Pahami Cara Kerja Reksadana Agar Tidak Salah Dalam Berinvestasi

  • Whatsapp

Apa itu dan bagaimana cara kerja reksadana? Reksadana adalah metode investasi dengan menginvestasikan uang dalam bentuk portofolio dan instrumen investasi yang kemudian diberikan kepada Manajer Investasi yang berpengalaman dan dipercaya untuk dikelola. Keuntungan dari reksadana yaitu kalian tidak perlu lagi mengelola dana kalian sendiri karena tim investasi professional yang akan mengelola dana kalian.

Cara Kerja Reksadana

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan cara kerja reksadana. Mempercayakan uang kalian ke pihak manajer tidak boleh dilakukan dengan sembarangan dan perlu proses yang baik serta professional. Setiap kegiatan tersebut dilakukan agar dana kalian tetap aman dan dapat berkembang pada akhirnya. Oleh karena itu, agar lebih mengerti dengan reksadana, mari kita simak hal-hal berikut ini.

Pengertian Investasi

Investasi adalah proses mengumpulkan uang yang disimpan di instrumen keuangan dengan harapan nilai uang tersebut naik di masa yang akan datang. Investasi memberikan manfaat bagi kita semua mengingat bersamaan dengan tujuan dan rencana keuangan. Seperti dana pensiun, dana darurat, Pendidikan, dan sebagainya. 

Mari Simak Apa itu Reksadana

Seperti yang sudah disebutkan diatas, reksadana adalah tempat untuk menghimpun dana yang ada pada masyarakat untuk diinvestasikan dengan bentuk Portofolio Efek kepada Manajer Investasi. Sebelumnya, Manajer Investasi adalah pihak yang diberi kepercayaan untuk mengelola dana dalam bentuk portofolio dan bertanggung jawab atas dana tersebut. 

Setiap Manajer Investasi berhak memutuskan pengelolaan dana atau saham untuk dibeli, dijual, atau tetap dipertahankan. Seorang Manajer Investasi harus memiliki standar kualifikasi sesuai dengan yang ditetapkan regulator sebelum mendapatkan peran dan bayaran dari investor sebagai biaya jasa.

Lalu, Apa itu Portofolio Efek? Portofolio Efek adalah surat berharga sama seperti halnya obligasi, saham, deposito, dan sebagainya. Dengan kata lain, reksadana menjadi tempat investasi dari kekayaan. Reksadana harus dilakukan dengan diversifikasi investasi ke berbagai macam instrumen. Maksudnya adalah reksadana bukan hanya terkonsentrasi pada satu saham saja. Bisa dilakukan dengan investasi ke berbagai perusahaan.

Bagaimana Proses Kerja Reksadana

Cara kerja reksadana dimulai dengan calon investor ditawarkan reksadana oleh manajer investasi. Setelah itu, manajer investasi membuat prospectus atau dokumen dengan hal penting didalamnya seperti kebijakan investasi, legalitas, pihak pendukung, dan sebagainya. Sebelum membeli reksadana, calon investor wajib membaca dokumen ini.

Produk-Produk Mekanisme Reksadana

Selanjutnya, anda harus mengetahui produk mekanisme reksadana agar tidak keliru dalam menentukan tujuan investasi. Hal ini sangat penting mengingat tujuan keuangan harus cocok dengan produk reksadana yang ditawarkan. Jangan sampai salah memilih produk reksadana secara sembarangan. Ada beberapa produk reksadana, berikut daftarnya.

1. Reksadana Pasar Uang

Produk ini mengalokasikan dana 100% ke pasar uang yang ada. Pasar uang tersebut dapat berupa SBI atau Sertifikat Bank Indonesia, deposito, maupun Obligasi dengan jangka waktu 1 tahun. 

Keunggulan menggunakan produk ini adalah sesuai dengan anda yang ingin berinvestasi jangka pendek karena relatif stabil dan relatif tidak fluktuatif, dana mudah dicairkan, tidak adanya biaya dalam pembelian maupun penjualan, serta resiko yang lebih rendah.

2. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Produk ini mengalokasikan dana minimal 80% untuk Obligasi. Keunggulan yang didapat jika memilih produk reksadana ini adalah sesuai dengan calon investor yang menargetkan investasi dalam jangka 1-3 tahun dan adanya pembagian keuntungan dalam bentuk tunai yang dibagi secara berkala.

3. Reksa Dana Terproteksi

Diberikannya proteksi menurut investasi awal oleh pemegang Unit Penyertaan dengan metode portofolio yang dikelola untuk Efek Bersifat Utang dengan kategori investasi yang layak. Hal ini membuat Efek Bersifat Utang ketika waktu tempo setidaknya nilai yang diproteksi dapat tertutupi. Keunggulan dari produk reksadana ini adalah dengan jangka waktu tertentu hasil yang didapat lebih terukur.

4. Reksadana Campuran

Produk ini mengalokasikan dana dengan nilai maksimal mencapai 79%. Setiap dana yang dialokasikan digunakan untuk instrumen seperti pasar uang, saham, ataupun obligasi. Produk ini merupakan campuran dari produk reksadana sebelumnya. Produk ini sangat cocok untuk calon investor dengan tujuan investasi 3-4 tahun. Disamping itu, pengalokasian dana yang lebih fleksibel membuat produk ini lebih adaptif sesuai pasar.

5. Reksadana Index 

Produk ini mengalokasikan dana dengan nilai minimal sebesar 80%. Ada beberapa ketentuan seperti aset yang diinvestasikan harus sesuai dengan aset yang menjadi acuan, hal ini dimaksudkan agar hasil investasi yang didapat mendekati atau mirip dengan indeks acuan. 

Indeks tersebut bisa berupa saham maupun obligasi. Metode seperti ini disebut dengan pengelolaan pasif yang sewaktu-waktu dapat dibeli maupun dijual dihari bursa saham modal. Keuntungan memilih produk ini adalah investasi terjadi secara transparan dan maksimalnya hasil investasi.

6. Reksadana Saham

Produk ini mengalokasikan dana minimal sebesar 80%. Instrumen saham dipilih pada produk ini. Sifatnya yang agresif memberikan potensi tumbuh yang relatif tinggi. Keuntungan jika memilih produk ini adalah tujuan investasi yang mencapai 5 tahun keatas atau disebut investasi jangka panjang.

Itulah cara kerja reksadana yang perlu diketahui untuk memulai berinvestasi. Reksadana menjadi wadah bagi calon investor yang masih kebingungan dalam mengelola dana yang dimilikinya. Namun, menginvestasikan dana di reksadana tidak bisa dilakukan dengan sembarangan dan perlu memilih produk yang sesuai dengan tujuan investasi. Semoga artikel kali ini bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Related posts