Cara Investasi Di Reksadana Yang Mudah dan Menguntungkan Bagi Pemula

  • Whatsapp

Ada banyak jenis instrumen investasi yang dapat dipilih. Namun jika memilih manakah yang aman namun juga menguntungkan bagi pemula. Maka investasi reksadana menjadi pilihan yang terbaik.  Cara investasi di reksadana terbilang aman karena resikonya yang rendah.

Selain itu, investasi ini dapat dikerjakan dengan mudah karena dibantu langsung oleh manajer ahli yang profesional. Karena itulah, reksadana sangat direkomendasikan bagi yang masih pemula dalam dunia investasi. 

Mengenal Investasi Reksadana

Dapat dikatakan jika reksadana menjadi salah satu instrumen investasi yang cocok dikerjakan bagi pemula maupun masyarakat yang memiliki modal kecil. Selain itu reksadana juga cocok dikerjakan bagi investor yang tidak punya banyak waktu serta skill untuk menghitung risiko investasi yang mereka miliki. 

Reksadana menjadi wadah menghimpun dana-dana yang berasal dari masyarakat, dimana nantinya dana tersebut akan dipergunakan untuk membeli produk keuangan dan dikelola oleh manajer investasi profesional. Karena itulah reksadana sangat cocok dikerjakan oleh pemula.

Cara Memulai Investasi Reksadana

Sebelum mempelajari cara investasi reksadana tentukan terlebih dahulu apa yang menjadi tujuan anda untuk berinvestasi. Apakah digunakan untuk jangka pendek atau jangka panjang?  Apakah akan digunakan untuk biaya pendidikan, membeli rumah, maupun modal dana pensiun? 

Menentukan tujuan berinvestasi akan sangat berkaitan dengan jangka waktu berinvestasi dan juga produk investasi yang tepat untuk dipilih. Jadi jangan berinvestasi tanpa dibekali dengan tujuan yang jelas. Dan jika anda sudah menemukan tujuan investasi, maka anda bisa memulai langkah-langkah berinvestasi reksadana. 

1. Memilih Platform Investasi

Hal pertama dalam cara investasi reksadana adalah memilih platform investasi yang tepat. Sebelum memulai berinvestasi, anda harus memilih dimanakah platform yang akan digunakan. Apalagi saat ini ada banyak platform reksadana online yang memudahkan untuk berinvestasi. 

2. Pahami Jenis Reksadana

Reksadana sendiri terdiri atas dari berbagai jenis dan masing-masingnya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda bisa memilih jenis investasi manakah yang cocok untuk dipilih. Berikut ini beberapa jenis reksadana secara umum:

  • Reksadana pasar uang, dimana dana investasi dialokasikan ke instrumen pasar uang. Seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Deposito Berjangka, Surat Berharga, dan obligasi (yang jatuh tempo kurang dari 1 tahun)
  • Reksadana pendapatan tetap, dimana dana investasi dialokasikan pada obligasi atau efek utang yang memiliki komposisi minimal 80%. Surat hutang atau obligasi yang dimaksud disini bisa berbentuk obligasi korporasi atau pemerintah
  • Reksadana campuran, dana yang diinvestasikan akan dialokasikan ke beberapa instrumen keuangan yang berbeda, seperti surat hutang, pasar uang, deposito, hingga saham
  • Reksadana saham, dana investasi minimal 80% akan dialokasikan ke berbagai efek saham. Sedangkan untuk 20% dialokasikan ke pasar uang

3. Tentukan Jangka Waktu Untuk Berinvestasi

Dalam memulai cara investasi di reksadana, masing-masing investor membutuhkan jangka waktu yang berbeda. Ada yang membutuhkan waktu kurang dari setahun, ada yang menjalankan selama 3-5 tahun, bahkan ada pula yang melebihi dari 5 tahun. Hal ini akan tergantung dari tujuan investasi.

Jika anda berinvestasi dalam jangka waktu singkat, hanya kurang dari setahun maka akan lebih baik memilih reksadana pasar uang. Untuk investasi dalam jangka waktu sedang, bisa memilih reksadana campuran dan reksadana pendapatan tetap. Namun jika ingin berinvestasi jangka panjang hingga lebih dari 5 tahun maka anda bisa memilih reksadana saham. Jadi sesuaikan produk investasi dengan jangka waktu investasi yang anda lakukan. 

4. Memulai Berinvestasi Reksadana

Setelah mempelajari poin-poin diatas, maka kini anda bisa memulai cara investasi di reksadana. Anda bisa menentukan terlebih dahulu produk reksadana mana yang cocok sesuai kebutuhan dan profil risiko. Misalnya saja jika anda ingin investasi dana yang lebih aman namun hasil keuntungan terbatas, maka anda bisa memilih reksadana pasar uang. 

Namun jika anda memilih investasi yang beresiko tinggi dan juga menawarkan keuntungan lebih tinggi, maka reksadana saham dan campuran menjadi pilihan yang sangat tepat. Setelah itu langkah selanjutnya dalam cara investasi di reksadana adalah memilih produk reksadana yang sesuai pilihan jenis reksadana.

Untuk hal ini, anda bisa melihat dari track record keuntungan yang diperoleh selama 3 tahun terakhir. Pilih produk keuangan yang memiliki keuntungan yang konsisten. Sehingga anda nantinya tidak akan mengalami kerugian. Anda bisa mencari informasi lebih lanjut tentang reksadana pilihan anda, baik melalui internet maupun bertanya langsung kepada yang sudah ahli dalam investasi reksadana. 

Jangan lupa mencari tahu tentang biaya yang dikeluarkan pada reksadana yang anda pilih, termasuk biaya pembelian dan penjualan. Sehingga nantinya anda bisa memperhitungkan dana yang digunakan untuk berinvestasi.  Anda bisa memulai berinvestasi sejak dini mungkin, dimulai dengan menyisihkan 20% pendapatan untuk investasi. Semakin dini memulai berinvestasi maka akan semakin besar pula keuntungan yang akan didapatkan.

Related posts