6 Daftar Pilihan Beasiswa Tanpa TOEFL Dengan Tujuan Luar Negeri

  • Whatsapp
Beasiswa Tanpa TOEFL

Pada umumnya sejumlah beasiswa baik di jenjang Sarjana maupun Pascasarjana, baik untuk tujuan dalam maupun luar negeri sering memberikan persyaratan TOEFL bagi pelamarnya. Namun bagi yang belum memiliki TOEFL tersebut atau mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang pas-pasan, jangan sedih dulu. Pasalnya terdapat beberapa beasiswa tanpa TOEFL dengan tujuan luar negeri yang bisa dicoba.

TOEFL sendiri merupakan sebuah sertifikat berbahasa Inggris yang bisa dipakai untuk melamar baik pekerjaan, beasiswa ataupun yang lainnya. Tes yang diujikan untuk memperoleh sertifikat tersebut meliputi kemampuan membaca, serta menulis, kemudian mendengar terkait bahasa Inggris. Umumnya masing-masing instansi mensyaratkan nilai yang tidak sama. Berikut jajaran beasiswa yang dapat dicoba tanpa memberikan persyaratan TOEFL:

1. Brunei Darussalam Government Scholarship

Pilihan pertama untuk para pemburu beasiswa tanpa TOEFL kali ini datang dari pihak pemerintahan negara tetangga. Dimana beasiswa tersebut memang diperuntukkan bagi sejumlah mahasiswa internasional yang mempunyai keinginan untuk melanjutkan studinya baik dalam program sarjana ataupun pascasarjana.

Keuntungan yang akan didapatkan oleh mahasiswa penerima beasiswa ini yaitu bebas dari biaya kuliah yang dilengkapi dengan sejumlah tunjangan lainnya. Diantara tunjangan tambahan tersebut seperti biaya akomodasi, kemudian ada juga dana untuk membeli buku, kebutuhan makan, serta biaya untuk kebutuhan pribadi dan biaya kesehatan.

2. Chinese Government Scholarship

Tujuan beasiswa yang juga tidak memberi syarat berupa TOEFL bagi pendaftarnya kali ini hadir dari pemerintah China. Scholarship ini diperuntukkan bagi mahasiswa asing yang hendak melanjutkan pendidikannya di program Magister ataupun Doktor. Namun bagi pelamar yang mempunyai sertifikat berbahasa Mandarin atau HSK berkewajiban untuk melampirkannya saat mendaftar.

Dimana jenis beasiswa ini terbagi menjadi dua, yaitu beasiswa full dan parsial. Termasuk jenis full yaitu bantuan yang diberikan bersifat penuh apabila proses pendaftaran dilakukan dengan cara langsung datang pada universitas tujuan serta dinyatakan diterima. Sementara untuk jenis parsial mahasiswa tidak memperoleh bantuan transportasi karena memang tidak ditanggung oleh beasiswa.

3. Turkiye Burslari Scholarship

Pemerintah negara Turki juga turut memberikan sejumlah beasiswa untuk pelajar yang ingin melanjutkan pendidikannya. Tersedia jenjang Sarjana sampai dengan Doktor bahkan untuk kebutuhan penelitian sekalipun. Umumnya beasiswa tanpa TOEFL asal Turki ini dibuka antara bulan Januari sampai dengan Februari setiap tahunnya. Kelebihan yang ditawarkan oleh jenis beasiswa ini selain menanggung biaya kuliah juga memberikan sejumlah tunjangan dana.

Mulai dari biaya akomodasi, kemudian ada juga biasa tiket pergi hingga pulang kembali ke negara asal. Selain itu penerima scholarship juga akan memperoleh tambahan kursus gratis berbahasa Turki yang lamanya memakan waktu satu tahun. Untuk jumlah uang saku yang diberikan setiap bulannya berbeda di setiap jenjang. Adapun untuk jenjang Sarjana kisaranya sebesar 600 TL, kemudian untuk jenjang magister 850 TL dan Doktor 1200 TL.

4. Global Korea Scholarship

Korea Selatan memang adalah salah satu negara yang mayoritas menggunakan bahasa nasionalnya, sehingga dalam beasiswa yang diberikan juga tidak ada persyaratan TOEFL. Mengingat bahasa Korea akan selalu dipakai baik dalam dunia pendidikan maupun dalam percakapan di keseharian. Jenis beasiswa tanpa TOEFL ini termasuk full dalam memberikan bantuan.

Pasalnya pembayaran untuk biaya kampus akan ditransfer oleh pihak terkait secara langsung ke kampus tujuan. Salah satu yang menjadi tantangan tersendiri bagi pelamar yaitu lolos pada TOPIK bagian level 5 atau 6 ketika menjalani les bahasa orang sana. Tunjangan yang ditawarkan tergolong banyak dan beragam, meliputi uang saku, kemudian kedatangan beserta kepulangan, lalu ada juga biaya untuk kurus berbahasa Korea dan lainnya.

5. DAAD Scholarship

Bagi yang beranggapan bahwa untuk bisa kuliah di negara Jerman harus mahir dalam berbagai Inggris. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, pasalnya pihak pemerintah Jerman sendiri memberlakukan syarat beasiswa tanpa TOEFL bagi orang yang ingin belajar di sana. Jenjang yang dinaungi oleh beasiswa ini yaitu jenjang Magister dan juga Doktor.

Namun untuk menggantikan sertifikat berbagai Inggris tersebut, beasiswa asal Jerman ini mensyaratkan bagi penerimanya untuk mengikuti program lain. Yakni DSH 2 ataupun TestDAF 4 dimana harus diselesaikan pada level A2. Tunjangan yang bakal diberikan kepada penerima beasiswa tergolong beragam. Hal tersebut tergantung dengan jenjang, jurusan yang diambil, serta program beasiswa yang diperoleh.

6. Russian Government Scholarship

Setidaknya sekitar 1500 bantuan beasiswa akan diberikan oleh pemerintah Rusia untuk para mahasiswa asing di setiap tahunnya. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Sarjana serta Magister dan juga Spesialis. Bantuan yang diberikan adalah berupa bebas biaya kuliah serta bagi mahasiswa yang mempunyai keinginan untuk memperdalam kemampuan dalam bahasa Rusia akan dibiayai oleh pihak pemerintah.

Demikian ulasan mengenai 6 pilihan beasiswa tanpa TOEFL dengan tujuan luar negeri. Dari pembahasan di atas dapat diketahui bahwa tidak semua negara mensyaratkan sertifikat bahasa Inggris untuk bisa kuliah di sana. Bagi pemburu beasiswa bisa menjadikan pilihan di atas sebagai target melanjutkan studinya baik jenjang Sarjana, Magister, Doktor ataupun Spesialis.

Related posts