Bisnis Plan Makanan untuk Produk Keripik Pisang, Siap Untung Besar Nih !

  • Whatsapp

Makanan ringan atau snack sepertinya menjadi produk yang digemari oleh masyarakat. Banyak perusahaan yang sudah memasarkan berbagai snack di toko-toko maupun supermarket.

Menjual makanan ringan seperti keripik pisang menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan.  Sebaiknya perlu menyiapkan bisnis plan makanan yang matang sebelum memutuskan untuk berbisnis.

Read More

Calon pengusaha juga harus membuat produk yang inovatif untuk menarik minat beli konsumen.

Pada umumnya keripik pisang hanya bercita rasa asin atau manis saja, menambahkan pilihan rasa lain yang bervariasi. Hal ini agar konsumen dapat mencicipi cita rasa baru pada keripik pisang.

Selain itu, strategi pemasaran pun perlu diperhatikan agar bisnis dapat berjalan dengan lancar. Berikut ini informasi mengenai perencanaan bisnis produk keripik pisang yang dapat dijadikan referensi usaha, antara lain:

Deskripsi Usaha Keripik Pisang

Pembuatan keripik pisang sebenarnya tidak terlalu sulit, bahkan bahan untuk membuatnya bisa ditemukan dimana saja serta prosesnya tidak membutuhkan waktu lama.

Bahan utama untuk membuat produk ini yaitu pisang dan minyak goreng. Terdapat bahan lain seperti garam, gula, keju, perasa, dan sari buah (nanas, durian, stroberi). Selain itu, peralatan yang dibutuhkan antara lain baskom, alat pemotong, pisau, susuk dan serok, dan nampan.

Pastinya bahan dan peralatan yang digunakan ini memiliki kualitas yang baik dan terpercaya, karena ingin memastikan jika konsumen akan mendapatkan produk terbaik. Kemudian, untuk pengemasan produk akan dilakukan metode yang teliti dan baik.

Serta diberikan label yang berisi informasi mengenai komposisi bahan dan tanggal kadaluarsa. Selanjutnya, produk pun siap dipasarkan baik dijual langsung ke konsumen maupun didistribusikan melalui reseller.

Membuat Bisnis Plan Makanan

Selain mengumpulkan niat, seorang pengusaha perlu membuat perencanaan sebelum membangun bisnis.

Perencanaan harus dibuat secara rinci untuk mengetahui kebutuhan produksi. Berikut beberapa hal yang perlu direncanakan dalam membuat bisnis plan makanan, antara lain:

1. Menyusun Perencanaan Bisnis

Membuat perencanaan bisnis yang baik perlu dilakukan untuk kelangsungan usaha di masa depan. Bisnis plan makanan ini dibuat berdasarkan kebutuhan produksi keripik pisang seperti sasaran atau target pasar, menghitung biaya produksi, hingga melakukan analisis keuntungan.

2. Menentukan Target dan Sasaran

Sasaran dan target pasar untuk keripik pisang ini bisa menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan. Promosi dapat dilakukan melalui toko-toko atau pasar.

Bahkan pengusaha dapat melakukan promosi di organisasi baik di dalam maupun luar kampus. Jika usaha yang dijalankan cukup sukses dapat pula membuka cabang agar semakin mudah mendistribusikan produk kepada masyarakat.

3. Menghitung Keseluruhan Modal

Selanjutnya, pengusaha juga harus menghitung keseluruhan modal untuk biaya produksi dan keuntungan yang dihasilkan. Pembiayaan ini dapat berupa biaya variabel per bulan untuk keperluan bahan baku sebesar kurang lebih Rp.4.400.000.

Sedangkan, biaya tetap per tahun yang digunakan untuk membeli peralatan dan perlengkapan produksi seperti kompor, baskom, pisau, alat pemotong, dan lain-lain sekitar Rp.985.000. Sehingga modal awal yang perlu dipersiapkan sekitar Rp. 5.385.000.

4. Memilih Harga Jual

Supaya tidak salah ketika melakukan perhitungan laba, pengusaha pun perlu menentukan berapa harga jual yang tepat di pasaran.

