Semua Dokumen dan Segera Daftarkan Bisnis

Agar bisnis yang akan didirikan diakui secara resmi, pengusaha harus mendaftarkan bisnisnya di Direktorat Jenderal Pajak. Selain mendapatkan izin, pengusaha akan mendapatkan NPWP untuk perusahaan.

Namun, sebelum mendaftarkan ke kantor pajak, pengusaha harus mempersiapkan semua dokumen untuk mendirikan usaha.

Dokumen-dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain tanda daftar perusahaan, surat izin usaha perdagangan, rapat umum pemegang saham, dan surat keterangan domisili perusahaan.

Apabila pengusaha merasa kesulitan dalam mengurus semua dokumen yang dibutuhkan, pengusaha bisa meminta notaris untuk mempersiapkan dokumen tersebut.

Selain mendaftarkan perusahaan, pengusaha sebaiknya juga mengasuransikan perusahaan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Etika Bisnis Adalah Hal Penting Dalam Berbisnis

7. Memulai Bisnis dan Mencatat Pengeluaran

Sesudah mengantongi surat izin, pengusaha bisa langsung memulai bisnisnya. Kemudian, saat memulai bisnis dan saat bisnis mulai berjalan pengusaha harus terus mencatat transaksi yang dilakukan serta pengeluaran perusahaan.

Semua itu dilakukan untuk mengembangkan bisnis agar semakin maju. Dari hasil pencatatan keuangan tersebut, pengusaha bisa menentukan strategi yang tepat untuk membawa perusahaan menjadi lebih baik.

Memulai bisnis memang tidak semudah seperti yang dibayangkan. Diperlukan persiapan yang matang mulai dari modal hingga mental. Selain itu agar bisnis yang dilakukan bisa meraup untung, pengusaha perlu mengaplikasikan cara memulai bisnis yang tepat dan benar.

Related posts