Misalnya keripik pisang di jual seharga Rp.5.000 per satu buah, maka untuk menghitung break even pointnya yaitu dengan membagi total biaya produksi dan harga produk. Hasil dari pembagian tersebut sebanyak 900 bungkus.

Namun, untuk mencapai titik impas berarti pengusaha perlu menjual sebanyak 1.500 bungkus. Untuk menghitung keuntungan dapat dilakukan dengan mengurangi pendapatan dan total biaya produksi.

5. Menganalisa Keuntungan

Untuk mengetahui berapa keuntungan yang dihasilkan dari usaha ini, pengusaha dapat menghitung pendapatan dan biaya produksi per bulan. Pendapatan diperoleh dari menghitung harga jual dan jumlah keripik yang terjual sebanyak kurang lebih Rp.7.500.000.

Nantinya pendapatan akan dikurangi dengan total biaya produksi yang berjumlah sekitar Rp.4.482.000. Lalu, keuntungan yang dihasilkan oleh pengusaha kurang lebih Rp.3.018.000 setiap bulannya.

Menganalisa Penilaian Terhadap Pasar

Sebelum memulai bisnis, ada baiknya jika pengusaha melakukan penilaian terhadap pasar terlebih dahulu. Pertama, pengusaha harus dapat menentukan target konsumen dari produk keripik pisang seperti pelajar, mahasiswa, anak-anak, pekerja, dan orang tua.

Selanjutnya, menentukan jumlah produk yang akan dipasarkan. Misalnya keripik pisang ini akan dijual di toko, minimarket, atau pasar dengan jumlah sebanyak 100 buah.

Setiap produk dibanderol seharga Rp.5000 per itemnya. Kemudian, tentukan estimasi permintaan pasar yang akan menjadi target jualan selama sebulan pertama seperti yang telah direncanakan dalam bisnis plan sebelumnya.

Kelebihan dan Kekurangan Usaha Keripik Pisang

Pengusaha keripik pisang akan memberikan produk yang inovatif dan variatif untuk dijual di pasaran yang lebih besar. Kelebihan produk ini terdapat pada bahan baku yang mudah diperoleh.

Mayoritas pohon pisang ini banyak ditanam di sekitar atau dapat membelinya pada petani langsung. Selanjutnya, tempat produksinya harus cukup strategis supaya pendistribusian lebih cepat.

Kekurangannya, pengusaha mungkin belum memiliki pengalaman yang minim dalam berbisnis. Selain itu, permasalahan limbah kulit pisang juga perlu dipikirkan untuk mengolahnya kembali menjadi sesuatu yang berguna.

Baca Juga: PT. Mash Moshem Indonesia, Perusahaan Maklon Kosmetik Terbaik

Strategi Pemasaran Keripik Pisang

Untuk strategi pemasaran, produk keripik pisang ini dapat dijual dimana saja. Promosi dapat dilakukan dari mulut ke mulut atau bisa langsung didistribusikan ke toko, pasar hingga supermarket.

Selain itu, pengusaha dapat melakukan promosi dan menjualnya melalui sosial media seperti Facebook, Twitter, atau Instagram.

Supaya lebih mudah dalam penjualan, pengusaha dapat memasarkannya melalui E-commerce. Sehingga cakupan pemasaran juga bisa lebih luas.

Perlu diingat, pengusaha perlu melakukan promosi secara rutin, misalnya dengan memberikan promo menarik atau diskon kepada konsumen untuk pembelian di bulan pertama berjualan.

Itulah informasi mengenai bisnis plan makanan untuk produk keripik pisang. Produk keripik pisang ini termasuk makanan ringan yang dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat.

Usaha ini memiliki modal yang tidak terlalu besar sehingga cocok untuk pengusaha yang berbudget minim.

Harga jual di pasaran pun relatif sama namun pengusaha harus mampu berinovasi dengan menyajikan keripik pisang beraneka rasa. Pengusaha dapat memasarkannya secara langsung ke toko atau pasar serta menjualnya ke konsumen.

Related posts